Ini Mengapa Obesitas Bisa Picu Penyakit Jantung

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 28 September 2016 | 14:04 WIB
Ini Mengapa Obesitas Bisa Picu Penyakit Jantung
Arya Permana (10), bocah obesitas asal Karawang. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kasus obesitas atau kegemukan kini banyak ditemukan di Indonesia. Bahkan baru-baru ini, kabar tentang bocah asal Karawang, Jawa Barat, dengan berat 190 kilogram menggemparkan publik karena usianya yang baru 10 tahun.

Menurut, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Harapan Kita, BRM Ario Soeryo Kuncoro, Arya dan orang dengan gangguan obesitas lainnya berisiko lebih tinggi mengidap gangguan jantung dibandingkan mereka yang memiliki indeks massa tubuh ideal.

Alasannya, kata dia, orang yang obesitas rentan mengalami perubahan struktural yakni dinding otot jantung yang menebal sehingga mengakibatkan perubahan fungsi jantung dalam memompa atau pun dalam hal pengisian jantungnya.

"Orang dengan obesitas rentan mengalami berbagai komplikasi seperti diabetes, hipertensi yang pada gilirannya memicu penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke," ujar Ario pada temu media 'World Heart Day' yang dihelat PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia) di Jakarta, Rabu (28/9/2016).

Ia menambahkan, 70 persen penderita hipertensi memiliki penumpukan jaringan lemak berlebihan atau obesitas. Kondisi ini dapat meningkatkan irama jantung, fungsi jantung terganggu, pengapuran pada pembuluh darah yang merusak struktur jantung, hingga kematian mendadak.

"Gejalanya bisa berupa cepat lelah, sesak napas atau dada yang terasa berat. Untuk membuktikan keluhan itu disebabkan penyakit jantung atau bukan, diperlukan pemeriksaan yang menyeluruh," tambah Ario.

Seperti diketahui, obesitas dapat dipicu karena pola hidup tak sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Seseorang yang berlebihan mengonsumsi makanan tinggi kalori dalam bentuk gula dan lemak, ditambah gaya hidup tak aktif, akan rentan mengalami obesitas.

"Dengan mengelola masalah obesitas, maka diharapkan dapat mencegah kasus kematian mendadak akibat penyakit jantung. Ubah pola hidup sehat dari sekarang dan lakukan aktivitas fisik secara teratur," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Risiko Ini Mengintai Anak yang Malas Bergerak

Risiko Ini Mengintai Anak yang Malas Bergerak

Health | Kamis, 25 Agustus 2016 | 15:36 WIB

Rutin Makan Jeruk Lindungi Anda dari Sederet Penyakit Ini

Rutin Makan Jeruk Lindungi Anda dari Sederet Penyakit Ini

Health | Kamis, 25 Agustus 2016 | 13:06 WIB

Risiko yang Mengintai di Balik Lucunya Balita Gemuk

Risiko yang Mengintai di Balik Lucunya Balita Gemuk

Health | Rabu, 24 Agustus 2016 | 14:30 WIB

Anak Obesitas Bisa Disebabkan Kesalahan Orangtua

Anak Obesitas Bisa Disebabkan Kesalahan Orangtua

Health | Selasa, 23 Agustus 2016 | 18:31 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB