Apa Itu Hipertensi Jas Putih?

Senin, 22 Mei 2017 | 19:32 WIB
Apa Itu Hipertensi Jas Putih?
Ilustrasi pemeriksaan tekanan darah yang dilakukan dokter. (Shutterstock)

Suara.com - Ada fenomena kesehatan yang umum terjadi kala pasien melakukan cek tekanan darah di klinik atau rumah sakit, yaitu hasil pengukuran tekanan darah yang lebih tinggi setiap kali berkunjung ke dokter, tetapi lebih rendah saat berada di luar klinik atau rumah sakit.

Nah, pola tekanan darah ini disebut “hipertensi jas putih” (white coat hypertension), lantaran tekanan darah naik setiap kali diperiksa oleh petugas kesehatan yang identik dengan warna putih.

"Ketika seorang pasien melakukan cek tekanan darah di sebuah klinik atau rumah sakit dinyatakan terkena hipertensi, tapi ketika diberi obat malah menunjukkan hal sebaliknya," jelas Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S. di Jakarta, Senin (22/5/2017).

Hasil yang tak akurat inilah, kata dia, yang menjadi alasan mengapa masyarakat dianjurkan melakukan cek tekanan darah berulang-ulang agar mendapatkan hasil yang akurat. Tak hanya itu, Yuda juga menghimbau agar masyarakat melakukan tes menggunakan alat hipertensi di rumah dibanding pergi ke klinik atau rumah sakit.

"Lebih baik di rumah berulang-ulang, akan lebih menunjukkan tekanan darah sebenarnya dibanding melakukan satu kali di klinik," imbuhnya.

Hasil tes yang berbeda, lanjut Yuda, memang bisa terjadi karena terkadang pasien memiliki beban psikologis lebih besar ketika melakukan cek tekanan darah secara formal sehingga mendapatkan hasil yang kurang akurat.

"Orang dengan hipertensi dianjurkan melakukan cek tekanan darah di rumah. Sehari dua kali pada pagi dan sore hari. Lakukan selama tujuh hingga sepuluh hari lalu hitung rata-ratanya," lanjut Yuda.

Untuk mendukung gerakan tersebut, PT Omron Healthcare Indonesia ikut berpartisipasi dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya hipertensi di Indonesia lewat program "May Measurement Month 2017" bersama dengan Indonesian Society of Hypertension.

Selain itu, digelar pula kegiatan sosial dengan menyumbangkan 500 alat pengukur tekanan darah digital dan meluncurkan alat pengukur tekanan darah HEM-7280T yang memungkinkan pengguna memonitor data tekanan darah melalui aplikasi Omron Connect yang dapat diunduh ponsel berbasis Android maupun iPhone iOS.

Inovasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui pemeriksaan tekanan darah secara teratur di rumah.

Perlu diketahui, hingga saat ini hipertensi menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Diperkirakan, sebanyak sembilan juta populasi manusia menderita hipertensi.

Faktor risiko hipertensi di antaranya genetik, merokok, polusi, depresi, cedera kepala, masalah tidur, stres dan radiasi ponsel.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terkena hipertensi, menurut Yuda, melakukan aktivitas sosial, aktifitas fisik, aktifitas mental, serta mengonsumsi ikan dan sayur-sayuran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI