Penderita HIV/AIDS di Jambi Capai 1.349 Orang

Ririn Indriani

Jum'at, 08 April 2016 | 10:39 WIB
Penderita HIV/AIDS di Jambi Capai 1.349 Orang
Ilustrasi perempuan dengan HIV/AIDS. (Shutterstock)

Suara.com - Jumlah penderita HIV/AIDS di Provinsi Jambi selama 1999-2015 itu mencapai sebanyak 1.349 orang, dan 213 jiwa di antaranya meninggal dunia akibat penyakit tersebut, kata Manager Program Komisi Penanggulangan AIDS setempat, Ferdi.

"Sejak kasus tersebut terdeteksi pertama kali di Jambi tahun 1999 hingga 2015, jumlah orang yang terinfeksi HIV 788 dan AIDS mencapai 561 orang, dan diantaranya sebanyak 213 penderita meninggal dunia," katanya di Jambi, Jumat (8/4/2016).

Dalam upaya menekan HIV/AIDS tersebut, KPA Provinsi Jambi melakukan berbagai pertemuan dengan pihak terkait guna mencegah penyebaran penyakit tersebut.

Dipihak lain, Ferdi menyebutkan dalam satu malam setidaknya 1.300 orang di daerah itu berhubungan seks berisiko yang berdampak terhadap penularan virus HIV/AIDS.

"Estimasi analisis dari penelitian kami tahun 2009 dalam satu malam setidaknya 1.300 orang di Jambi berhubungan seks berisiko, itu tahun 2009 ya. Mungkin tahun 2015 sudah meningkat," katanya menyebutkan.

Dari sebanyak 1.300 orang yang berhubungan seks berisiko itu, 80 persennya kata dia terjadi di Kota Jambi karena di kota itu penduduk pendatang (urbanisasi) dari luar daerah meningkat sehingga fenomena tersebut tidak bisa dihindari.

Dijelaskannya, sejak ditutupnya dua lokalisasi di Jambi yakni Payo Sigadung dan Langit biru, serta terbitnya peraturan daerah No 42 tahun 2014 tentang tindakan prostitusi tersebut, malah justru mengubah pola membuat praktik seks tertutup.

"Dan yang praktek tertutup ini yang berbahaya karena penjangkauan intervensi kampanye penggunaan pencegahan virus HIV/AIDS menjadi sulit," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat (BPPPM) Provinsi Jambi, Eni Hariyati mengatakan, aspek sosial masyarakat sangat mempengaruhi penyebaran virus tersebut.

Untuk itu, lanjut dia, penanggulangan kasus HIV/AIDS tersebut merupakan tanggung jawab bersama,.

"Jaringan yang telah kita buat juga mengkampanyekan pencegahan HIV/AIDS ini, kedepan kita berharap Jambi dapat menurunkan kasus Odha," kata Eni. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Ungkapkan Status HIV pada Pasangan

Begini Cara Ungkapkan Status HIV pada Pasangan

Lifestyle | Sabtu, 30 Januari 2016 | 14:11 WIB

Kisah Pilu Seorang Istri yang 'Dihadiahi' HIV oleh Suami

Kisah Pilu Seorang Istri yang 'Dihadiahi' HIV oleh Suami

Lifestyle | Rabu, 02 Desember 2015 | 06:30 WIB

Perawatan Ini Cocok Bagi Anak Penderita HIV/AIDS

Perawatan Ini Cocok Bagi Anak Penderita HIV/AIDS

Health | Rabu, 14 Oktober 2015 | 07:30 WIB

Infeksi Otak Penyebab Kematian Tertinggi ODHA

Infeksi Otak Penyebab Kematian Tertinggi ODHA

Health | Sabtu, 06 Desember 2014 | 16:00 WIB

Terkini

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang

Mantan Pekerja Asbes Laporkan Dugaan Penyakit Akibat Kerja ke Pengawas Ketenagakerjaan Karawang

News | Senin, 28 September 2026 | 14:36 WIB

GOTO Jadi Korban Batas Harga Saham Rp1, Langsung ARB

GOTO Jadi Korban Batas Harga Saham Rp1, Langsung ARB

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:29 WIB

Ini Kandang Timnas Indonesia! Atmosfer GBK 7 Tahun Lalu Bikin Bulu Kuduk Pemain Malaysia Berdiri

Ini Kandang Timnas Indonesia! Atmosfer GBK 7 Tahun Lalu Bikin Bulu Kuduk Pemain Malaysia Berdiri

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:28 WIB

Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut

Al-Washliyah-GJI Jajaki Kolaborasi Energi Terbarukan dengan BAZNAS Sumut

Sumut | Senin, 28 September 2026 | 14:23 WIB

Buka Diler ke-50, Geely Goda Warga Konsumen Lewat Fasilitas Fast Charging dan Garansi 5 Tahun

Buka Diler ke-50, Geely Goda Warga Konsumen Lewat Fasilitas Fast Charging dan Garansi 5 Tahun

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 14:21 WIB

Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia: Garuda Berjaya atas Harimau Malaya di GBK

Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia: Garuda Berjaya atas Harimau Malaya di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman

Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Apa Weton Paling Sakral? Ini Daftarnya

Apa Weton Paling Sakral? Ini Daftarnya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:20 WIB

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:18 WIB

5 Toner Kolagen untuk Usia 45 Tahun, Wajah Lebih Kenyal dan Kerutan Samar

5 Toner Kolagen untuk Usia 45 Tahun, Wajah Lebih Kenyal dan Kerutan Samar

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 14:13 WIB

×