Lima Kesalahan yang Sering Dilakukan Perempuan Ketika Menstruasi

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Kamis, 29 Desember 2016 | 14:18 WIB
Lima Kesalahan yang Sering Dilakukan Perempuan Ketika Menstruasi
Ilustrasi perempuan sedang menstruasi (Shutterstock)

Suara.com - Periode haid atau menstruasi merupakan masa yang harus dilewati perempuan setiap bulannya. Saat haid, tubuh perempuan akan mengalami beberapa perubahan, baik fisik maupun psikologis yang mempengaruhi kehidupannya sehari-hari.

Sayangnya meski dihadapi setiap bulan, beberapa perempuan masih saja melakukan kesalahan saat haid. Berikut adalah beberapa kesalahan itu, seperti dilansir laman Prevention.

Semakin lama Anda memakai pembalut, maka bakteri akan terus memperbanyak diri dan dapat menginfeksi miss V. Itu sebabnya para ahli menyarankan penggantian pembalut sesering mungkin, minimal 4 jam sekali.

2. Menggunakan pembalut atau pantyliner berpengharum

Kini pembalut maupun pantyliner hadir dengan inovasi yang bermacam-macam. Salah satunya adanya pewangi yang diyakini dapat mengubah aroma miss V menjadi lebih sedap. Sayangnya, produk-produk berpengharum seperti ini menggunakan senyawa kimia yang dapat mengiritasi kulit di sekitar miss V. Itu sebabnya Anda harus menghindari penggunaan pembalut atau pantyliner yang mengandung pewangi.

3. Kurang tidur

Sulit untuk mendapatkan kenyamanan saat Anda merasakan kram ketika menstruasi hari pertama. Itu sebabnya beberapa perempuan bahkan tak bisa beraktivitas seperti biasa karena merasakan rasa nyeri di bagian perut. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah tidur yang cukup. Sayangnya, tak semua perempuan memiliki jadwal tidur cukup selama periode menstruasi.

4. Melewatkan sesi olahraga

Selain dapat menjadi cara yang bagus untuk mengeluarkan keringat, olahraga juga dapat membantu meringankan rasa nyeri saat menstruasi. Namun tentu saja, gaya hidup sehat satu ini masih belum menjadi kebiasaan sehat semua perempuan. Akibatnya, rasa nyeri selama periode menstruasi pun dialami banyak kaum hawa.

baca juga

5. Menenggak kopi

Kurang tidur atau kelelahan nampaknya menjadi ide bagus untuk menyeruput secangkir kopi bagi sebagian perempuan saat menstruasi. Padahal, kafein di dalam kopi dapat membuat keluhan selama menstruasi menjadi lebih buruk. Bahkan, mengonsumsi kopi selama periode menstruasi dapat meningkatkan risiko nyeri di bagian payudara. [Prevention]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Warna Darah Menstruasi Ini Bisa Deteksi Kesehatan Perempuan

6 Warna Darah Menstruasi Ini Bisa Deteksi Kesehatan Perempuan

Health | Jum'at, 09 Desember 2016 | 21:30 WIB

Ini Mengapa Perempuan Sering 'Ngidam' Jelang Haid

Ini Mengapa Perempuan Sering 'Ngidam' Jelang Haid

Health | Rabu, 19 Oktober 2016 | 19:21 WIB

Berhubungan Seks saat Haid, Risiko Ini Mengintai

Berhubungan Seks saat Haid, Risiko Ini Mengintai

Lifestyle | Minggu, 09 Oktober 2016 | 12:03 WIB

Tekan Kasus Kanker Serviks, Ini yang Bakal Dilakukan Dinkes DKI

Tekan Kasus Kanker Serviks, Ini yang Bakal Dilakukan Dinkes DKI

Health | Rabu, 28 September 2016 | 11:35 WIB

Waspada, Remaja Putri Paling Rentan Terinfeksi Virus HPV

Waspada, Remaja Putri Paling Rentan Terinfeksi Virus HPV

Health | Rabu, 28 September 2016 | 08:09 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×