Kemenhub Apresiasi Pihak yang Bantu Persalinan Bayi di Batik Air

Adhitya Himawan

Sabtu, 08 Juli 2017 | 14:53 WIB
Kemenhub Apresiasi Pihak yang Bantu Persalinan Bayi di Batik Air
Pesawat Batik Air di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (27/11/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengapresiasi semua pihak yang telah membantu seorang ibu melahirkan di dalam pesawat Batik Air dan kemudian dengan dengan sigap membawanya ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan lanjutan pada hari ini, Sabtu (8/7/2017).

"Hal ini mengindikasikan kesigapan dan kerjasama yang baik para operator di lapangan dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam keadaan darurat. Seperti misalnya para pramugari, pilot, petugas ATC, groundhandling dan petugas darat yang lain," demikian ujar Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agoes Soebagio, di Jakarta, Sabtu (8/7/2017).

Menurut Agoes, para operator di lapangan memang harus selalu siap sedia dan sigap dalam menjalankan tugasnya. Untuk itu mereka selalu mendapatkan pelatihan secara berkala dan kemudian diuji untuk mendapatkan sertifikat kelulusan dari Ditjen Perhubungan Udara.

Di sisi lain, Agoes juga menghimbau penumpang untuk memberikan informasi yang sesungguhnya terkait kesehatannya sebelum terbang. Termasuk salah satunya kondisi (usia kehamilan) ibu-ibu yang sedang hamil.

Dalam kejadian ini, ibu penumpang tersebut dalam surat pernyataannya sebelum terbang mengaku bahwa usia kehamilannya baru 4 bulan sehingga aman untuk terbang. Namun pada kenyataannya, usia kehamilannya sudah pada tahap untuk melahirkan.

"Kami menghimbau pada penumpang untuk memberikan informasi yang sebenarnya terkait kesehatannya. Karena bagaimanapun fasilitas dan personil kesehatan di pesawat sangat terbatas, tidak seperti rumah sakit atau tempat kesehatan lain di darat. Jadi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan agar kru di dalam pesawat bisa waspada, penumpang diharapkan memberi informasi yang benar," ujar Agoes lagi.

Seperti diketahui, seorang penumpang wanita bernama Nurul Samiah berusia 28 tahun dalam penerbangan Batik Air no penerbangan BTK 6500 dari Cengkareng menuju Denpasar mengalami pendarahan dan akhirnya melahirkan di dalam pesawat kurang lebih 23 menit sebelum mendarat di Denpasar, pada hari ini.

Dari informasi kru darat Lion di Cengkareng, ibu tersebut dalam surat pernyataannya menyatakan bahwa usia kehamilannya baru 4 bulan sehingga aman untuk naik pesawat.

baca juga

Namun pada kenyataannya, ibu tersebut mengalami pendarahan di atas pesawat type Boeing 737-900 ER beregistrasi PK-LBM tersebut.

Pramugari dan penumpang berhasil membantu persalinan bayi laki-lakinya dan kemudian segera melaporkan kepada pilot.

Pilot kemudian melaporkan ke AMC tower Bandara Ngurah Rai atas nama  I Wayan Raka Adnyana yang menginformasikan ke ground handling Gapura untuk request Ambulance KKP udara pukul 08.40 WITA dengan info awal pendarahan. AMC Tower menginformasikan ke petugas AMC ground yang di terima oleh I Nyoman Nurjana Trisantika dan meneruskan ke ASTL dan segera merapat ke ps 04 menunggu pesawar landing.

Pesawat landing pukul 09.05 WITA dan  merapat di apron pukul 09.13 WITA dengan informasi seorang ibu melahirkan di pesawat kurang lebih 23 menit sebelum landing. Bayi dalam keadaan selamat, berjenis kelamin laki-laki dengan berat kurang lebih 2,4kg normal komplit

Ibu dan bayi langsung dikirim melalui perimeter bandara menggunakan Ambulance KKP yang di-escort/ kawal mobil AMC menuju rumah sakit KASIH IBU Kedonganan dan tiba pukul 09.40 WITA.

 Selanjutnya ibu dan bayi  langsung ditangani oleh pihak rumah sakit dan dimasukan ke ruang ICU. Bayi diserahkan oleh ASTL AMC atas nama  Agus Agung Haryadi kepada Bidan Novi di ruang ICU RS KASIH IBU Kedonganan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penumpang Batik Air Melahirkan di Pesawat

Penumpang Batik Air Melahirkan di Pesawat

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 14:46 WIB

Pembebasan Lahan LRT Jabodetabek Telan Rp1,6 Triliun

Pembebasan Lahan LRT Jabodetabek Telan Rp1,6 Triliun

Bisnis | Sabtu, 08 Juli 2017 | 09:36 WIB

Ogah Copot Jam Tangan, Ibu Pejabat Tampar Petugas Bandara Manado

Ogah Copot Jam Tangan, Ibu Pejabat Tampar Petugas Bandara Manado

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 21:18 WIB

Lahir di Pesawat, Bayi Ini Dihadiahi Terbang Gratis Seumur Hidup

Lahir di Pesawat, Bayi Ini Dihadiahi Terbang Gratis Seumur Hidup

Lifestyle | Selasa, 04 Juli 2017 | 19:11 WIB

Kemenhub: Angkutan Udara Jadi Favorit Pemudik Lebaran 2017

Kemenhub: Angkutan Udara Jadi Favorit Pemudik Lebaran 2017

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 10:15 WIB

Menhub Minta Tarif Angkutan Online Berlaku Wajar

Menhub Minta Tarif Angkutan Online Berlaku Wajar

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 10:02 WIB

Kemenhub Siap Kirim Tim untuk Kecelakaan Helikopter Basarnas

Kemenhub Siap Kirim Tim untuk Kecelakaan Helikopter Basarnas

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 09:43 WIB

Menhub Buka Pintu Revisi Regulasi Angkutan Online

Menhub Buka Pintu Revisi Regulasi Angkutan Online

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 10:04 WIB

Runway Bandara Muhammad Taufik Kiemas Akan Diperpanjang

Runway Bandara Muhammad Taufik Kiemas Akan Diperpanjang

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 09:54 WIB

Jumlah Penumpang Pesawat Naik 12,88 Persen Dibanding Lebaran 2016

Jumlah Penumpang Pesawat Naik 12,88 Persen Dibanding Lebaran 2016

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 09:47 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×