Oktober, Bulan Eliminasi Penyakit Kaki Gajah

Tomi Tresnady | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 30 September 2016 | 16:51 WIB
Oktober, Bulan Eliminasi Penyakit Kaki Gajah
Ilustrasi penyakit kaki gajah atau filariasis. [shutterstock]

Obat cacing dengan merek dagang Albendazole dan Diethylcarbamazine Citrate digunakan dalam program pemberian obat pencegahan massal (POPM) filariasis pada Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BELKAGA) yang jatuh setiap bulan Oktober.

Disampaikan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. M. Subuh, obat ini harus dikonsumsi sekali dalam setahun selama lima tahun atau hingga 2020 mendatang. Program BELKAGA sendiri telah digagas Kementerian Kesehatan sejak 2015 lalu.

"Kita bercita-cita mewujudkan Indonesia bebas kaki gajah pada 2020 mendatang. Oleh karena itu sejak tahun lalu kita memberikan obat pencegahan massal selama 5 tahun berturut-turut untuk memutus mata rantai penularan filariasis atau kaki gajah," ujar dia pada temu media Kenali dan Cegah Filariasis Sejak Dini di Jakarta, Jumat (30/9/2016).

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Ketua Komite Ahli Pengobatan Filariasis, Prof. Dr. dr. Purwantyastuti, menjelaskan alasan mengapa obat ini harus dikonsumsi dalam jangka waktu lima tahun dengan pemberian sekali dalam setahun.

Menurut Prof Pur, obat akan efektif dalam menekan jumlah cacing filariasis hingga kadar paling rendah jika diberikan sebanyak lima kali. Ia menguraikan, pada pemberian pertama, maka jumlah cacing filariasis yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk menyusut menjadi lebih kecil.

"Begitu selanjutnya hingga pemberian lima kali. Harapannya di tahun kelima, jumlah cacing filiriasis sangat kecil di dalam tubuh sehingga tak dapat menutup limfa yang memicu pembengkakan," ujar dia.

Selain itu, ia menambahkan, riset pernah membuktikan bahwa jika obat cacing diberikan lima dosis sekaligus, hal ini akan memicu efek samping yang cukup berat bagi tubuh.

"Biasanya efek sampingnya berupa mual dan pusing, apalagi jika dikonsumsi sebelum makan. Jadi memang sebaiknya dikonsumsi setelah perut terisi untuk menghindari efek samping ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Semua Nyamuk Berpotensi Tularkan Penyakit Kaki Gajah!

Hati-hati, Semua Nyamuk Berpotensi Tularkan Penyakit Kaki Gajah!

Health | Jum'at, 30 September 2016 | 14:32 WIB

Begini Cara Mencegah Penyakit Kaki Gajah

Begini Cara Mencegah Penyakit Kaki Gajah

Health | Kamis, 01 Oktober 2015 | 18:15 WIB

Awas, Nyamuk Juga Tularkan Penyakit Kaki Gajah

Awas, Nyamuk Juga Tularkan Penyakit Kaki Gajah

Health | Kamis, 01 Oktober 2015 | 07:44 WIB

Perangi Penyakit Kaki Gajah, Kemenkes Sasar 241 Kabupaten

Perangi Penyakit Kaki Gajah, Kemenkes Sasar 241 Kabupaten

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 05:35 WIB

Besok, Kemenkes Bagi-bagi Obat Antikaki Gajah

Besok, Kemenkes Bagi-bagi Obat Antikaki Gajah

Health | Rabu, 30 September 2015 | 21:30 WIB

Gejala Tak Khas, Masyarakat Harus Waspada Kaki Gajah

Gejala Tak Khas, Masyarakat Harus Waspada Kaki Gajah

Health | Rabu, 30 September 2015 | 18:58 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB