Studi: Payung Tak Efektif Lindungi Kulit dari Sinar Matahari

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 21 Januari 2017 | 14:00 WIB
Studi: Payung Tak Efektif Lindungi Kulit dari Sinar Matahari
Ilustrasi perempuan menggunakan payung untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari. (Shutterstock)

Suara.com - Terik di siang hari kerap menjadi musuh bagi sebagian orang, terutama yang peduli dengan penampilan. Risiko hitam, bau matahari dan sinar ultraviolet yang memicu kanker, menjadi alasan mengapa orang takut matahari.

Untuk menyiasatinya sebagian orang memilih menggunakan payung saat berada di luar ruangan. Namun, studi baru-baru ini mengungkap bahwa payung ternyata tak efektif menghalau risiko buruk paparan sinar matahari.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnalJAMA Dermatology ini bahkan menemukan efek perlindungan yang lebih baik dari pemakaian tabir surya atau sunscreen dalam menangkal efek buruk sinar matahari.

Kesimpulan ini didapat setelah peneliti melakukan uji analisis terhadap 81 orang berkulit putih. Mereka diminta untuk berjemur di danau Lewisville, Texas selama 3.5 jam. Para peserta secara acak diminta untuk menggunakan payung dan tabir surya SPF 100.

Hari selanjutnya peneliti memeriksa angka kejadian sunburn atau kulit terbakar akibat paparan sinar matahari yang berlebihan. Hasilnya, 78 persen peserta yang menggunakan payung, mengalami sunburn, sedangkan pada kelompok yang menggunakan tabir surya, hanya 25 persen di antaranya yang mengalami sunburn.

"Kami menemukan bahwa pada 41 orang yang menggunakan payung untuk melindungi diri, rata-rata terdapat 142 daerah kulit yang terbakar. Sedangkan pada peserta yang menggunakan tabir surya, hanya 17 daerah pada kulit mereka yang terbakar," ujar dr Hao Ou-Yang, peneliti utama.

Ou-Yang dan rekan penulis lainnya bekerja untuk Johnson dan Johnson Custumer Inc di Skillman, New Jersey. Meski tabir surya tak 100 persen ampuh menghalau efek negatif dari sinar matahari, ia berpendapat bahwa kombinasi antara penggunaan tabir surya, mengenakan pakaian lengan panjang dan mencari  tempat yang teduh, bisa memberi efek perlindungan lebih.

"Anda sebaiknya jangan hanya percaya satu metode saja untuk melindungi diri dari risiko negatif sinar matahari. Cara yang paling aman adalah menghindari paparan langsung, duduk di tempat yang teduh, memakai pakaian tertutup dan gunakan tabir surya," ujar Dr Jennifer Stein, seorang dokter kulit di NYU Langone Medical Center di New York City.

Ia yang tidak terlibat dengan penelitian ini merekomendasikan penggunaan tabir surya dengan SPF minimal 30.

"Sementara payung hanya dirancang untuk memblokir paparan langsung dari matahari, bukan untuk melindungi dari risiko negatif sinar matahari," pungkas Stein dilansir laman Zeenews.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sering Terpapar Sinar Matahari Bikin Suasana Hati Lebih Bahagia

Sering Terpapar Sinar Matahari Bikin Suasana Hati Lebih Bahagia

Health | Sabtu, 14 Januari 2017 | 19:10 WIB

Panas-panasan Ternyata Bermanfaat Buat Kesehatan Lho!

Panas-panasan Ternyata Bermanfaat Buat Kesehatan Lho!

Health | Jum'at, 23 Desember 2016 | 09:23 WIB

Studi: Kekurangan Vitamin D Bisa Picu Impotensi

Studi: Kekurangan Vitamin D Bisa Picu Impotensi

Health | Rabu, 18 November 2015 | 17:09 WIB

Studi: Paparan Sinar Matahari Berkaitan dengan Obesitas

Studi: Paparan Sinar Matahari Berkaitan dengan Obesitas

Health | Selasa, 27 Oktober 2015 | 10:01 WIB

Terkini

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari

Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 18:23 WIB

Mulsa Perak Jadi Senjata Petani Lawu Hadapi Musim Kemarau

Mulsa Perak Jadi Senjata Petani Lawu Hadapi Musim Kemarau

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 18:22 WIB

0819 Nomor Apa? Panduan Lengkap Mengenal Provider di Balik Awalan Ini

0819 Nomor Apa? Panduan Lengkap Mengenal Provider di Balik Awalan Ini

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 18:20 WIB

Setrika Cosmos Ada Model Apa Saja? Ini 11 Pilihan dengan Daya 400 Watt

Setrika Cosmos Ada Model Apa Saja? Ini 11 Pilihan dengan Daya 400 Watt

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:20 WIB

Pernah Buat Indonesia Tersingkir, Pelatih Singapura Tak Takut Hadapi Kevin Diks Cs di GBK

Pernah Buat Indonesia Tersingkir, Pelatih Singapura Tak Takut Hadapi Kevin Diks Cs di GBK

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 18:19 WIB

Surat Penetapan Eksekusi PN Padang Disobek, Pengadilan Lapor ke Polisi

Surat Penetapan Eksekusi PN Padang Disobek, Pengadilan Lapor ke Polisi

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 18:16 WIB

Prabowo Minta Segera Tuntaskan IEU-CEPA

Prabowo Minta Segera Tuntaskan IEU-CEPA

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:14 WIB

Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang

Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 18:13 WIB

Pemkot Kendari Resmi Larang Pengecer Jual BBM Subsidi

Pemkot Kendari Resmi Larang Pengecer Jual BBM Subsidi

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 18:13 WIB

×