Studi: Ngopi Minimal 3 Kali Sehari Kurangi Risiko Kanker Prostat

Arsito Hidayatullah | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 28 April 2017 | 14:11 WIB
Studi: Ngopi Minimal 3 Kali Sehari Kurangi Risiko Kanker Prostat
Ilustrasi secangkir kopi. [Shutterstock]

Suara.com - Minum lebih dari tiga cangkir kopi sehari dapat mengurangi risiko kanker prostat hingga lebih dari 50 persen. Demikian satu kesimpulan terbaru dari hasil penelitian terhadap 7.000 lelaki Italia.

Temuan itu sendiri kemudian telah divalidasi dalam laboratorium yang mengemukakan bahwa kandungan kafein dalam kopi mungkin memiliki beberapa efek perlindungan terhadap kanker.

"Pengamatan pada sel kanker memungkinkan kita mengatakan bahwa efek menguntungkan yang diamati di antara 7.000 peserta kemungkinan besar disebabkan oleh kafein, dan bukan pada zat lain yang terkandung dalam kopi," kata Maria Benedetta Donati dari Institute for Research, Hospitalisation and Health Care (IRCCS) Neuromed di Pozzilli, Italia.

Penelitian yang dipublikasikan di International Journal of Cancer ini menyoroti hal yang masih diperdebatkan sampai saat ini, yakni peran kopi dan khususnya kafein, terkait dengan kanker prostat. Efek perlindungan kanker dari kopi sendiri juga telah disarankan oleh beberapa penelitian terbaru.

"Dalam beberapa tahun terakhir, kita sudah melihat sejumlah studi internasional mengenai masalah ini. Namun bukti ilmiah dianggap belum cukup untuk menarik kesimpulan. Terlebih lagi, dalam beberapa kasus hasilnya kontradiktif," ungkap penulis pertama penelitian, George Pounis dari IRCCS Neuromed.

Oleh karena itu, lanjut Punis, tujuan melakukan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan di bidang tersebut dan untuk memberikan pandangan yang lebih jelas.

Dalam penelitian ini, sekitar 7.000 lelaki diamati rata-rata selama empat tahun lamanya. Dengan menganalisis kebiasaan konsumsi kopi mereka dan membandingkannya dengan kasus kanker prostat yang terjadi dari waktu ke waktu, peneliti melihat pengurangan risiko bersih sebanyak 53 persen pada mereka yang minum lebih dari tiga cangkir sehari.

Kemudian, para peneliti mencari konfirmasi dengan menguji tindakan ekstrak kopi pada sel kanker prostat dalam penelitian laboratorium. Mereka menguji khususnya ekstrak yang mengandung kafein dan tanpa kafein. Dan ternyata, yang secara signifikan mengurangi proliferasi sel kanker adalah yang sebagian besar hilang dengan ekstrak tanpa kafein. Para peneliti percaya bahwa pembuatan kopi ala Italia mungkin juga berkontribusi terhadap efek perlindungan.

"Kita harus ingat bahwa penelitian dilakukan pada populasi sentral Italia," kata Licia Iacoviello dari IRCCS Neuromed mencatat.

"Mereka menyiapkan kopi dengan cara yang sangat Italia: tekanan tinggi, suhu air yang sangat tinggi, dan tanpa filter. Cara ini berbeda dengan yang diikuti di negara lain di dunia, yang mungkin dapat menyebabkan konsentrasi zat bioaktif yang lebih tinggi. Ini akan sangat menarik, untuk mengeksplorasi aspek ini," kata Iacoviello.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Temukan Kenikmatan Kopi dari Negeri Kopi

Temukan Kenikmatan Kopi dari Negeri Kopi

Video | Senin, 03 April 2017 | 13:12 WIB

Inilah Cara Ngopi yang Sehat!

Inilah Cara Ngopi yang Sehat!

Video | Sabtu, 11 Maret 2017 | 11:57 WIB

6 Jenis Kanker Paling Mematikan di Indonesia

6 Jenis Kanker Paling Mematikan di Indonesia

Health | Selasa, 04 Oktober 2016 | 09:28 WIB

Hati-hati, Menyeruput Kopi Panas Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Hati-hati, Menyeruput Kopi Panas Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Health | Kamis, 16 Juni 2016 | 13:00 WIB

Seks, Cara Menyenangkan Turunkan Risiko Kanker Prostat

Seks, Cara Menyenangkan Turunkan Risiko Kanker Prostat

Health | Kamis, 12 Mei 2016 | 20:58 WIB

Studi: Tomat Efektif Melawan Kanker Prostat

Studi: Tomat Efektif Melawan Kanker Prostat

Health | Selasa, 17 November 2015 | 12:20 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB