Orang Perfeksionis Paling Rentan Bunuh Diri

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Selasa, 08 Agustus 2017 | 10:45 WIB
Orang Perfeksionis Paling Rentan Bunuh Diri
Ilustrasi bunuh diri. (Shutterstock)

Suara.com - Mencoba menjadi sempurna dalam segala hal bisa menjadi faktor risiko untuk bunuh diri. Ya, temuan ini didapat tim peneliti dari University of Ontario di Kanada setelah menganalisis banyak penelitian yang terkait dengan pola pikir orang perfeksionis.

Peneliti menemukan, 13 dari 15 orang yang perfeksionis memiliki niat melakukan upaya bunuh diri dalam hidup mereka. Perfeksionisme sendiri terkait dengan standar tinggi dalam berbagai hal, termasuk pekerjaan yang sering kali ekspektasi ini diruntuhkan oleh rekan kerja lainnya.

Konsep perasaan tidak mampu memenuhi standar orang lain adalah bagian dari kepribadian perfeksionis yang membuat dirinya berisiko melakukan upaya bunuh diri.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality mengungkap orang yang perfeksionis tidak pernah merasa puas atas apa yang mereka lakukan. Akibatnya, mereka terkunci dalam eskpektasi tinggi sehingga ketika tak terpenuhi muncul perasaan kecewa hingga berujung depresi.

Sementara itu, penelitian sebelumnya telah menemukan hubungan antara orang-orang yang melakukan upaya bunuh diri dan sifat kepribadiannya. Dalam sebuah penelitian di tahun 2007, para periset mewawancarai teman dan keluarga orang-orang yang baru saja melakukan bunuh diri.

Lebih dari setengah dari mereka yang bunuh diri digambarkan sebagai sosok perfeksionis oleh orang yang mereka cintai, tanpa diminta untuk melakukannya. Ketika menyangkut gender, sebuah studi tahun 2013 menemukan lebih dari 70 persen dari 33 remaja lelaki yang melakukan bunuh diri, mengajukan tuntutan dan harapan yang sangat tinggi pada diri mereka sendiri, sebagai bagian dari kepribadian perfeksionis. [Medical Daily]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Efek Buruknya Kalau Punya Sifat Perfeksionis

Ini Efek Buruknya Kalau Punya Sifat Perfeksionis

Health | Senin, 03 Agustus 2015 | 14:14 WIB

Studi: Senang Menggigiti Kuku, Tanda Anda Perfeksionis

Studi: Senang Menggigiti Kuku, Tanda Anda Perfeksionis

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2015 | 07:31 WIB

Terlalu Perfeksionis Bisa Picu Gangguan Jiwa

Terlalu Perfeksionis Bisa Picu Gangguan Jiwa

Health | Senin, 21 April 2014 | 19:35 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB