Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Dinda Rachmawati

Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja (Mika Daycare)
  • Pemerintah melalui UU Nomor 4 Tahun 2024 mendorong penyediaan fasilitas daycare di lingkungan kerja untuk memenuhi hak pengasuhan anak.
  • Dokter spesialis anak menyatakan bahwa daycare berkualitas mendukung perkembangan nutrisi, stimulasi, kelekatan, kesehatan, serta lingkungan belajar anak yang optimal.
  • Penyediaan akses daycare membantu perempuan mempertahankan karier sekaligus memastikan anak mendapatkan pengasuhan terstruktur di lingkungan yang aman.

Suara.com - Di tengah meningkatnya partisipasi perempuan di dunia kerja, satu tantangan yang terus muncul adalah bagaimana memastikan anak tetap mendapatkan pengasuhan yang optimal. Bagi banyak ibu, dilema antara karier dan kebutuhan anak masih menjadi realitas sehari-hari.

Plt. Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Rini Handayani, menegaskan bahwa negara mulai merespons kebutuhan ini secara lebih serius. Pemerintah mendorong kehadiran sistem pengasuhan alternatif yang lebih terstruktur, termasuk di lingkungan kerja dan komunitas.

“Ini dibutuhkan waktu sekitar dua tahun bagaimana pemerintah memberikan dukungan kepada para ibu bekerja, terutama dalam memenuhi hak anak melalui pengasuhan yang layak,” ujarnya.

Melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak, negara juga mulai mengatur penyediaan fasilitas pendukung bagi ibu bekerja, termasuk taman pengasuhan anak (TPA). Artinya, daycare tidak lagi diposisikan sebagai opsi tambahan, melainkan bagian dari sistem perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Daycare dari Perspektif Medis: Lebih dari Sekadar Penitipan

Masih banyak anggapan bahwa daycare hanya tempat menitipkan anak saat orang tua bekerja. Padahal, jika dikelola dengan baik, daycare justru bisa menjadi lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Dokter spesialis anak, Dr. Dewi Kartika Suryani, SpA, menjelaskan bahwa ada lima fondasi utama tumbuh kembang anak: nutrisi, stimulasi, kelekatan (attachment), kesehatan, serta lingkungan yang aman dan minim stres. Kelima aspek ini saling berkaitan dan idealnya hadir secara konsisten dalam keseharian anak.

“Daycare yang berkualitas bisa memenuhi hampir semua aspek tersebut secara bersamaan,” ujarnya.

Dari sisi nutrisi, daycare membantu membangun kebiasaan makan yang lebih teratur. Anak-anak yang makan bersama teman cenderung lebih lahap dan lebih berani mencoba makanan baru. Ini berbeda dengan kebiasaan makan sambil menonton yang bersifat pasif dan sering membuat anak tidak fokus pada makanannya.

“Ketika anak makan bersama teman-temannya, dia cenderung lebih lahap dan berani mencoba makanan baru. Itu kelebihan yang sering tidak didapat jika anak makan sendiri sambil menonton di rumah,” jelasnya.

Untuk stimulasi, daycare menawarkan interaksi yang jauh lebih kaya dibandingkan di rumah, terutama jika anak hanya ditemani layar. Interaksi dua arah, seperti bermain, berbicara, dan merespons teman sebaya, sangat penting untuk perkembangan kognitif dan sosial. Anak belajar memahami emosi, bergantian, hingga menyelesaikan masalah sederhana.

“Stimulasi itu harus interaktif, ada timbal balik. Kalau hanya nonton, itu pasif. Di daycare, anak belajar merespons, bermain, dan berkomunikasi,” lanjutnya.

Aspek attachment atau kelekatan juga sering kali lebih stabil di daycare yang memiliki sistem pengasuh tetap. Anak membutuhkan figur yang konsisten agar merasa aman. 

Pergantian pengasuh yang terlalu sering, yang kerap terjadi pada pengasuhan individual di rumah bisa memengaruhi rasa percaya diri dan keamanan emosional anak.

Dari sisi kesehatan, meski daycare mempertemukan anak dengan lebih banyak orang (dan potensi paparan penyakit), hal ini tidak selalu berdampak negatif. Justru, anak dengan pola makan baik, tidur cukup, dan rutinitas teratur cenderung memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total

Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total

News | Senin, 27 April 2026 | 11:55 WIB

Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia

Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia

News | Senin, 27 April 2026 | 11:39 WIB

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

News | Senin, 27 April 2026 | 11:19 WIB

Terkini

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB