Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:18 WIB
Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000
Rupiah masih meloyo terhadap dolar AS berada di level Rp18.000. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp18.027 per dolar AS pada Selasa, 4 Agustus 2026.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh data manufaktur AS yang positif serta ketidakpastian proses perdamaian Iran.
  • Investor domestik juga mengantisipasi rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II yang diperkirakan melambat.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih mengalami tekanan hingga akhir perdagangan, Selasa, 4 Agustus 2026. Mata uang Garuda masih betah di level Rp18.000 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah itutup ke level Rp 18.027 per dolar AS melemah 30 poin atau 0,17 persen dari hari sebelumnya di level Rp17.997 dolar AS.  

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah ini setelah data manufaktur AS yang positif membuat investor kembali berinvestasi di aset berisiko seperti dolar AS.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS yang menguat setelah data aktivitas manufaktur AS dirilis lebih kuat dari perkiraan," katanya saat dihubungi Suara.com.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Rupiah masih meloyo terhadap dolar AS berada di level Rp18.000. [Suara.com/Alfian Winanto]

Lukman melanjutkan, sentimen lain juga menekan rupiah yang berada di zona merah disebabkan proses perdamaian Iran dan Amerika Serikat masih belum terlihat.

"Rupiah tertekan oleh ketidakpastian proses perdamaian di Timur Tengah menyusul bantahan Iran atas pernyataan Presiden Trump mengenai rencana pembicaraan," katanya.

Sementara dari domestik, investor juga mengantisipasi rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II besok yang diperkirakan melambat. Sehingga pelemahan  rupiah masih terus berlanjuta.

"Rupiah masih akan melemah hingga besok di kisaran Rp17.950-Rp18.100," jelasnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia mengalami tekanan. peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup anjlok 0,41 persen. Disusul, yen Jepang yang ambles 0,39 persen.

baca juga

Selanjutnya, ada won Korea Selatan tertekan 0,24 persen dan dolar Singapura terkoreksi 0,1 persen. Lalu ada rupee India dan baht Thailand yang sama-sama tergelincir 0,02 persen.

Berikutnya, dolar Hong Kong turun 0,004 persen dan dolar Taiwan yang sudah ditutup stabil dengan kecenderungan melemah tipis pada hari ini.

Sedangkan yuan China menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah menanjak 0,02 persen. Kemudian ada ringgit Malaysia yang terlihat menguat tipis terhadap the greenback.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tembus Rp18.013 per Dolar AS, Penguatan Greenback Kembali Tekan Mata Uang RI

Rupiah Tembus Rp18.013 per Dolar AS, Penguatan Greenback Kembali Tekan Mata Uang RI

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas

Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa

Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Terkini

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:35 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

×