Tiga Penyakit Ini Ditandai Bau Badan Tak Sedap

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Jum'at, 14 April 2017 | 14:10 WIB
Tiga Penyakit Ini Ditandai Bau Badan Tak Sedap
Ilustrasi bau badan. (Shutterstock)

Suara.com - Mandi secara teratur dapat menghilangkan bau badan dan mencegah penularan penyakit melalui bakteri. Tapi pada sebagian orang, mandi secara teratur tetap tak ampuh menghilangkan bau badan yang menyerupai ikan busuk, bau kaki atau aroma kubis rebus.

Nah, jika mengalami kondisi ini, maka bisa jadi Anda sedang mengalami penyakit tak biasa yang dapat membahayakan kesehatan secara keseluruhan. Berikut adalah tiga penyakit yang ditandai dengan bau badan tak sedap seperti dilansir dari laman Prevention.

1. Trimethylaminuria

Orang dengan penyakit ini kerap memiliki bau badan yang menyerupai ikan busuk. Pasalnya, tubuh mereka tidak bisa memecah senyawa trimetilamina dari konsumsi telur, hati atau ikan di dalam usus sehingga tertinggal bau tak sedap pada keringatnya.

Terhambatnya pemecahan senyawa trimetilamina ini disebabkan konsumsi makanan penyerta, seperti brokoli dan kecambah. Untuk itu sebaiknya hindari konsumsi kelompok makanan diatas secara bersamaan jika tak ingin memiliki bau badan tak sedap.

2. Isovaleric asidemia

Penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan otak signfikan bahkan kematian, terutama pada anak-anak. Kondisi ini disebabkan mutasi genetik, menyebabkan kekurangan enzim isovaleric yang membantu memecah asam amino leusin.

Sehingga tanpa enzim tersebut leusin hanya dipecah sebagian dan menimbulkan bau tak sedap pada keringat, menyerupai bau kaki. Tidak ada obat untuk kondisi ini, tetapi menghindari makanan yang kaya leusin, seperti keju dan susu bisa membantu mengurangi bau badan tak sedap.

3. Hypermethioninemia

baca juga

Kondisi ini terjadi ketika ada terlalu banyak asam amino metionin dalam tubuh. Ini adalah asam amino langka yang mengandung belerang dan ketika metionin tidak dimetabolisme dengan benar, dapat mengakibatkan bau badan tak sedap menyerupai kubisan rebus. Hal ini dapat terjadi karena Anda makan terlalu banyak metionin, yang ada dalam makanan kaya protein, seperti daging dan keju.

Pada kasus yang parah, ketidakmampuan menghasilkan enzim dapat menyebabkan masalah neurologis dan kelemahan otot. Sekali lagi, pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari makanan yang mengandung metionin dan mengonsumsi suplemen yang disarankan dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ingin Bau Badan, Hindari 8 Makanan Ini

Tak Ingin Bau Badan, Hindari 8 Makanan Ini

Health | Jum'at, 06 Januari 2017 | 08:02 WIB

Hubungan Bau Badan dan Diet Makanan Mentah

Hubungan Bau Badan dan Diet Makanan Mentah

Health | Senin, 31 Oktober 2016 | 10:51 WIB

Ini Lima Kesalahan saat Memakai Deodoran

Ini Lima Kesalahan saat Memakai Deodoran

Health | Jum'at, 02 September 2016 | 10:49 WIB

Lakukan Ini Bila Anda Bau Badan

Lakukan Ini Bila Anda Bau Badan

Health | Senin, 25 Juli 2016 | 20:16 WIB

4 Cara Sederhana Mengusir Bau Badan Tak Sedap

4 Cara Sederhana Mengusir Bau Badan Tak Sedap

Lifestyle | Senin, 16 Mei 2016 | 14:01 WIB

Terkini

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 09:02 WIB

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 08:59 WIB

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

×