Bisul di Kelopak Mata, Bagaimana Mengobatinya?

Ririn Indriani Suara.Com
Kamis, 06 Juli 2017 | 17:50 WIB
Bisul di Kelopak Mata, Bagaimana Mengobatinya?
Ilustrasi bisul pada kelopak mata. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat sore Dokter,
Di kelopak mata saya ada bisul. Saya sudah ke dokter umum dan hanya diberi antibiotika saja untuk mengempiskan. Apakah itu efektif, Dok? Mohon penjelasannya. Terima kasih.

BR
 
Jawab:

Selamat sore Saudara BR,
Apabila ada benjolan di kelopak mata maka bisa disebabkan akibat hordeolum atau kalazion. Hordeolum adalah pembengkakan pada kelenjar minyak dan kelenjar keringat yang berada di area sekitar folikel bulu mata.

Bila terjadi sumbatan pada kelenjar-kelenjar ini maka bisa terjadi perkembangan bakteri sehingga timbul infeksi dan peradangan yang membuat kelopak mata menjadi bengkak, merah, gatal dan nyeri.

Jika hordelum internal tidak terdrainasi dan tidak sembuh, maka kondisi hordeolum ini akan berubah menjadi kalazion. Kalazion tumbuh lebih lambat dari hordeolum. Tidak seperti hordeolum, kalazion seringkali tidak nyeri, kelopak mata tidak memerah dan hanya membengkak saja.

Dari apa yang Anda keluhkan kemungkinan mengalami kalazion. Cara untuk mengatasi hordeolum atau kalazion, sebagai berikut:
 
1. Kompres hangat dan basah selama 5 sampai 10 menit, 3-6 kali sehari untuk membantu daerah yang terkena untuk lebih cepat sembuh. Hal ini juga dapat membantu membuka pori-pori tersumbat sehingga dapat menguras dan mengeluarkan isi benjolannya.
2. Biarkan kalazion atau hordelum terbuka sendiri. Jangan memencet atau membukanya, kecuali memang dibantu oleh dokter mata.
3. Jangan memakai make-up mata atau kontak lensa sampai daerah telah sembuh.
4. Rajin mencuci wajah terutama di daerah kelopak mata dan sekitar bulu mata apabila setelah menggunakan make up seperti eyeliner, eyeshadow, mascara, bulu mata palsu.

Untuk pengobatan hordeolum ataupun kalazion adalah seringkali diberikan obat anti bakteri (antibiotik) obat antibiotik salep atau antibiotik tetes, atau antibiotik minum (oral), terkadang juga diberikan obat anti radang untuk mengatasinya. Dan dalam waktu beberapa minggu biasanya keluhan akan membaik.

Namun, apabila tidak kunjung kempes maka sebaiknya dibawa ke dokter mata, mungkin akan diberikan tambahan terapi misalnya bila perlu diinsisi dan didrainase

Demikian penjelasan yang dapat saya sampaikan, semoga membantu. Terima kasih.

Dijawab oleh: dr. Ni Putu Tesi Maratni
Sumber: https://meetdoctor.com/

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI