Awas, Nyamuk Juga Tularkan Penyakit Kaki Gajah

Esti Utami, Firsta Nodia

Kamis, 01 Oktober 2015 | 07:44 WIB
Awas, Nyamuk Juga Tularkan Penyakit Kaki Gajah
Ilustrasi kampanye stop penyakit kaki gajah. (Shutterstock)

Penyakit kaki gajah, hingga kini masih menjadi momok bagi sebagian anggota masyarakat. Hingga Juli 2014 ditemukan 14.932 penderita kaki gajah kronis di Indonesia. Sedangkan total penderita penyakit kaki gajah diperkirakan mencapai 4,6 persen dari total 250 juta penduduk Indonesia.

Meski tidak mematikan, penyakit kaki gajah dapat mengakibatkan cacat permanen yang ditandai dengan pembesaran di bagian kaki, lengan, kantong buah zakar, payudara dan bagian tubuh lainnya.

Kaki gajah merupakan penyakit infeksi yang bersifat menahun. Penyakit ini disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan melalui gigitan nyamuk jenis apapun. Cacing filaria dapat bertahan hidup selama 4-6 tahun dalam saluran getah bening dan berkembang biak hingga menghasilkan jutaan anak cacing yang beredar dalam darah. Deteksi dini bisa dilakukan melalui pemeriksaan darah.

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit kaki gajah, hari ini Kamis (1/10/2015) Kementerian Kesehatan mencanangkan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga). Lantas ke depannya, setiap 1 Oktober, setiap Puskesmas di seluruh Indonesia akan membagikan obat pencegah kaki gajah sekali setahun selama kurun waktu lima tahun.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, HM Subuh mengharapakan dengan ditetapkannya Bulan Eminasi Kaki Gajah ini angka prevalensi penderita kaki gajah bisa ditekan hingga kurang dari 1 persen pada 2020 mendatang.

"Selama 45 tahun ini kita sudah melakukan intervensi dan berhasil menurunkan hingga 4,6 persen. Targetnya 5 tahun mendatang bisa di bawah 1 persen. Kalau sudah dibawah 1 persen menurut teori, sudah gampang untuk memutus rantai penularan," kata HM Subuh pada temu media pencanangan 'Bulan Eliminasi Kaki Gajah' di Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Subuh menambahkan, obat yang dibagikan sebagai langkah pencegahan penularan kaki gajah antara lain Albendazole dan Dietil Carbamazin. Pemberian obat ini diyakini dapat mematikan atau memandulkan cacing filaria dewasa penyebab kaki gajah dan mematikan cacing perut seperti cacing gelang, tambang, cacing cambuk dan kremi.

Subuh menambahkan, obat ini relatif aman dan secara medis terbukti nyaris tanpa efek samping.

"Ini obat benar-benar aman berdasarkan pengalaman beberapa negara yang memakai obat ini. Efektivitas obat ini dalam pemutusan rantai penularan juga sangat bagus. Sehingga kita harap obat ini bisa memutus rantai penularan kaki gajah," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola

Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:28 WIB

Piala Dunia 2026 Dihantui Penyebaran Penyakit Menular dari Campak, Hepatitis Hingga Ebola

Piala Dunia 2026 Dihantui Penyebaran Penyakit Menular dari Campak, Hepatitis Hingga Ebola

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:43 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Campak Bukan Teman Kencan, Jangan Diajak Jalan-Jalan ke Tempat Umum!

Campak Bukan Teman Kencan, Jangan Diajak Jalan-Jalan ke Tempat Umum!

Your Say | Rabu, 04 Maret 2026 | 16:29 WIB

Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya

Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya

Your Say | Selasa, 03 Februari 2026 | 19:10 WIB

Hujan Tinggi Saat Anak Masuk Sekolah, IDAI Ingatkan Waspada Penularan Penyakit Ini

Hujan Tinggi Saat Anak Masuk Sekolah, IDAI Ingatkan Waspada Penularan Penyakit Ini

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:28 WIB

Waspada Super Flu Subclade K: Gejala, Penyebaran, dan Cara Mencegahnya

Waspada Super Flu Subclade K: Gejala, Penyebaran, dan Cara Mencegahnya

Your Say | Selasa, 06 Januari 2026 | 11:54 WIB

Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian

Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 18:40 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×