Kenali Faktor Pencetus, Alergi Anak Bisa Dihindari

Ririn Indriani

Selasa, 25 Oktober 2016 | 00:00 WIB
Kenali Faktor Pencetus, Alergi Anak Bisa Dihindari
Ilustrasi alergi anak.

Suara.com - Alergi pada anak merupakan kasus yang banyak terjadi, namun faktor pencetus dan kuantitas kekambuhan pada setiap anak berbeda-beda.

Mengacu pada banyak penelitian, ada beberapa faktor pencetus alergi pada anak, di antaranya:
1.Bulu binatang atau hal-hal yang berhubungan dengan binatang, seperti kotoran, cairan ludah, atau serbuk dari binatang.
2.Tungau.
3.Debu rumah.
4.Makanan, seperti susu sapi, kacang-kacangan (paling sering adalah kacang tanah), seafood, dan telur. Beberapa jenis buah, seperti jeruk atau tomat. Kemudian bisa juga disebabkan oleh cokelat atau protein hewani.
5.Serbuk sari tumbuhan.
6.Cuaca dingin, panas, atau perubahan cuaca yang ekstrem.

Setelah mengetahui penyebab alergi pada anak, sebaiknya Anda menjauhkannya dari faktor-faktor pencetus tersebut dengan cara sebagai berikut:
1.Membersihkan rumah secara teratur.
2.Mengelap debu dengan lap basah, sehingga debu tidak beterbangan. Disarankan untuk menghindari penggunaan kemoceng (bulu ayam).
3.Hindari juga penggunaan karpet atau furnitur yang sulit dibersihkan, agar tak ada penyebab alergi yang terperangkap.
4.Hal yang paling penting, berikan si Kecil air susu ibu (ASI) secara ekslusif, karena terbukti manjur menangkal penyakit dan alergi pada anak.

Lantas, bagaimana jika Anda sudah memelihara binatang sebelum si Kecil lahir, apa yang harus dilakukan? Beberapa penelitian menunjukkan bahwa keluarga yang memelihara binatang sejak si Kecil masih dalam kandungan atau saat si Kecil di bawah usia satu tahun, meski memiliki bakat alergi, ternyata memiliki persentase kemungkinan alergi lebih kecil jika dibandingkan dengan keluarga yang tidak memelihara binatang.

Hal ini terjadi karena adanya kontak terus-menerus (sensitisasi) sejak awal kehidupan buah hati Anda. Namun jika si Kecil sudah terbukti alergi terhadap produk binatang dan muncul alerginya saat berdekatan, sebaiknya Anda tidak lagi memelihara binatang di dalam rumah. Sedangkan jika anak Anda memiliki alergi terhadap makanan tertentu, sebaiknya hindari makanan tersebut dengan tetap memperhatikan asupan nutrisinya.

Perlu diketahui bahwa alergi terhadap makanan tertentu dapat hilang dengan sendirinya pada usia dewasa, sehingga orangtua disarankan untuk tetap mengenalkan kembali makanan tersebut dengan pengawasan dokter.  Dan semua informasi lengkap mengenai alergi pada anak yang dibutuhkan orangtua, ada di situs www.alergianak.com. (Adv)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Fitur Ini Anda Bisa Berbagi Pengalaman Tentang Alergi Anak

Di Fitur Ini Anda Bisa Berbagi Pengalaman Tentang Alergi Anak

Health | Kamis, 25 Agustus 2016 | 00:00 WIB

Cara Mudah Mengenali Gejala Alergi pada Anak

Cara Mudah Mengenali Gejala Alergi pada Anak

Health | Rabu, 17 Agustus 2016 | 00:00 WIB

Seperti Ini Gejala Alergi pada Sistem Pernapasan

Seperti Ini Gejala Alergi pada Sistem Pernapasan

Health | Selasa, 09 Agustus 2016 | 00:00 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB