Tekan Jumlah Penderita, WHO Serukan Pentingnya Tes HIV

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 02 Desember 2016 | 14:34 WIB
Tekan Jumlah Penderita, WHO Serukan Pentingnya Tes HIV
Ilustrasi tes HIV. (Shutterstock)

Suara.com -
Diperkirakan terdapat 3.5 juta orang dengan HIV hidup di 11 negara di kawasan Asia Tenggara ini, di antaranya, 1,4 juta orang kini menjalani pengobatan. Pengobatan sendiri telah berhasil menurunkan infeksi baru sebanyak 47 persen antara 2010 dan 2015.

Namun keberhasilan menghindari kematian dalam waktu 10 tahun terakhir kini sampai pada stagnasi, yang salah satu penyebabnya adalah keterlambatan diagnosis dan pengobatan HIV.

WHO Regional Director for South-East Asia Dr Poonam Khetrapal Singh mengatakan hanya 1 dari 2 orang yang terinfeksi virus HIV sadar bahwa mereka memilikinya, dan hanya separuh dari mereka yang sadar mengidap HIV, menjalani pengobatan.

"Untuk menuntaskan epidemi AIDS sebagai ancaman kesehatan masyarakat di tahun 2030, kami menargetkan  upaya 90-90-90 pada 2020, yakni mengidentifikasi 90% mereka yang terinfeksi HIV melalui tes HIV, memungkinkan pengobatan bagi 90% dari mereka, dan mereka yang diobati 90% diantaranya berhasil selamat dari berbagai dampak HIV di tubuh mereka," ujar dr Poonam Singh melalui keterangan persnya.

Ia menambahkan, kemajuan di bidang sains telah menghasilkan perangkat pencegahan yang lebih baru, obat yang ampuh, dan perangkat diagnostik yang efektif dalam mendeteksi HIV AIDS.

"Yang terpenting kita memiliki kemauan aktif, dorongan politis dan komitmen untuk melibatkan kelompok masyarakat yang telah memungkinkan terbukanya harapan bagi pengendalian HIV," tambah dr Poonam.

Ia menambahkan, pengendalian virus adalah indikator kunci untuk mencapai efektivitas pengobatan dan program pengendalian. Namun menurutnya akses terhadap pengukuran rutin kadar virus masih merupakan tantangan bagi kebanyakan negara di kawasan Asia Tenggara, kecuali Thailand.

"Selain itu stigma dan diskriminasi masih menjadi hambatan bagi populasi kunci yang berisiko tinggi terinfeksi HIV, dan ini perlu dirubah demi tercapainya dunia tanpa AIDS," jelas dr Poonam.

Untuk diketahui, sejak 1988, setiap 1 Desember, dunia memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS). Peringatan ini merupakan kesempatan menguatkan komitmen bersama untuk mencegah penularan dan mengobati mereka yang hidup dengan AIDS.

Kesempatan ini juga menarik kepedulian terhadap epidemic HIV, meningkatkan kesadaran tentang HIV, mengenang mereka yang meninggal karena AIDS, dan menunjukkan solidaritas terhadap anggota masyarakat yang hidup dengan AIDS (ODHA).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

HIV Bukan Penyakit Kutukan

HIV Bukan Penyakit Kutukan

Health | Kamis, 01 Desember 2016 | 19:19 WIB

Ini Risikonya Bila Obat ARV Tak Lagi Disubsidi

Ini Risikonya Bila Obat ARV Tak Lagi Disubsidi

Health | Kamis, 01 Desember 2016 | 18:10 WIB

Menkes: Kasus HIV/AIDS Tertinggi Dialami Ibu Rumah Tangga

Menkes: Kasus HIV/AIDS Tertinggi Dialami Ibu Rumah Tangga

Health | Kamis, 01 Desember 2016 | 16:09 WIB

Terkini

BRI Private Hadirkan Layanan Premium Medical Check Up untuk Kesehatan Anda

BRI Private Hadirkan Layanan Premium Medical Check Up untuk Kesehatan Anda

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 15:48 WIB

Cerita di Balik Layar Kepindahan Maarten Paes ke Ajax: Dering Telepon Tengah Malam

Cerita di Balik Layar Kepindahan Maarten Paes ke Ajax: Dering Telepon Tengah Malam

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:47 WIB

Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang

Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:47 WIB

Promo CGV: Nonton Bioskop dan Beli Popcorn Dapat Cashback 20% Pakai QRIS BRImo

Promo CGV: Nonton Bioskop dan Beli Popcorn Dapat Cashback 20% Pakai QRIS BRImo

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 15:46 WIB

Breaking News! Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija Jakarta

Breaking News! Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija Jakarta

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:42 WIB

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:41 WIB

Indonesia dan 7 Negara Muslim Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS

Indonesia dan 7 Negara Muslim Ultimatum Israel Soal Gaza, Puji Setinggi Langit Peran AS

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Bukan Cuma Buka Rekening Gratis, Pemerintah Cari Cara Agar Tak Jadi Dormant

Bukan Cuma Buka Rekening Gratis, Pemerintah Cari Cara Agar Tak Jadi Dormant

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Mengenal Danjong di The King's Warden, Raja Kecil yang Pernah Pimpin Joseon

Mengenal Danjong di The King's Warden, Raja Kecil yang Pernah Pimpin Joseon

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:40 WIB

Jenderal AD Dipecat Abis Korupsi Jual Beli Jabatan, Langsung Dicap Pengkhianat China

Jenderal AD Dipecat Abis Korupsi Jual Beli Jabatan, Langsung Dicap Pengkhianat China

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:37 WIB

×