Meski Menjijikkan, Air Liur Ternyata Mampu Obati Jerawat

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Sabtu, 15 Juli 2017 | 08:58 WIB
Meski Menjijikkan, Air Liur Ternyata Mampu Obati Jerawat
Ilustrasi tes air liur atau ludah. (Shutterstock)

Suara.com - Berbagai produk kecantikan mengklaim mampu mengatasi masalah jerawat yang menjadi momok bagi penampilan kaum hawa. Bahkan tak sedikit perempuan rela menggelontorkan uang jutaan rupiah hanya untuk memastikan kulitnya mulus tanpa jerawat.

Padahal ada cara sederhana yang disebut-sebut dapat mengatasi jerawat tanpa harus mengeluarkan kocek sedikitpun yakni dengan menggunakan ludah. Kedengaran menjijikkan ya, tapi kehebatan air ludah telah dibuktikan oleh penelitian.

Seperti dilansir dari laman Boldsky, air liur memiliki sifat antibakteri, antijamur, bahkan antiperadangan. Ludah juga disebut-sebut mengandung enzim seperti lysozyme, lactoferrin, peroxidase, defensins, cystatins dan antibodi seperti IgA, thrombospondin, dan leukosit yang membuat air liur mampu menyembuhkan masalah pads kulit.

Bila dioleskan pada kulit, kandungan nitrat pada air liur diurai menjadi oksida nitrat yang mampu membasmi pertumbuhan bakteri pada kulit. Nitrat pada air liur juga mendorong terbentuknya sel darah baru, sehingga mampu menyembuhkan bagian kulit yang terluka atau rusak.

Di Amerika Latin, air liur juga digunakan untuk mengatasi gigitan nyamuk atau sakit kepala. Nah, setelah mengetahui semua manfaat air liur pada kulit, Anda tentu sudah tak sabar ingin mencobanya. Persis seperti pengobatan kulit lainnya, aplikasi air liur juga merupakan proses yang perlu dilakukan dengan benar.

Air liur yang memiliki khasiat dalam menyembuhkan masalah kulit diproduksi pada pagi hari sebelum Anda mengonsumsi makanan atau minuman apapun. Alasannya air liur pada waktu ini bentuknya paling murni dan bisa dioleskan langsung pada jerawat.

Sifat air liur berbasis air yang sangat asam bekerja dengan mempercepat penyembuhan jerawat dengan membuatnya kering dengan cepat. Air liur juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh melalui kulit.

Setelah mengoleskan air liur, biarkan kering secara alami kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Dalam rentang waktu ini, cobalah untuk tidak meletakkan daerah kulit yang berjerawat yang mungkin dapat bersentuhan dengan kain, tisu atau bahkan sarung bantal, karena akan menghambat pengaruhnya. Selamat mencoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tes Air Liur Bisa Deteksi Peluang Pasangan Memiliki Anak

Tes Air Liur Bisa Deteksi Peluang Pasangan Memiliki Anak

Health | Selasa, 22 Desember 2015 | 12:21 WIB

Air Liur Bisa Tunjukkan Kondisi Kesehatan Anda

Air Liur Bisa Tunjukkan Kondisi Kesehatan Anda

Health | Rabu, 12 Agustus 2015 | 06:42 WIB

Air Liur Bisa Deteksi Kadar Gula Darah

Air Liur Bisa Deteksi Kadar Gula Darah

Health | Rabu, 04 Juni 2014 | 16:56 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB