Sering Marah-Marah Tanda Tekanan Darah Meningkat? Ini Faktanya!

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 23 Februari 2017 | 15:45 WIB
Sering Marah-Marah Tanda Tekanan Darah Meningkat? Ini Faktanya!
Ilustrasi marah-marah. [Shutterstock]

Suara.com - Tak semua orang mampu mengontrol emosinya. Ada beberapa orang yang memiliki pembawaan tenang, namun ada pula beberapa orang yang tergolong cepat naik pitam.

Ternyata, menurut dr Arieska Ann Soenarta, SpJP, FIHA, selaku Pakar Hipertensi & Pendiri InaSH, kebiasaan marah-marah ini bisa menyebabkan tekanan darah meningkat. Seperti diketahui, hipertensi merupakan faktor risiko dari berbagai penyakit, termasuk gangguan jantung dan stroke.

"Jadi ketika marah-marah itu, adrenalin meningkat. Hal ini menyebabkan pembuluh darah mengecil sehingga tekanan darah meningkat, begitu juga dengan kaget. Orang kaget dengar sesuatu itu, tekanan darahnya juga langsung naik," ujar dia pada temu media '11th Scientific Meeting of Indonesian Society of Hypertension' di Jakarta, Kamis (23/2/2017).

Sayangnya, tak semua orang menyadari adanya risiko tekanan darah tinggi yang dialaminya. Apalagi, kata dr Ann, hipertensi merupakan pembunuh diam-diam karena tak menunjukkan gejala awal.

"Gejala khusus itu umumnya tidak ada. Paling baru muncul ketika kerusakan organ sudah terjadi. Tahu-tahu stroke, atau tahu-tahu kena serangan jantung," tambah dia.

Untuk itu, dr Anna mengajak agar masyarakat melakukan pengecekan tekanan darah secara berkala. Bagi mereka yang masih berusia dibawah 30 tahun dianjurkan rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah minimal setahun sekali.

"Kalau sudah usia 40 tahun ke atas minimal 2 kali setahun lah di cek tekanan darah. Apalagi kalau ada obesitas dan riwayat keluarga hipertensi, harus lebih rajin lagi," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Risiko Hipertensi Ditentukan Sejak Berada di Dalam Kandungan

Risiko Hipertensi Ditentukan Sejak Berada di Dalam Kandungan

Health | Sabtu, 12 November 2016 | 16:12 WIB

Suka Marah-Marah? Itu Tanda Kurang Piknik

Suka Marah-Marah? Itu Tanda Kurang Piknik

Health | Senin, 24 Oktober 2016 | 09:07 WIB

Divonis Pembesaran Jantung, Apa yang Harus Dilakukan?

Divonis Pembesaran Jantung, Apa yang Harus Dilakukan?

Health | Senin, 17 Oktober 2016 | 18:29 WIB

Waspada, Hipertensi Rentan Picu Diabetes

Waspada, Hipertensi Rentan Picu Diabetes

Health | Minggu, 18 September 2016 | 17:42 WIB

Suka Marah-Marah? Belum Tentu Hipertensi!

Suka Marah-Marah? Belum Tentu Hipertensi!

Health | Jum'at, 24 Juni 2016 | 08:38 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB