"Junk Food" Bikin Ketagihan, Ini Alasannya!

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Senin, 27 Juni 2016 | 17:19 WIB
"Junk Food" Bikin Ketagihan, Ini Alasannya!
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Mie instan, pizza, burger, dan martabak merupakan camilan yang digemari banyak orang termasuk anak-anak. Mungkin membayangkannya saja sudah membuat Anda ngiler, bukan?

Junk food yang tak tergolong makanan sehat ini dianggap sulit untuk dihindari, karena citarasanya yang membuat ketagihan. Hal ini tentunya berbahaya karena berbagai risiko penyakit bisa muncul, karena pola konsumsi junk food yang berlebihan, mulai dari obesitas hingga kanker.

Tapi pernahkah Anda berpikir apa yang berperan memicu rasa ketagihan setelah mengonsumsi junk food?

Ahli gizi Jansen Ongko mengatakan bahwa junk food memang diciptakan untuk membuat seseorang ketagihan dan melemahkan kemampuan otak dalam mengambil keputusan saat memilih makanan.

"Ketagihan berhubungan erat dengan sistem penghargaan, yaitu menyerupai mekanisme di otak yang beperan dalam memberi efek nyaman. Cita rasa tertentu mampu menghasilkan efek nyaman sehingga otak tidak bisa membedakan sumber pemicunya," ujarnya pada temu media Eat The Rainbow di Jakarta, Senin (27/6/2016).

Oleh karena itu, lanjut Jansen, apabila terlalu sering terpapar cita rasa junk food, otak secara otomatis akan memintanya kembali sehingga menimbulkan efek ketagihan.

Selain itu, ia menambahkan proses pengolahan yang dilalui junk food terbilang canggih dengan mencampurkan berbagai zat tambahan mulai dari penguat rasa, perasa sintetis, dan pewarna.

"Renyahnya keripik saat digigit, es krim yang meleleh di mulut, warna-warni kue dan tekstur yang lembut merupakan hasil dari pengolahan teknologi canggih. Dan hal ini diciptakan tidak lain untuk satu tujuan yaitu membuat konsumen ketagihan dan sulit berhenti menyukainya," imbuh Jansen.

Ia pun menyayangkan sikap orangtua yang membiasakan anak-anaknya terpapar junk food sejak dini. Hal ini, menurut Jansen, justru akan membuat anak terbiasa sejak kecil dan lebih sulit untuk menghentikannya dibandingkan mereka yang baru terpapar junk food saat dewasa.

"Semakin sering makan junk food maka semakin ketagihan apalagi bagi anak-anak. Dia akan terbiasa makan enak di restoran dan sulit ketika melahap masakan sang ibu. Jadi, memang sebaiknya jangan memanjakan anak dengan junk food," pungkas Jansen.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini yang Terjadi Saat Anda Berhenti Menyantap Junk Food

Ini yang Terjadi Saat Anda Berhenti Menyantap Junk Food

Health | Sabtu, 25 Juni 2016 | 19:31 WIB

Hati-Hati, Empat Makanan Ini Bisa Sebabkan Kanker

Hati-Hati, Empat Makanan Ini Bisa Sebabkan Kanker

Health | Senin, 30 Mei 2016 | 15:01 WIB

Studi: Junk Food Bisa Membuat Otak Menyusut

Studi: Junk Food Bisa Membuat Otak Menyusut

Health | Selasa, 15 September 2015 | 11:20 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×