Ini Mengapa Banyak Orang Enggan BAB di Toilet Umum

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 19 Juli 2016 | 08:39 WIB
Ini Mengapa Banyak Orang Enggan BAB di Toilet Umum
Salah satu toilet umum yang ada di Jepang. (Wikipedia/David McKelvey)

Suara.com - Memiliki keinginan untuk buang air besar (BAB) saat berada di tempat umum tentu akan menimbulkan kecemasan tersendiri bagi sebagian orang.

Tak hanya disebabkan oleh kebersihan toilet umum yang tak terjaga, sebagian orang merasa bahwa BAB membutuhkan privasi tersendiri, sehingga lebih nyaman jika dilakukan di rumah sendiri.

Hal ini dibenarkan oleh hasil survei yang dilakukan perusahaan Vectair System terhadap 59 orang dewasa di Amerika Serikat dan 103 responden di Inggris terkait dengan pola buang air besar yang mereka lakukan.

Temuan menunjukkan bahwa 56 persen responden mengakui bahwa mereka cukup risih untuk buang air besar di tempat umum, dan terpaksa menahan keinginan BAB hingga benar-benar berada di rumah.

Bahkan 41 persen responden di Inggris menyebut bahwa kantor merupakan tempat terlarang untuk BAB kecuali dalam kasus yang darurat dan tak tertahankan. Tempat 'terlarang' selanjutnya untuk BAB antara lain rumah teman dan toilet restoran atau Bar.

Padahal kebiasaan menahan BAB, karena faktor kenyamanan ini memiliki dampak negatif bagi kesehatan seseorang. Salah satunya menyebabkan gangguan pencernaan, hingga memicu bau kentut yang tak sedap, karena kotoran dibiarkan menumpuk.

Terlebih bagi mereka yang memiliki kebiasaan menyeruput secangkir kopi di pagi hari. Bau kentut yang kurang sedap, tak dapat terhindarkan. (Womenshealthmag)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sembelit? Begini Cara Mengatasinya

Sembelit? Begini Cara Mengatasinya

Health | Rabu, 27 April 2016 | 07:53 WIB

Sulit BAB? Enam Hal ini Bisa Jadi Pemicunya

Sulit BAB? Enam Hal ini Bisa Jadi Pemicunya

Lifestyle | Minggu, 07 Februari 2016 | 12:55 WIB

Selalu Ingin BAB Setelah Minum Kopi?  Ini Penjelasannya

Selalu Ingin BAB Setelah Minum Kopi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 18:05 WIB

Terkini

Spider-Man: Brand New Day dan Konsekuensi Sebuah Pilihan

Spider-Man: Brand New Day dan Konsekuensi Sebuah Pilihan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Nasabah BRI Belanja Bulanan Bisa Dapat Gratis Gulaku, Ini Caranya

Nasabah BRI Belanja Bulanan Bisa Dapat Gratis Gulaku, Ini Caranya

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Membaca Patiwangi: Merenungi Suara Perempuan Bali Lewat Goresan Puisi Oka Rusmini

Membaca Patiwangi: Merenungi Suara Perempuan Bali Lewat Goresan Puisi Oka Rusmini

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Akses Menuju Kantor Pemkot Bogor Baru Mulai Dibangun, Nilai Proyek Tembus Rp11,5 Miliar

Akses Menuju Kantor Pemkot Bogor Baru Mulai Dibangun, Nilai Proyek Tembus Rp11,5 Miliar

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Lionel Messi Mau Dibunuh: Dari Bom Rakitan hingga Ditembak Senjata AR-15

Lionel Messi Mau Dibunuh: Dari Bom Rakitan hingga Ditembak Senjata AR-15

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Karhutla Papua Selatan Meluas: Mengapa Kalender Pencegahan Perlu Disesuaikan?

Karhutla Papua Selatan Meluas: Mengapa Kalender Pencegahan Perlu Disesuaikan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Harga Sawit Riau Pekan Ini Merosot, Dibayar Rp3.874,89 per Kg

Harga Sawit Riau Pekan Ini Merosot, Dibayar Rp3.874,89 per Kg

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:54 WIB

Poco Ubah Strategi, dari Flagship Killer ke True Flagship di Usia 8 Tahun

Poco Ubah Strategi, dari Flagship Killer ke True Flagship di Usia 8 Tahun

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Jalani Sidang Perdana, Yaqut Didakwa Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Yaqut Didakwa Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar

Foto | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Sampah Bukan Cuma Urusan Pemerintah, Ahmad Luthfi Soroti Mentalitas Warga

Sampah Bukan Cuma Urusan Pemerintah, Ahmad Luthfi Soroti Mentalitas Warga

Jawa Tengah | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:51 WIB

×