Kekurangan Vitamin D? Hati-hati Risiko Gagal Jantung!

Ririn Indriani

Selasa, 01 Agustus 2017 | 06:55 WIB
Kekurangan Vitamin D? Hati-hati Risiko Gagal Jantung!
Ilustrasi vitamin D. (Shutterstock)

Suara.com - Gagal jantung adalah gangguan fungsi jantung yang dapat menyebabkan kematian. Ada berbagai alasan mengapa seseorang bisa mengalami gagal jantung, dan tahukah Anda bahwa salah satunya adalah akibat kekurangan vitamin D? Bagaimana bisa kurang vitamin D mengakibatkan gagal jantung?

Simak ulasan tentang kaitan gagal jantung dengan kekurangan vitamin D yang dihimpun hellosehat.com.

Gagal jantung adalah kondisi di mana otot jantung berhenti bekerja, sehingga jantung tak dapat memompa darah dengan semestinya. Memang, banyak hal yang dapat menyebabkan penyakit jantung yang satu ini.

Penyebab yang paling umum adalah pola hidup yang tidak sehat. Namun penyebab tersebut sangat umum, bahkan semua penyakit bisa disebabkan oleh hal ini. Tapi, tahukah Anda bahwa gagal jantung juga bisa diakibatkan oleh kurangnya vitamin D?

Hal ini dibuktikan dalam beberapa studi yang meneliti terkait risiko gagal jantung. Salah satu penelitian yang dilakukan di Austria, menyatakan bahwa orang yang mengalami kekurangan vitamin D berpotensi 3 kali lebih besar untuk terkena gagal jantung.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan di Jerman, mengungkapkan jika pasien dengan gagal jantung yang diberikan asupan vitamin D yang tinggi, memiliki harapan hidup yang lebih besar ketimbang pasien yang tak mengonsumsi asupan vitamin tersebut.

Mengapa kurang vitamin D bisa bikin gagal jantung?
Diperkirakan ada sebanyak satu miliar orang di dunia mengalami kekurangan vitamin D. Hal ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, khususnya gagal jantung.
Sebenarnya, vitamin D sendiri memiliki fungsi utama untuk menjaga kadar kalsium dan fosfor di dalam tubuh. Namun ada beberapa peran vitamin D yang berhubungan dengan kerja jantung, yaitu:

1. Membantu mengontrol tekanan darah dan glukosa darah
Bila kedua hal tersebut jumlahnya tinggi di dalam tubuh, maka akan memicu gangguan fungsi jantung.

2. Dapat membuat otot jantung lebih kuat untuk memompa darah
Mengurangi peradangan di dalam tubuh yang biasanya terjadi akibat terlalu banyak tumpukan lemak. Semua peran tersebut tidak dapat terpenuhi bila Anda tak memiliki vitamin D yang cukup.

Selain meningkatkan risiko penyakit jantung, kekurangan vitamin ini juga akan mengakibatkan gangguan tulang.

Apa penyebab kekurangan vitamin D?
Ada banyak alasan  yang menyebabkan jumlah vitamin D di dalam tubuh Anda kurang, yaitu:

1. Tidak mengonsumsi makanan sumber vitamin D
Hal ini sering terjadi pada orang yang menerapkan diet vegan yang menghindari makanan hewani. Sementara, vitamin D banyak terkandung pada makanan yang berasal dari hewan.

2. Sedikit terpapar matahari
Terdapat gangguan pada ginjal sehingga vitamin D tidak dapat diolah dengan baik. Biasanya hal ini terjadi pada orang yang sudah lanjut usia.

3. Kelebihan berat badan
Vitamin D di dalam tubuh akan diikat oleh lemak. semakin banyak tumpukan lemak yang ada di dalam tubuh, maka semakin banyak vitamin D yang terikat dan akhirnya tidak digunakan.

4. Mengalami gangguan pencernaan
Mengalami gangguan pencernaan, seperti penyakit Chron’s, cystic fibrosis, dan penyakit celiac, vitamin D dari makanan tidak dapat dicerna dengan baik.

Perlukah konsumsi suplemen vitamin D?
Vitamin D sangat mudah didapatkan. Pasalnya, vitamin ini bisa Anda dapatkan dari sinar matahari. Ya, ketika Anda berada di luar ruangan di siang hari dan terpapar sinar matahari, maka sebenarnya tubuh Anda sedang menyimpan vitamin D sebanyak-banyaknya saat itu.

Terpapar 10 menit saja sudah cukup untuk memenuhi vitamin D selama beberapa hari. Namun jika Anda jarang keluar ruangan, bukan tidak mungkin Anda mengalami kekurangan vitamin D.

Bila ini yang terjadi, maka Anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D, seperti:
1. Susu dan berbagai produknya
Berbagai jenis ikan laut dalam, seperti salmon dan tuna
2. Hati sapi
3. Kuning telur
Bila Anda dapat mengonsumsi semua makanan tersebut, maka sebenarnya Anda tak memerlukan vitamin D dari suplemen. Tetapi, jika Anda memang mengalami gejala kekurangan vitamin D, maka Anda dapat mengosumsi suplemen. Dan sebaiknya diskusikan dahulu pada dokter Anda terkait suplemen yang akan Anda konsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terlalu Banyak Tabir Surya Halangi Asupan Baik Sinar Matahari

Terlalu Banyak Tabir Surya Halangi Asupan Baik Sinar Matahari

Lifestyle | Selasa, 02 Mei 2017 | 15:29 WIB

Perempuan Lebih Berisiko Osteoporosis Ketimbang Lelaki, Mengapa?

Perempuan Lebih Berisiko Osteoporosis Ketimbang Lelaki, Mengapa?

Health | Kamis, 20 Oktober 2016 | 16:38 WIB

Kurang Vitamin D Tingkatkan Risiko  Penyakit Ginjal Kronis

Kurang Vitamin D Tingkatkan Risiko Penyakit Ginjal Kronis

Health | Minggu, 19 Juni 2016 | 13:36 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×