Timbul Nyeri Kemungkinan Kanker Stadium Lanjut

Tomi Tresnady, Firsta Nodia

Selasa, 13 Desember 2016 | 20:01 WIB
Timbul Nyeri Kemungkinan Kanker Stadium Lanjut
Ilustrasi perempuan sedang cek kanker di area payudara. [shutterstock]

Jangan tunggu nyeri untuk mengonsultasikan gejala yang mengarah pada jenis kanker tertentu. Pasalnya, menurut pakar nyeri Profesor Darto Satoto SpAn(K), nyeri merupakan tanda bahwa kanker sudah mencapai stadium lanjut.

Lelaki yang akrab disapa Prof Darto ini mengatakan bahwa semua jenis kanker berpotensi menimbulkan rasa nyeri, yang datang saat pertumbuhan sel kanker memasuki stadium 3 dan 4.

"Nyeri itu disebabkan karena saraf yang tertekan karena massa kanker semakin banyak. Tapi beberapa faktor lain seperti kemoterapi atau obat-obatan untuk kanker juga bisa menimbulkan rasa nyeri," ujar dia pada temu media di Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta, Selasa (13/12/2016).

Tingkat nyeri yang dialami pasien kanker menurutnya bisa bervariasi yang dipicu oleh berbagai faktor, seperti jenis kanker yang diderita, tingkat stadium dan kepekaan pasien terhadap nyeri.

Untuk mengatasi rasa nyeri, lanjut Prof Darto, ada beberapa teknik pengobatan yang bisa dijalani pasien kanker. Nyeri dengan tingkatan ringan hingga sedang misalnya dapat diatasi dengan terapi anti-inflamasi non steroid.

"Sedangkan untuk kasus nyeri berat bisa diatasi dengan obat-obatan golongan narkotik seperti kodein, morfin dan sebagainya. Semakin cepat diterapi maka kualitas hidup pasien kanker semakin meningkat," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, 5 Kebiasaan Ini Bisa Memicu Kanker!

Hati-hati, 5 Kebiasaan Ini Bisa Memicu Kanker!

Health | Selasa, 06 Desember 2016 | 15:31 WIB

Ibu Negara Tinjau Program Deteksi Kanker Serviks di Padang

Ibu Negara Tinjau Program Deteksi Kanker Serviks di Padang

Health | Kamis, 01 Desember 2016 | 09:10 WIB

Ini 8 Profesi yang Berisiko Terkena Kanker

Ini 8 Profesi yang Berisiko Terkena Kanker

Health | Selasa, 29 November 2016 | 07:54 WIB

Kemenkes: Vaksin HPV Tak Sebabkan Menopause Dini

Kemenkes: Vaksin HPV Tak Sebabkan Menopause Dini

Health | Senin, 28 November 2016 | 16:28 WIB

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Kanker Serviks

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Kanker Serviks

Health | Selasa, 22 November 2016 | 18:23 WIB

Berhenti Merokok Bisa Turunkan Risiko Kanker Paru

Berhenti Merokok Bisa Turunkan Risiko Kanker Paru

Health | Kamis, 17 November 2016 | 08:48 WIB

Perokok Berisiko 20 Kali Lipat Mengidap Kanker Paru

Perokok Berisiko 20 Kali Lipat Mengidap Kanker Paru

Health | Rabu, 16 November 2016 | 19:51 WIB

Benarkah Makanan Instan Memicu Kanker?

Benarkah Makanan Instan Memicu Kanker?

Health | Jum'at, 11 November 2016 | 09:26 WIB

Susah BAB Waspadai Kanker Usus Besar!

Susah BAB Waspadai Kanker Usus Besar!

Health | Rabu, 09 November 2016 | 19:50 WIB

Gejala Wasir dan Kanker Usus Besar Berbeda Loh..

Gejala Wasir dan Kanker Usus Besar Berbeda Loh..

Health | Rabu, 09 November 2016 | 14:11 WIB

Terkini

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×