Dicium Sembarang Orang, yang Terjadi pada Bayi Ini Mengejutkan

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Rabu, 19 Juli 2017 | 09:38 WIB
Dicium Sembarang Orang, yang Terjadi pada Bayi Ini Mengejutkan
Ilustrasi bayi dicium (Shutterstock)

Suara.com - Semua orang sependapat bahwa semua bayi lucu, hingga ingin mencium pipinya sebagai tanda gemas. Namun, jangan sembarang mengizinkan orang lain mencium bayi Anda yang baru lahir jika tidak ingin mengalami hal yang sama dengan Nicole Sifrit.

Perempuan tersebut tak henti-hentinya menyesali kepergian bayi perempuan mungilnya yang diberi nama Mariana Reese Sifrit. Sang buah hati meninggal setelah terkena infeksi parah yang menular dari ciuman orang yang terinfeksi.

"Putri kami Mariana Reese Sifrit mendapatkan sayap malaikatnya pada pukul 8.41 pagi ini di lengan ayahnya dan ibunya berada tepat di sampingnya," ujar Nicole Sifrit, ibu Mariana, dalam unggahan Facebook-nya.

"Dia sekarang tidak lagi menderita karena telah bersama Tuhan. Terima kasih kepada semua orang yang telah mengikuti perjalanannya dan menguatkan kami dalam melalui ujian ini. Dalam 18 hari kehidupannya, dia memberi dampak besar pada dunia, dan kami berharap banyak orangtua belajar dari Kisah Mariana sehingga lebih banyak bayi yang tertolong. Beristirahat dengan tenang, malaikat manisku," sambungnya.

Penyakit yang diderita Mariana membuat Nicole tak henti memperingatkan orangtua untuk melindungi bayi mereka dari keinginan orang menciumnya. Dia meminta orangtua menyeleksi ketat, terutama bagi mereka yang sakit.

Dia pun mengimbau pada saudara, kerabat yang menjenguk kelahiran buah hati Anda terlebih dulu mencuci tangan sebelum menggendongnya. Mariana berusia kurang dari seminggu ketika dirawat di Rumah Sakit Des Moines, dan didiagnosis menderita Meningitis HSV-1, yang disebabkan oleh virus herpes.

Nicole dan suaminya, Shane, dinyatakan negatif terhadap virus tersebut. Menurut dokter, kemungkinan virus ini ditularkan melalui ciuman dari seseorang yang terinfeksi. Seminggu setelah dirawat, dokter mengatakan bahwa organ tubuh Mariana mengalami kegagalan, dan kondisi kesehatannya terus menurun.

"Hatiku hancur, kesehatan bayiku menurun dengan cepat! Otak dan paru-parunya berhenti bekerja setelah sebelumnya organ jantung, dan hatinya yang seperti ini. Dokter kehabisan pilihan untuk menyelamatkannya," tulis Nicole di Facebook beberapa hari sebelumnya.

Pasangan inipun mendesak orangtua lainnya untuk menjaga agar bayi mereka terisolasi, dan memantau kunjungan setelah persalinan. Itu dilakukan untuk melindungi bayi yang masih rentan dari kemungkinan tertular infeksi virus atau bakteri.

"Jangan biarkan sembarang orang mencium bayi Anda, dan pastikan Anda bertanya sebelum mereka mau menggendong bayi Anda," tutup Nicole. (Foxnews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah 4 Dekade, Perempuan Ini Melahirkan di Usia 59 Tahun

Setelah 4 Dekade, Perempuan Ini Melahirkan di Usia 59 Tahun

Lifestyle | Rabu, 19 Juli 2017 | 07:45 WIB

Kafein, Tingkatkan Kemampuan Bernapas & Fungsi Paru Bayi Prematur

Kafein, Tingkatkan Kemampuan Bernapas & Fungsi Paru Bayi Prematur

Health | Minggu, 16 Juli 2017 | 10:41 WIB

Dinanti 137 Tahun, Keluarga Ini Akhirnya Punya Bayi Perempuan

Dinanti 137 Tahun, Keluarga Ini Akhirnya Punya Bayi Perempuan

Lifestyle | Jum'at, 14 Juli 2017 | 19:31 WIB

Begini Kondisi Fisik, Mental dan Emosional Bayi Tabung

Begini Kondisi Fisik, Mental dan Emosional Bayi Tabung

Health | Kamis, 13 Juli 2017 | 15:30 WIB

Sungguh Malang, Bayi Ini Meninggal karena Tertutup Selimut

Sungguh Malang, Bayi Ini Meninggal karena Tertutup Selimut

Health | Selasa, 11 Juli 2017 | 09:22 WIB

Terkini

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 10:00 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

12 Kode Redeem FC Mobile 20 September 2026: Sikat Gems dan Pemain OVR Tinggi Jelang Anniversary

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:49 WIB

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

6 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah Dilakukan Sendiri

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 09:40 WIB

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

Eropa di Ambang Perang? Negara-negara NATO Siaga Satu Hadapi Ancaman Rusia

News | Minggu, 20 September 2026 | 09:11 WIB

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:10 WIB

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

16 Kode Redeem FF 20 September 2026: Klaim Skin dan Bundle Eksklusif Naruto Shippuden

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 09:04 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

×