Studi: Minum Teh Teratur Bisa Cegah Diabetes Tipe 2

Ririn Indriani

Jum'at, 31 Maret 2017 | 08:37 WIB
Studi: Minum Teh Teratur Bisa Cegah Diabetes Tipe 2
Ilustrasi teh hangat. [shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan mengklaim, minum teh secara rutin setiap hari bisa membantu pencegahan penyakit diabetes tipe 2. Senyawa yang ditemukan di dalam daun teh disebut mampu memblokir gula untuk masuk ke dalam darah.

Teh mengandung banyak polifenol, sebuah senyawa kuat yang mampu memblokir penyerapan gula ke dalam darah. Dalam dunia medis, mengontrol kadar gula darah dikenal penting bagi pencegahan kondisi yang berpotensi mematikan dan merupakan kunci mengurangi risiko komplikasi yang mengubah hidup bagi mereka yang sudah didiagnosa diabetes tipe 2.

“Setelah air, teh adalah minuman yang paling umum dikonsumsi di dunia. Penelitian baru menunjukkan, teh amat baik bagi kesehatan dan kesejahteraan, berapa pun usia Anda,” ujar Dr Tim Bond, dari Tea Advisory Panel, kepada MailOnline.

Menurutnya, polifenol dalam teh mampu menurunkan GI atau indeks glikemik yang berasal dari minuman manis. Ia menambahkan, minum teh merupakan salah satu upaya dalam mengontrol glukosa darah.

Para peneliti menguji efek minum teh pada 24 peserta. Setengah dari mereka memiliki kadar gula darah normal, sementara yang lain telah didiagnosa pra-diabetes.

Sehari sebelum percobaan, kedua kelompok tersebut diminta untuk menghindari olahraga apapun dan makan cukup. Mereka semua diberi makan malam kecil rendah gula.

Pada keesokan harinya, para peneliti mengambil sampel darah para relawan tersebut dalam keadaan puasa. Mereka diberi minuman manis dan minuman yang mengandung polifenol atau plasebo. Sampel darah selanjutnya diambil 30, 60, 90 dan 120 menit kemudian.

Percobaan tersebut diulang sebanyak tiga kali, dengan celah waktu selama satu minggu, sehingga memungkinkan para peneliti untuk mengamati secara akurat dan merekam respons masing-masing relawan.

Seperti yang diharapkan, lonjakan terbesar kadar gula darah terlihat ketika relawan diberi minuman manis. Namun yang mengejutkan, polifenol di dalam teh mampu menekan secara signifikan lonjakan gula darah tersebut.

Dalam sebuah temuan yang terpisah, tidak ada perbedaan antara tingkat insulin relawan pada setiap titik penelitian. Insulin merupakan hormon yang menyebabkan kelebihan gula darah, yang dapat merusak pembuluh darah dan organ.

Gangguan respons insulin adalah salah satu yang dimiliki pasien pra-diabetes, yang biasanya masih berada di tingkat bawah tapi belum cukup tinggi untuk didiagnosa sebagai diabetes tipe 2.

Penelitian yang telah dimuat dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition ini merupakan serangkaian uji coba yang mengkonfirmasi manfaat kesehatan dari secangkir teh.

Bisa Kurangi Risiko Alzheimer
Sebelumnya, para peneliti juga mengamati lebih serius soal manfaat teh. Kesimpulan yang didapat menyatakan, minum secangkir teh setiap hari ternyata dapat menurunkan risiko demensia hingga 50 persen.

Bagi mereka yang telah memiliki gen demensia, minum secangkir teh setiap hari dilansir Daily Mail, dapat memangkas kemungkinan pengembangan gumpalan beracun dalam otak sebanyak 86 persen.

Menurut para ilmuwan dari National University of Singapore, teh hijau ataupun teh hitam sama manfaatnya dalam menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan Alzheimer. (Nessy Febrinastri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teh Oolong Bisa Langsingkan Tubuh dengan Cepat

Teh Oolong Bisa Langsingkan Tubuh dengan Cepat

Lifestyle | Selasa, 14 Maret 2017 | 16:36 WIB

Ini Manfaat Teh Hitam bagi Kesehatan

Ini Manfaat Teh Hitam bagi Kesehatan

Health | Kamis, 19 November 2015 | 09:17 WIB

Ini Manfaatnya Minum 3 Cangkir Teh Setiap Hari

Ini Manfaatnya Minum 3 Cangkir Teh Setiap Hari

Health | Selasa, 10 November 2015 | 07:15 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB