Dampak Buruk Anak Konsumsi Minuman Berkafein

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 30 Juni 2016 | 20:15 WIB
Dampak Buruk Anak Konsumsi Minuman Berkafein
Ilustrasi anak minum minuman ringan. (Shutterstock)

Suara.com - Susu adalah minuman yang paling tepat bagi setiap anak dibandingkan kopi. Ya, kopi dapat memiliki efek buruk bagi anak-anak. Bahkan orang dewasa pun, perlu membatasi asupan kafein mereka.

Permasalahannya memang terletak pada kafein. Kenyataannya, setiap anak sebenarnya sudah mendapatkan asupan kafein dari makanan lain seperti kue dan minuman ringan.

Ya, kafein ada pada begitu banyak makanan lain sehingga, jika Anda tidak membatasi asupannya, anak akan berisiko terkena efek samping dari kafein.

Kafein adalah stimulan dan hampir sama dengan obat. Meskipun ini bisa membuat anak Anda merasa energik sejenak, setelah beberapa saat, ia akan merasa tak baik dan menyebabkan ia akan terus menginginkan secangkir kopi.

Dan kemudian, saat sudah terkena efek sampingnya, ia akan merasakan kegelisahan, sakit perut, sedikit sakit kepala, susah tidur, denyut jantung cepat dan tekanan darah tinggi juga.

Tak hanya kopi, minuman berkafein juga terdapat pada soft drink atau minuman ringan. Anak-anak yang minum soft drink yang mengandung kafein, memiliki risiko 60 persen lebih tinggi menderita obesitas menurut sebuah survei. Tentu saja, gula adalah penyebabnya.

Kafein juga bisa memperburuk gangguan saraf dan bahkan masalah jantung. Tapi anak-anak tidak menyadari fakta tersebut dan mungkin ia akan kecanduan kafein.

Bila Anda membatasi asupan kafein pada anak yang sudah terlanjur mengonsumsinya, mungkin ia akan mengalami gejala penarikan karena ini merupakan zat adiktif. Itulah mengapa lebih baik untuk menjauhkan kafein dari anak-anak sama sekali.

Kafein juga bisa menyebabkan dehidrasi karena memaksa tubuh Anda untuk menghilangkan air, atau yang disebut dengan diuretik. Jadi, anak-anak mungkin akan merasa lebih haus.

Tak hanya itu, soft drink dan kopi yang mengandung kafein juga buruk bagi gigi anak. Minuman ini bisa menyebabkan erosi lapisan pelindung pada gigi dan menyebabkan masalah gigi lainnya.

Minuman berkafein juga mengandung kalori kosong, yang membuat anak Anda mungkin akan kehilangan nutrisi lainnya. (Boldsky)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ramuan Ini Bisa Bikin Anak Jadi Lebih Tinggi

Ramuan Ini Bisa Bikin Anak Jadi Lebih Tinggi

Health | Selasa, 28 Juni 2016 | 07:07 WIB

Kurang Vitamin D Tingkatkan Risiko  Penyakit Ginjal Kronis

Kurang Vitamin D Tingkatkan Risiko Penyakit Ginjal Kronis

Health | Minggu, 19 Juni 2016 | 13:36 WIB

Ini Risikonya Bila Anak Kurang Serat

Ini Risikonya Bila Anak Kurang Serat

Health | Selasa, 31 Mei 2016 | 10:08 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB