Terlalu Perfeksionis Bisa Picu Gangguan Jiwa

Esti Utami

Senin, 21 April 2014 | 19:35 WIB
Terlalu Perfeksionis Bisa Picu Gangguan Jiwa
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Suara.com - Apakah Anda selalu menentukan standar yang tinggi? Apakah ketika mendapat bukan A akan membuat Anda stress? Jika ya, maka Anda tergolong seorang perfeksionis. Sifat perfeksionis seperti pedang bermata dua.

Berjuang untuk menjadi yang terbaik adalah bagus, tetapi menjadi perfeksionis kadang justru menyebabkan gangguan emosional. Penelitian menunjukkan bahwa pefeksionis sering dikaitkan dengan depresi, kecemasan, gangguan obsesif-kompulsif, gangguan makan hingga sindrom kelelahan kronis .

Kesimpulan ini didasarkan penelitian Brook University di Ontario, Kanada yang meneliti hubungan antara perfeksionisme dengan kesehatan fisik. Penelitian ini melibatkan 492 laki-laki dan perempuan usia antara 24-35 tahun. Dan mereka yang perfeksionis sering mengeluh tidak enak badan, sakit perut, tidak bisa tidur, sesak napas, rasa sakit dan kelelahan.

Karena takut gagal, seorang perfeksionis akan menunda pekerjaan mereka hingga benar-benar siap. Psikolog David D Burns dalam sebuah artikelnya di "Psychology Today" menyebut karena ingin meraih bintang seorang perfeksionis mungkin malah akan mencengkeram udara alias gagal total.

Sayangnya perfeksionisme adalah skarakter, sehingga sulit untuk berubah. Secara sosial seorang perfeksionis, digambarkan sebagai seseorang yang selalu dihantui rasa khawatir bahwa orang lain akan mengejeknya jika prestasinya tidak sempurna. Ini juga sering dikombinasikan dengan tuntutan kesempurnaan kepada keluarga, teman dan koleganya.

Para peneliti Ontario menemukan seorang perfeksionis juga cenderung untuk tidak memiliki dukungan sosial yang kuat, karena mereka cenderung kritis terhadap orang lain. Selain itu mereka juga akan merasa malu untuk meminta bantuan dari orang lain.

Pada tingkat tertentu, perfeksionis sebenarnya sehat. Terutama jika seorang perfeksionis bisa secara internal termotivasi dan dapat bangkit kembali dari kekecewaan. atau jika dia tidak terlalu mengritik diri sendiri dan tidak merasa yang paling baik, perfeksionis bahkan bisa menjadi pendorong untuk meraih prestasi terbaik.

Penelitian itu juga menunjukkan, jika seorang perfeksionis tidak selalu menargetkan tujuannya tercapai dan tidak selalu menyalahkan diri ketika gagal maka akan lebih baik. Seorang perfeksionis juga disarankan untuk tidak terlalu terobsesi menjadi yang terbaik. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Depresi Karena Facebook, Kok Bisa?

Depresi Karena Facebook, Kok Bisa?

Lifestyle | Senin, 21 April 2014 | 14:16 WIB

 Dukungan Keluarga Sangat Penting bagi Caleg Gagal

Dukungan Keluarga Sangat Penting bagi Caleg Gagal

Health | Rabu, 09 April 2014 | 14:26 WIB

Cara Alami Melawan Depresi

Cara Alami Melawan Depresi

Health | Rabu, 26 Maret 2014 | 13:10 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×