Benarkah Makanan Instan Memicu Kanker?

Ririn Indriani | Firsta Nodia
Benarkah Makanan Instan Memicu Kanker?
Ilustrasi makan mi instan, salah satu makanan instan. (Shutterstock)

Selama ini makanan cepat saji disebut-sebut dapat memicu kanker.

Suara.com - Makanan instan selama ini disebut-sebut dapat memicu kanker. Tapi bagaimana pendapat dokter mengenai anggapan ini?

Menurut dr. Ibrahim Basir, SpB-KBD dari RSCM bahwa belum ada penelitian yang menunjukkan kaitan antara makanan instan dengan kanker.

Ia mengatakan, di Jepang hampir semua makanan berbahan pengawet, tapi tidak ada peningkatan jumlah penderita kanker setiap tahunnya. Justru menurutnya, diet tinggi lemak dan kurang konsumsi sayuran yang paling berperan memicu kanker usus besar.

"Kalau makanan instan mungkin, karena MSG-nya yang berperan memicu beragam masalah kesehatan. Tapi kalau kita makan mie instant terus kena kanker, belum ada bukti ilmiahnya," ujarnya pada temu media 'Kalahkan Kanker' di Jakarta, belum lama ini.

Hal senada dikemukakan pula oleh dr. Arnold Simanjuntak SpB-KBD dari RSCM. Ia juga mengatajan bahwa tak ada kaitan langsung antara makanan instan dengan kanker. Justru kata dia, kurang olahraga lebih berperan dalam memicu kanker usus besar.

"Usus besar terdiri dari otot dan sel. Semua otot sangat membutuhkan olahraga agar dia kuat, kalau sel-sel otot kuat maka daya tahan dalam melawan kanker akan lebih tinggi. Sebaliknya kalau otot kurang dilatih, maka dia akan lemah. Makanan instan boleh, tapi sebaiknya jangan setiap hari, perbanyak makanan alami seperti sayuran dan buah-buahan," pungkas dia.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS