Lima Tipe Orang Ini Lebih Disukai Nyamuk

Esti Utami, Firsta Nodia

Senin, 25 Juli 2016 | 11:22 WIB
Lima Tipe Orang Ini Lebih Disukai Nyamuk
Ilustrasi nyamuk. (shutterstock)

Suara.com - Tentu sebagian Anda pernah bertanya-tanya, mengapa Anda  lebih sering digigit nyamuk ketimbang orang-orang di sekitar Anda. Hal ini ternyata bisa dijelaskan oleh secara ilmiah.

Ahli pengendalian nyamuk di Amerika Serikat, Joseph M. Conlon mengatakan bahwa nyamuk menyenangi orang-orang yang memproduksi bahan kimia tertentu di bawah kulitnya. Zat kimia ini, lanjut Conlon, dihasilkan oleh orang-orang dengan kriteria tertentu.

Berikut adalah orang-orang yang paling disenangi nyamuk karena memiliki zat kimia tertentu itu, seperti dikutip dari laman Foxnews.

1. Ibu hamil
Nyamuk betina penggigit membutuhkan banyak karbondioksida. Reseptor saraf yang mereka miliki dapat mendeteksi adanya gas CO2 ini di lingkungan sekitarnya. Sebuah penelitian pada 2002 menemukan bahwa ibu hamil menghembuskan karbondioksida 21 persen lebih banyak dibandingkan mereka yang tak hamil. Jadi, terjawab kan mengapa nyamuk senang hinggap di tubuh bumil.
Namun bukan hanya produksi CO2 yang lebih besar saja, ibu hamil juga memancarkan bau volatile yang disukai serangga termasuk nyamuk. Hal ini yang menyebabkan nyamuk senang menggigiti bumil.

2. Orang yang berkeringat
Anda yang tergolong cepat berkeringat harus mewaspadai gigitan nyamuk ketimbang teman-teman Anda yang lain. Pasalnya Conlon mengatakan bahhwa nyamuk senang hinggap di tubuh orang berkeringat karena mengincar asam laktat yang terkandung di dalam keringat. Orang yang berkeringat juga cenderung bersuhu lebih tinggi sehingga menjadi tempat favorit bagi nyamuk.

3. Orang bergolongan darah O
Conlon mengatakan bahwa orang dengan golongan darah O cenderung memancarkan bau khas yang disukai nyamuk ketimbang orang dengan golongan darah lainnya.

4. Pengonsumsi alkohol
Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLOS ONE menemukan bahwa konsumsi bir secara rutin berbanding lurus dengan jumlah gigitan nyamuk. Meski demikian peneliti belum dapat menjelaskan mengapa nyamuk senang mendekati orang yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah tinggi.

5. Anak kembar
Penelitian menyebut bahwa anak kembar memiliki genetik tertentu yang mempengaruhi daya tarik nyamuk untuk hinggap di tubuh mereka. Para ilmuwan dari London School of Hygiene & Tropical Medicine membuktikan bahwa orang yang kembar identik lebih disukai nyamuk daripada mereka yang tak kembar.
Jika Anda memiliki satu atau lebih kriteria diatas maka Anda harus mewaspadai gigitan nyamuk. Terlebih beberapa penyakit mematikan juga ditularkan melalui gigitan nyamuk. Gunakan pakaian yang menutupi tubuh Anda dan pakai krim anti nyamuk untuk melindungi Anda dari gigitan nyamuk.






Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

Virus Mematikan Serang Belanda, Sudah 3 Orang Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:25 WIB

Kasus DBD Mulai Tinggi, Ini Cara Ibu Lindungi Keluarga dari Bahaya Gigitan Nyamuk

Kasus DBD Mulai Tinggi, Ini Cara Ibu Lindungi Keluarga dari Bahaya Gigitan Nyamuk

Health | Jum'at, 25 April 2025 | 21:48 WIB

Tips Menghindari Gigitan Nyamuk Penyebab DBD di Musim Hujan

Tips Menghindari Gigitan Nyamuk Penyebab DBD di Musim Hujan

Health | Selasa, 03 Desember 2024 | 15:02 WIB

Pria Amerika Meninggal Setelah Digigit Nyamuk, Virus Langka Sebabkan Perubahan Perilaku

Pria Amerika Meninggal Setelah Digigit Nyamuk, Virus Langka Sebabkan Perubahan Perilaku

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 09:36 WIB

Efek Gigitan Nyamuk Wolbachia, Diklaim Mampu Turunkan Penularan DBD

Efek Gigitan Nyamuk Wolbachia, Diklaim Mampu Turunkan Penularan DBD

Health | Rabu, 22 November 2023 | 20:58 WIB

7 Tips Hilangkan Bekas Gigitan Nyamuk, Bisa Gunakan Lidah Buaya Lho!

7 Tips Hilangkan Bekas Gigitan Nyamuk, Bisa Gunakan Lidah Buaya Lho!

Your Say | Rabu, 02 Agustus 2023 | 11:29 WIB

Waspada Gigitan Nyamuk! Ini 4 Penyakit yang Bisa Menyerang Si Kecil

Waspada Gigitan Nyamuk! Ini 4 Penyakit yang Bisa Menyerang Si Kecil

Your Say | Jum'at, 05 Mei 2023 | 07:35 WIB

Selain DBD, 4 Penyakit Ini Bisa Juga Disebabkan oleh Gigitan Nyamuk!

Selain DBD, 4 Penyakit Ini Bisa Juga Disebabkan oleh Gigitan Nyamuk!

Your Say | Rabu, 15 Maret 2023 | 17:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk, Mudah dan Ampuh

7 Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk, Mudah dan Ampuh

Lifestyle | Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:30 WIB

6 Hal yang Menyebabkan Seseorang Lebih Mudah Digigit Nyamuk

6 Hal yang Menyebabkan Seseorang Lebih Mudah Digigit Nyamuk

Your Say | Kamis, 08 September 2022 | 15:33 WIB

Terkini

Diduga Terlibat Konglikong Kecurangan Gibran, Koalisi Sipil Adukan KPU ke DKPP

Diduga Terlibat Konglikong Kecurangan Gibran, Koalisi Sipil Adukan KPU ke DKPP

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Kenapa GJLS: Berapi-Api Terasa Begitu Personal Buat Generasi Burnout: Inilah Realitasnya

Kenapa GJLS: Berapi-Api Terasa Begitu Personal Buat Generasi Burnout: Inilah Realitasnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Masuk Daftar Menteri Berkinerja Buruk Versi CELIOS, Gus Ipul Pertanyakan Indikator Penilaian

Masuk Daftar Menteri Berkinerja Buruk Versi CELIOS, Gus Ipul Pertanyakan Indikator Penilaian

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:55 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran: MBG & KDMP Cuma Bebani Anggaran, Tak Ada Manfaat

2 Tahun Prabowo-Gibran: MBG & KDMP Cuma Bebani Anggaran, Tak Ada Manfaat

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Bakal Baku Tumbuk di Liga Champions, Pelatih Keturunan Indonesia: Gaya Main Como Mirip Barcelona

Bakal Baku Tumbuk di Liga Champions, Pelatih Keturunan Indonesia: Gaya Main Como Mirip Barcelona

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Febrie Adriansyah Siap Kembali Mengabdi ke Penegakan Jika Divonis Tak Bersalah

Febrie Adriansyah Siap Kembali Mengabdi ke Penegakan Jika Divonis Tak Bersalah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Pesona Anak Bungsu Eks Pelatih Timnas Indonesia Diprediksi Bakal Bersinar di Eropa

Pesona Anak Bungsu Eks Pelatih Timnas Indonesia Diprediksi Bakal Bersinar di Eropa

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:40 WIB

×