23 Warga Baduy Dalam Terjangkit Frambusia

Ririn Indriani

Sabtu, 19 Maret 2016 | 10:22 WIB
23 Warga Baduy Dalam Terjangkit Frambusia
Suasana Kampung Baduy Dalam. (Foto: Feri Latief)

Suara.com -
Sebanyak 23 warga Baduy Dalam tersebar Kampung Cikawartana, Cikeusik dan Cibeo, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, terjangkit Frambusia atau sejenis penyakit kulit yang menyerang sekujur tubuh.

"Kami dalam waktu dekat ini akan melakukan pengobatan penyakit Frambusia agar tidak menularkan kepada warga lainnya," kata Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah di Lebak, Sabtu (19/3/2016).

Selama ini, pemerintah daerah cukup serius untuk mengobati penyakit langka yang menimpa warga Baduy itu.

Pengobatan dilakukan secara berkala oleh petugas kesehatan masyarakat (Puskesmas).

Perlu diketahui, penyebab penyakit Frambusia akibat buruknya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti berpakaian sampai berminggu-minggu tidak diganti, mandi tidak menggunakan sabun bahkan warga Baduy ketika tidur tidak beralas tikar.

Perilaku seperti itu, kata Firman, merupakan budaya masyarakat Baduy sehingga petugas medis kesulitan untuk mengubah pola hidup bersih dan sehat.

"Saya kira dengan hidup kurang bersih tentu sangat rawan terhadap penyebaran penyakit menular, seperti Frambusia itu," ujarnya.

Menurut Firman, jumlah penderita Frambusia tercatat 23 warga Baduy dan mereka dilakukan pengobatan oleh petugas medis setempat agar sembuh dan tidak menularkan pada warga lainnya.

Meskipun penyakit Frambusia itu tidak mematikan, karena menyerang pada bagian kulit saja, seperti luka koreng, tetapi bisa menurunkan produktivitas.

Pengobatan Frambusia dilakukan penyuntikan jenis Benzetin untuk membunuh kuman-kuman pada bagian tubuhnya.

Namun, hingga kini penyakit koreng-koreng yang menyerang bagian kaki, tangan dan badan belum terbebas dari daerah itu.

"Kami terus melakukan pengobatan bagi penderita agar tidak menular pada warga lainnya," katanya.

Sementara itu, Petugas Medis Kepercayaan Warga Baduy Bidan Eros mengatakan, pihaknya terus melakukan penyuluhan dan sosialisasi agar dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Baduy itu.

"Kami meminta warga Baduy mau hidup bersih dengan menjaga lingkungan dan jika sakit berobat ke puskesmas," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas, Spons Pencuci Piring Jadi Sarang Kuman!

Awas, Spons Pencuci Piring Jadi Sarang Kuman!

Health | Kamis, 04 Februari 2016 | 14:32 WIB

Ingin Terhindar dari Kuman? Lakukan Cara Sederhana Ini

Ingin Terhindar dari Kuman? Lakukan Cara Sederhana Ini

Health | Rabu, 03 Februari 2016 | 19:48 WIB

Awas! Scabies, Penyakit Kulit yang Menular

Awas! Scabies, Penyakit Kulit yang Menular

Health | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 14:58 WIB

Kulit Bocah Ini Melepuh Setiap Kali Disentuh

Kulit Bocah Ini Melepuh Setiap Kali Disentuh

Health | Rabu, 21 Januari 2015 | 13:38 WIB

Hi Kuku Tumbuh di Seluruh Tubuh Perempuan Ini

Hi Kuku Tumbuh di Seluruh Tubuh Perempuan Ini

News | Sabtu, 22 November 2014 | 16:54 WIB

Terkini

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Jejak Kredit Gen Z Jadi Sorotan, Bisa Pengaruhi Pengajuan Pinjaman hingga Karier

Jejak Kredit Gen Z Jadi Sorotan, Bisa Pengaruhi Pengajuan Pinjaman hingga Karier

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 07:58 WIB

Kenapa Sudah Pakai Skincare tapi Wajah Masih Kusam? Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Sudah Pakai Skincare tapi Wajah Masih Kusam? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:54 WIB

Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan

Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan

Malang | Jum'at, 06 November 2026 | 07:54 WIB

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp106,48 Triliun, Rasio Gagal Bayar Makin Tinggi

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp106,48 Triliun, Rasio Gagal Bayar Makin Tinggi

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 07:48 WIB

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 07:47 WIB

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:35 WIB

×