Tren Pengasuhan Ini Bakal Populer di 2017

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Selasa, 20 Desember 2016 | 09:09 WIB
Tren Pengasuhan Ini Bakal Populer di 2017
Ilustrasi pengasuhan, keluarga bahagia, parenting. (Shutterstock)

Suara.com - Ilmu parenting atau pengasuhan, memang tak bisa diaplikasikan dalam setiap hubungan antara orangtua dan anak. Setiap orang tua memiliki perbedaan dan sebenarnya, tidak ada teknik yang salah dalam mendidik anak.

Tapi 2016 akan berakhir. Menurut Nitin Pandey, CEO dan pendiri Parentune.com, salah satu komunitas pengasuhan online, ada beberapa pengasuhan yang akan menjadi tren di tahun mendatang yang dipengaruhi oleh berbagai hal yang terjadi dalam keluarga.

Adanya invasi teknologi dalam kehidupan kita, yang menurut Nitin, dapat mempengaruhi gaya pengasuhan menjadi lebih berkembang dan cerah.

"Dengan keluarga berpenghasilan lebih di mana suami dan istri bekerja, peningkatan akses ke teknologi dan perubahan dalam dinamika keluarga, kita sudah melihat munculnya beberapa kecenderungan orangtua yang menarik," ungkap dia.

Berikut beberapa tren pengasuhan yang diprediksi akan digunakan oleh banyak orangtua pada 2017, seperti dilansir dari Times of India.

1. Teknologi yang lebih baik untuk memantau anak-anak
Nitin menjelaskan, tidak hanya di kota-kota metropolitan, namun tren 'Hari Peduli Anak' akan terjadi di kota-kota yang lebih kecil juga, dengan semakin banyaknya keluarga perpenghasilan ganda.

Maklum, keselamatan anak-anak merupakan masalah besar bagi orangtua yang menyekolahkan anak-anak mereka ke pusat-pusat penitipan. Sementara banyak pusat penitipan anak menawarkan akses online kepada orangtua untuk menonton kegiatan anak mereka setiap saat, sepanjang hari.

Mungkin ada banyak teknik yang lebih inovatif datang di tahun depan. Tahun 2017 diharapkan orangtua memiliki bantuan teknologi yang lebih baik dan lebih kuat.

2. Waktu menyusui lebih lama
Kita semua tentu sudah mengetahui bahwa seorang ibu yang baru melahirkan harus menyusui bayinya hingga minimal 6-9 bulan. Dan sebagian besar ibu sudah melakukan hal itu.
Jelas, menyusui adalah pilihan pribadi, tetapi pada 2017 sebagian besar ibu akan menyusui anak mereka hingga di atas 2 tahun atau lebih.

3. Hentikan sharenting berlebihan
Setiap orangtua tentu mencintai anak-anaknya. Pada 2016, banyak dari orang tua yang mengekspresikan rasa cinta mereka ini dalam berbagai platform online atau seluruh media sosial yang mereka miliki. Bahkan, kebanyakan anak, memiki akun media sosial mereka sendiri, sebelum mereka bisa mengurusnya.

Beberapa orangtua bahkan memulai debutnya dengan mengunggah foto USG mereka dalam media sosial. Sebelum anak-anak ini mengerti dan menyadari apa itu sosial media, mereka bahkan sudah terkenal di dunia maya dan memiliki kepribadian online yang dibentuk oleh orang tua mereka sendiri.

Stacey Steinberg, seorang profesor hukum dan direktur dari Center on Children and Families, Florida menulis dalam dalam sebuah postingannya, setiap orang tua memang tidak berbagi informasi yang jahat dalam media sosial mereka, mereka hanya gagal mempertimbangkan risiko dan potensi yang akan terjadi dalam jangka panjang, dari apa yang mereka posting secara online.

"Semua ini bisa berisiko bagi keselamatan anak beresiko. Banyak orang tua saat ini mulai menyadari, dengan demikian, tren terlalu banyak berbagi tentang anak di sosial media, kemungkinan akan berkurang di tahun depan," ungkapnya.

4. Mainan yang netral gender
Barbie untuk anak perempuan, Hot Wheels untuk anak laki-laki. Apakah Anda tidak berpikir bahwa ini akan membatasi imajinasi anak serta keterampilannya? Anak-anak harus memiliki akses yang sama terhadap konsep-konsep baru, dan seharusnya hal ini tidak membatasi mereka, tentang apa yang harus mereka suka dan peran apa yang harus mereka jalani.

Yang harus memutuskan apa yang lebih menyenangkan bagi mereka adalah mereka sendiri, bukan orangtua.

"Banyak orangtua yang sudah memilih mainan yang netral gender dan ini diharapkan di tahun depan bisa lebih besar yang menyadari hal ini," kata Sujata Tripathi, kepala sekolah dari sekolah Noida.

5. Mulai menggunakan pengasuh yang memiliki keahlian
Pada 2016, ketika orangtua memutuskan untuk menyewa pengasuh, biasanya mereka hanya melihat apakah pengasuh tersebut higienis dan cukup aktif untuk mengurus kebutuhan mendesak anak. Tapi saat ini, tren yang sedang berkembang adalah menyewa pengasuh dengan lisensi medis, latar belakang pendidikan yang tepat, kemampuan untuk berbicara dalam bahasa Inggris dan banyak lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Cuma Cerdas dan Sehat, 3 Hal Ini Juga Bikin Anak Hebat

Tak Cuma Cerdas dan Sehat, 3 Hal Ini Juga Bikin Anak Hebat

Health | Jum'at, 16 Desember 2016 | 08:13 WIB

Hati-hati, Remaja Rentan Alami Lima Kondisi Ini

Hati-hati, Remaja Rentan Alami Lima Kondisi Ini

Lifestyle | Kamis, 15 Desember 2016 | 19:15 WIB

Ini Dampak "Quality Time" Orangtua Bersama Anak

Ini Dampak "Quality Time" Orangtua Bersama Anak

Health | Rabu, 14 Desember 2016 | 16:31 WIB

Terkini

Film Baru Makoto Shinkai Resmi Dapat Mitra Distribusi untuk Pasar Indonesia

Film Baru Makoto Shinkai Resmi Dapat Mitra Distribusi untuk Pasar Indonesia

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Arti dari Sebuah Keluarga

Arti dari Sebuah Keluarga

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Bahasa Indonesia dan Jawa yang Menyentuh Hati

Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Bahasa Indonesia dan Jawa yang Menyentuh Hati

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Cha Eun Woo Pertimbangkan Drama Baru dari Semesta Bon Appetit, Your Majesty

Cha Eun Woo Pertimbangkan Drama Baru dari Semesta Bon Appetit, Your Majesty

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:42 WIB

Ulasan Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 5: Masalah Baru Datang, Nyonya Beniko Kelabakan!

Ulasan Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 5: Masalah Baru Datang, Nyonya Beniko Kelabakan!

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Moisturizer Wardah C-Defense Dipakai Kapan? Cek Cara Pakai dan Review Pembeli

Moisturizer Wardah C-Defense Dipakai Kapan? Cek Cara Pakai dan Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Jamin Parkir Konser Maroon 5 di JIS, Pramono: Mau 5 Ribu Mobil pun Bisa!

Jamin Parkir Konser Maroon 5 di JIS, Pramono: Mau 5 Ribu Mobil pun Bisa!

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:36 WIB

Siapa Clareesya? Foto 'Gaya Takbir' Dikecam hingga Minta Maaf

Siapa Clareesya? Foto 'Gaya Takbir' Dikecam hingga Minta Maaf

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:34 WIB

Rezim Tumbang Tak Cukup, Demokrasi Indonesia Harus Dibangun Ulang

Rezim Tumbang Tak Cukup, Demokrasi Indonesia Harus Dibangun Ulang

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Palembang Sangat Tidak Sehat

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Palembang Sangat Tidak Sehat

Foto | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:33 WIB

×