HIV Bukan Penyakit Kutukan

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Kamis, 01 Desember 2016 | 19:19 WIB
HIV Bukan Penyakit Kutukan
Ilustrasi HIV/AIDS. (Shutterstock)

Suara.com - Anggapan bahwa HIV penyakit kutukan, masih sering dipercayai masyarakat. Stigma negatif ini membuat orang dengan HIV/AIDS (ODHA) disembunyikan keluarganya yang tak tahan menanggung malu.

Menanggapi hal  ini, Ketua Komite Program Yayasan AIDS Indonesia (YAIDS) dr Sarsanto, SpOG mengatakan bahwa HIV bukanlah penyakit kutukan. "Jika yang mengidap HIV adalah bayi, apakah masih layak disebut kutukan," jelasnya pada temu media yang dihelat YAIDS di Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Sarsanto juga mengatakan bahwa kasus HIV tertinggi di Indonesia justru dialami ibu rumah tangga, yang mendapatkan virus tersebut dari perilaku sang suami yang sering 'jajan di luar'.

"Karena istri tak sadar mengidap HIV, jadi ketika hamil dia nggak mengonsumsi obat Antiretroviral (ARV) sehingga anaknya juga tertular HIV. Anak baru lahir dosanya apa, masa disebut kutukan," ujar dia.

Meski demikian Sarsanto mengatakan bahwa risiko penularan virus HIV dari ibu ke bayi sebenarnya bisa dicegah jika ibu melakukan serangkaian pencegahan. Pertama dengan mengonsumsi obat antiretroviral selama kehamilan. Lalu ketika persalinan minimalkan kontak darah antara janin dan ibu.

"Jadi proses persalinan harus secepat mungkin. Setelah itu bayi dicuci dari darah ibunya. Dengan melakukan cara pencegahan ini, penularan kasus HIV dari ibu ke anak bisa ditekan hingga 7 persen," tambah dia.

Ibu yang terinfeksi HIV, kata Sarsanto, juga tetap bisa memberikan ASI eksklusif selama enam bulan. Bahkan menurutnya pemberian ASI eksklusif dapat berkontribusi untuk menurunkan risiko penularan HIV dari ibu ke anak.

"Selama menyusui eksklusif selama 6 bulan justru lebih bagus untuk mencegah virus masuk ke tubuh bayi. Barulah saat masuk MPASI, ASI di-stop karena dikhawatirkan ada luka yang membuat virus berpindah dari ibu ke bayi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Risikonya Bila Obat ARV Tak Lagi Disubsidi

Ini Risikonya Bila Obat ARV Tak Lagi Disubsidi

Health | Kamis, 01 Desember 2016 | 18:10 WIB

Menkes: Kasus HIV/AIDS Tertinggi Dialami Ibu Rumah Tangga

Menkes: Kasus HIV/AIDS Tertinggi Dialami Ibu Rumah Tangga

Health | Kamis, 01 Desember 2016 | 16:09 WIB

Memprihatinkan, Kasus HIV/AIDS di Indonesia Nyaris Tembus 300.000

Memprihatinkan, Kasus HIV/AIDS di Indonesia Nyaris Tembus 300.000

Health | Kamis, 01 Desember 2016 | 07:30 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB