Awas! Orang Obesitas Paling Rentan Terkena 8 Kanker Ini

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 08 November 2016 | 09:29 WIB
Awas! Orang Obesitas Paling Rentan Terkena 8 Kanker Ini
Ilustrasi obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Kelebihan berat badan atau obesitas tak hanya memicu berbagai penyakit kardiovaskular. Penelitian terkini yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine menemukan bahwa orang dengan obesitas berisiko tinggi mengidap delapan jenis kanker.

"Kabar baiknya, jika kita mengatasi masalah obesitas, maka risiko mengidap 8 jenis kanker tersebut juga menurun," ujar dr Graham Colditz, DrPH, MD, MPH, dari Washington University di St Louis.

Berikut delapan jenis kanker yang berisiko tinggi diidap oleh orang dengan masalah obesitas seperti dilansir Prevention:

1. Kanker Perut
Colditz mengatakan, kelebihan lemak pada tubuh dapat menyebabkan peradangan kronis, terutama di saluran pencernaan. Peradangan kronis yang dipicu oleh obesitas ini mulanya akan menyebabkan iritasi pada asam lambung yang kemudian bisa menyebabkan kanker.

2. Kanker Hati
Obesitas dapat menyebabkan perubahan pada organ hati sama seperti efek dari konsumsi alkohol berlebihan. Menurutnya lemak yang menumpuk pada organ hati dapat menyebabkan mutasi sel yang merangsang pertumbuhan sel kanker.

3. Kanker Kantung Empedu
Obesitas juga meningkatkan risiko seseorang mengidap kanker kantung empedu. Seperti diketahui kolesterol jahat yang umum dimiliki penyandang obesitas, dapat menyebabkan peradangan di kandung empedu. Pada gilirannya peradangan inilah yang memicu timbulnya kanker.

4. Kanker Pankreas
Orang obesitas juga berisiko tinggi mengidap diabetes. Kondisi ini pada gilirannya dapat mempengaruhi gangguan metabolisme di sekitar pankreas yang memicu peningkatan risiko kanker.

5. Kanker ovarium
Kanker ovarium dipicu oleh ketidakseimbangan hormon estrogen di dalam tubuh perempuan. Pada orang yang memiliki masalah obesitas, risiko mengidap kanker ovarium lebih tinggi karena sel-sel lemak memproduksi estrogen lebih banyak dalam tubuh.

6. Kanker Otak
Meski belum diketahui penyebab pasti dari kanker otak, Colditz menengarai bahwa kelebihan hormon tertentu yang diproduksi orang dengan obesitas bisa menjadi salah satu pemicu adanya tumor yang menutupi jaringan tipis pada otak ini.

7. Kanker Tiroid
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of International Medical Research 2012 menemukan bahwa kelenjar gondok mengalami pembesaran seiring dengan pertambahan berat badan. Semakin besar kelenjar gondok atau tiroid ini, maka risiko sel bermutasi menjadi kanker juga semakin besar.

8. Kanker Darah
Penelitian menunjukkan bahwa peradangan kronis yang mungkin dialami orang dengan obesitas juga dapat memicu terjadinya kanker darah. Untuk itu lakukan pemeriksaan darah secara berkala untuk menemukan mendeteksi adanya gangguan lebih awal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meskipun Bikin Gemas, Jangan Abaikan Tanda Anak Obesitas Ini!

Meskipun Bikin Gemas, Jangan Abaikan Tanda Anak Obesitas Ini!

Health | Selasa, 01 November 2016 | 09:38 WIB

Studi: Obesitas Picu Kepikunan

Studi: Obesitas Picu Kepikunan

Health | Senin, 10 Oktober 2016 | 11:05 WIB

Ini Mengapa Obesitas Bisa Picu Penyakit Jantung

Ini Mengapa Obesitas Bisa Picu Penyakit Jantung

Health | Rabu, 28 September 2016 | 14:04 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB