Vaksinasi DBD Kini Bisa Dilakukan di Rumah

Ririn Indriani

Kamis, 02 Februari 2017 | 02:12 WIB
Vaksinasi DBD Kini Bisa Dilakukan di Rumah
Ilustrasi vaksin.

Suara.com - Masih segar dalam ingatan, pada awal tahun lalu warga Banten sempat dicekam demam berdarah hingga pemerintah daerah harus menyatakan bahwa wilayah tersebut dalam kondisi darurat. Seperti Jakarta, jumlah pasien DBD di wilayah tersebut juga meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Apakah serangan demam berdarah akan kembali terjadi pada awal tahun ini di tengah curah hujan yang tinggi? “Berbeda dengan beragam kasus DBD beberapa tahun silam yang hanya muncul di musim hujan, penyakit ini kini muncul sepanjang tahun di berbagai wilayah Indonesia. Bahkan tanda bintik merah dan demam tinggi sudah tidak bisa lagi dijadikan acuan untuk mengidentifikasi gejala DBD,” ujar dr Stephanie Patricia, dari Medi-call Indonesia, aplikasi layanan kesehatan on-demand terkemuka di Indonesia.

Karena itu, masyarakat harus ekstra waspada terhadap gejala yang timbul dan mengambil langkah cepat bila terkena demam berdarah. “Jika terlambat ditangani, pasien bisa mengalami kebocoran plasma dan perdarahan saluran cerna hingga mengakibatkan kematian,” ujarnya.

Namun masyarakat di kota besar bisa cukup lega dengan kehadiran vaksin DBD, Dengvaxia, yang telah beredar sejak akhir tahun lalu. Lebih hebat lagi, vaksin yang hanya dapat diuji efektivitasnya oleh pasien berusia 9-15 tahun ini bisa dilakukan di rumah, karena vaksin ini telah tersedia di sejumlah apotik ternama, seperti K-24 yang buka selama 24 jam, sehingga dokter dapat memperoleh vaksin dengan mudah.

“Pasien pun dapat memanggil dokter ke rumah untuk melakukan vaksinasi melalui aplikasi berbasis Android, Medi-call. Aplikasi berbasis lokasi ini akan menemukan dokter yang paling dekat dengan lokasi pasien sehingga mereka bisa mendapat layanan kesehatan lebih cepat. Jadi pasien tak harus khawatir macet atau mengganggu aktivitas di rumah seperti biasa,” ujarnya.

Sejak diluncurkan akhir tahun lalu, Medi-call juga telah dipercaya para dokter di Bali agar mereka dapat melayani pasien lebih cepat. Tak hanya warga Bali, para wisatawan juga kerap memanfaatkan aplikasi yang dianggap penting ini agar dapat mendapat layanan kesehatan dengan segera di mana saja.

Pada Februari 2017, aplikasi yang dilahirkan oleh para dokter Indonesia ini akan segera diluncurkan di Jakarta, dan tersedia di iOS App Store dalam waktu dekat.

Menurut dr Stephanie, vaksin DBD di luar negeri sebenarnya sudah tersedia untuk pasien segala usia.

“Di Indonesia, vaksin DBD untuk usia di luar 9-18 tahun saat ini sedang dalam proses registrasi dan administrasi pada Badan Pengelolaan Obat dan Makanan (BPOM) dan kita harapkan bisa segera tersedia tahun ini. Dengan demikian, penyakit DBD bisa dicegah dan tidak lagi menakutkan bagi masyarakat,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkes Uji Coba 3 Vaksin, Salah Satunya untuk Kanker Serviks

Kemenkes Uji Coba 3 Vaksin, Salah Satunya untuk Kanker Serviks

Health | Selasa, 17 Januari 2017 | 18:56 WIB

Tiga Vaksin Baru Ini Diuji Coba 2017

Tiga Vaksin Baru Ini Diuji Coba 2017

Health | Kamis, 29 Desember 2016 | 19:31 WIB

Terkini

Waspada! Modus Baru Judi Online Pakai QRIS, Deposit Rp5.000 Sasar Anak-anak

Waspada! Modus Baru Judi Online Pakai QRIS, Deposit Rp5.000 Sasar Anak-anak

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Geledah Kantor Imigrasi Jakpus dan Jaksel, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura Terkait Kasus Silmy Karim

Geledah Kantor Imigrasi Jakpus dan Jaksel, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura Terkait Kasus Silmy Karim

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:32 WIB

BPS: Pengangguran Sumsel Naik Jadi 3,60 Persen, Pertanian Tetap Serap Terbanyak

BPS: Pengangguran Sumsel Naik Jadi 3,60 Persen, Pertanian Tetap Serap Terbanyak

Sumsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:30 WIB

M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!

M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Hakim Kabulkan 5 Saksi, Nadiem Optimistis Menang Banding

Hakim Kabulkan 5 Saksi, Nadiem Optimistis Menang Banding

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis

Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Kita Tak Kekurangan Program Lingkungan, Kita Kekurangan Kebiasaan

Kita Tak Kekurangan Program Lingkungan, Kita Kekurangan Kebiasaan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:28 WIB

AS Lipat Gandakan Produksi Komponen Interseptor Rudal PAC-3 dan THAAD

AS Lipat Gandakan Produksi Komponen Interseptor Rudal PAC-3 dan THAAD

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Persoalkan Uang Pengganti Rp809 Miliar, Nadiem Minta Hakim Banding Batalkan Vonis 10 Tahun

Persoalkan Uang Pengganti Rp809 Miliar, Nadiem Minta Hakim Banding Batalkan Vonis 10 Tahun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Koalisi Sipil Minta Audiensi dengan DPR, Desak Putusan MK soal MBG Segera Dieksekusi

Koalisi Sipil Minta Audiensi dengan DPR, Desak Putusan MK soal MBG Segera Dieksekusi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:21 WIB

×