Begini Jadinya Jika Bayi Terpapar Alkohol Sejak di Kandungan

Pebriansyah Ariefana, Dinda Rachmawati

Minggu, 09 Juli 2017 | 08:08 WIB
Begini Jadinya Jika Bayi Terpapar Alkohol Sejak di Kandungan
Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru mengungkap, keterpaparan bayi terhadap alkohol di dalam rahim menyebabkan perubahan pada sistem penghargaan otak. Itu kemudian meningkatkan risiko kecanduan obat di kemudian hari.

Hal tersebut dapat dilihat karena adanya efek endokannibinoid, bahan kimia yang mirip dengan ganja yang dihasilkan oleh otak itu sendiri. Setelah otak bayi di dalam rahim terpapar alkohol, endokannibinoid ini selanjutnya akan mempengaruhi neuron dopamin tertentu. Itu mempengaruhi dirinya memiliki perilaku kecanduan di masa yang akan datang.

Endokannibinoid akan melemahkan sinapsis rangsang ke neuron dopamin, di daerah tegmental ventral (VTA) - bagian otak yang terlibat dalam proses kecanduan, perhatian dan penghargaan.

"Hasil akhirnya adalah bahwa neuron dopamin di otak menjadi lebih sensitif terhadap penyalahgunaan obat. Jadi, di kemudian hari, seseorang membutuhkan lebih sedikit penggunaan narkoba untuk menjadi kecanduan," kata Roh-Yu Shen, ilmuwan peneliti senior di Universitas di Buffalo.

Namun, di otak bayi yang terpapar alkohol, efek endokannibinoid berkurang karena adanya penurunan fungsi reseptor endokannibinoid.

Akibatnya, sinapsis rangsang kehilangan kemampuan untuk melemah dan terus menguat, yang dipercaya Shen bahwa ini mekanisme otak kritis untuk meningkatkan risiko kecanduan, catat makalah The Journal of Neuroscience.

"Dengan memahami peran endokannibinoid dalam meningkatkan kerentanan otak terhadap kecanduan, kita dapat mulai mengembangkan terapi obat atau intervensi lain untuk melawan efek itu dan, mungkin, konsekuensi negatif lainnya dari keterpaparan alkohol prenatal," Shen mencatat.

Paparan alkohol di dalam rahim juga penyebab utama cacat lahir dan kelainan perkembangan saraf. Fetal Alcohol Spectrum Disorders (FASD) menyebabkan masalah kognitif dan perilaku.

Selain meningkatnya kerentanan alkohol dan gangguan penggunaan zat lainnya, FASD dapat menyebabkan masalah kesehatan mental lainnya termasuk attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), depresi, kecemasan dan masalah dengan kontrol impuls.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenhub Apresiasi Pihak yang Bantu Persalinan Bayi di Batik Air

Kemenhub Apresiasi Pihak yang Bantu Persalinan Bayi di Batik Air

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 14:53 WIB

Penumpang Batik Air Melahirkan di Pesawat

Penumpang Batik Air Melahirkan di Pesawat

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 14:46 WIB

Usai Dikaruniai Bayi Kembar, Ronaldo Bakal Dapat Momongan Lagi?

Usai Dikaruniai Bayi Kembar, Ronaldo Bakal Dapat Momongan Lagi?

Bola | Sabtu, 08 Juli 2017 | 09:09 WIB

Selamat! Olivia Jensen Dikaruniai Bayi Perempuan

Selamat! Olivia Jensen Dikaruniai Bayi Perempuan

Entertainment | Jum'at, 07 Juli 2017 | 14:16 WIB

Celine Evangelista Hamil Lima Bulan

Celine Evangelista Hamil Lima Bulan

Entertainment | Kamis, 06 Juli 2017 | 10:29 WIB

Napas Bayi Bunyi "Grok-grok", Berbahayakah?

Napas Bayi Bunyi "Grok-grok", Berbahayakah?

Health | Rabu, 05 Juli 2017 | 17:12 WIB

Lahir di Pesawat, Bayi Ini Dihadiahi Terbang Gratis Seumur Hidup

Lahir di Pesawat, Bayi Ini Dihadiahi Terbang Gratis Seumur Hidup

Lifestyle | Selasa, 04 Juli 2017 | 19:11 WIB

Bocah Kelas 5 SD Menciptakan Pencegah Kematian Bayi di Mobil

Bocah Kelas 5 SD Menciptakan Pencegah Kematian Bayi di Mobil

Otomotif | Selasa, 04 Juli 2017 | 19:28 WIB

Bayi Terbesar di Dunia Dilahirkan

Bayi Terbesar di Dunia Dilahirkan

Health | Senin, 03 Juli 2017 | 21:12 WIB

Terkini

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×