Ini Risikonya bagi Kesehatan Bila Anda Tidur di Kamar Ber-AC

Senin, 17 Juli 2017 | 15:21 WIB
Ini Risikonya bagi Kesehatan Bila Anda Tidur di Kamar Ber-AC
Ilustrasi tidur di ruangan ber-AC. (Shutterstock)

Suara.com - Tidur di kamar berpendingin (AC) saat cuaca sedang panas, memang menjadi hal yang menyenagkan dan membuat kita merasa nyaman. Apalagi, kebiasaan ini juga seakan menjadi hal yang umum bagi banyak masyarakat kota.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, apakah hal ini bisa mempengaruhi kesehatan kita secara keseluruhan, mengingat terus berada dalam udara dingin dapat mengurangi keringat Anda, yang pada gilirannya akan membuat Anda menjadi tidak sehat.

Nah, berikut adalah tiga hal yang akan terjadi jika Anda tidur di kamar ber-AC dan tertutup sepanjang malam, yang dilansir dari Times of India.

1. Tidak ada ventilasi dan kurangnya udara segar
Saat kamar ber-AC, kita cenderung menutup pintu sehingga udara di dalamnya tetap dingin. Kita juga akan melapisi ventilasi udara dengan plastik atau penutup lainnya, agar udara dingin dari AC tidak keluar. Padahal, hal ini dapat membatasi udara segar dari luar.

2. Suhu yang terlalu dingin
Saat kita tidur, suhu lingkungan kita berada di bawah keinginan tubuh kita. Jika kita terjaga, kita bisa mematikan AC, tapi karena kita tidur, kita tidak bisa bereaksi terhadapnya.

3. Kekeringan
AC dapat menyerap semua kelembaban yang ada di udara, atau dalam hal ini, bahkan dari tubuh kita.

Nah, berikut empat akibat yang akan terjadi pada tubuh kita:
1. Kurangnya udara segar bisa meninggalkan seseorang dengan rasa kelelahan terus-menerus
Jika Anda adalah salah satu dari mereka yang tidak terbiasa tinggal di lingkungan tanpa AC, khususnya di siang hari, Anda akan mengembangkan sebuah kondisi yang dikenal sebagai 'sindrom bangunan buruk'.

Kondisi ini mengacu pada keadaan kelelahan yang konstan. Juga, jika saluran AC Anda tidak dibersihkan secara rutin, Anda mungkin akan mengalami kesulitan bernafas. Ini karena AC Anda menjadi tempat berkembang biak bagi patogen seperti jamur, bakteri dan jamur.

2. Suhu rendah bisa menyebabkan kontraksi otot, sakit kepala dan sakit punggung
Bila tubuh Anda tetap berada pada suhu yang seharusnya, ia akan merasakan sakit pada persendian dan otot. Anda mungki akan mengalami rematik selama periode waktu tertentu. Jika situasinya parah, nyeri semacam itu bisa berkembang menjadi radang sendi.

3. Elastisitas kulit berkurang
Karena AC, tanpa bias, akan mengeluarkan semua kelembaban dari lingkungan sekitar Anda dan juga bisa mengurangi kelembapan dari kulit. Akibat kekurangan uap air, kulit juga mulai kehilangan elastisitasnya, menjadi rentan terhadap lipatan dan keriput.

Hal ini, pada gilirannya, mempercepat penuaan. Hal ini juga membuat kulit rentan terhadap kelainan kulit lainnya.

Selain itu, kelembaban mata juga akan berkurang, sehingga membuat mata Anda merah atau mengarah pada penglihatan buram.

4. Konsep 'sard-garam' (termoregulasi)
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah melangkah keluar dari lingkungan ber-AC ke lingkungan yang panas dan terik. Kebiasaan ini sangat merusak tubuh Anda karena tubuh Anda tidak dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan perubahan suhu karena sifat termoregulasinya. Hal ini bisa semakin membuat Anda merasa kelelahan dan bahkan bisa merusak kulit Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI