Stres Bikin ASI Sulit Keluar, Benarkah?

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 15 Agustus 2017 | 12:39 WIB
Stres Bikin ASI Sulit Keluar, Benarkah?
Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)

Suara.com - Menyusui seharusnya merupakan proses pemenuhan nutrisi yang baik bagi ibu, dan bayinya. Selain sehat untuk ibu dan bayi, menyusui juga membantu menjalin hubungan antara keduanya.

Namun, konon ada banyak hal yang bisa menghambat kesehatan ibu menyusui dan memengaruhi proses menyusui. Salah satunya, stres.

Stres menjadi salah satu penyebab meningkatnya penyakit gaya hidup pada manusia. Bagi perempuan menyusui, stres bukan hanya bom waktu untuk sang bunda, melainkan juga bayinya. Ibu menyusui yang stres dapat memengaruhi produksi ASI-nya.

ASI memang dikenal sangat penting untuk perkembangan bayi karena berisi semua nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak, dan mengandung anti-body yang melindungi bayi sampai sistem kekebalan tubuh mereka cukup matang.

Ibu yang stres memiliki dampak negatif pada kesehatannya hingga menyebabkan penurunan ASI, bahkan menunda ASI keluar.

"Laktasi bisa memakan waktu dua sampai tiga hari untuk keluar setelah bayi lahir. Tapi kita telah mengamati bahwa pengawasan oleh anggota keluarga yang lebih tua mengenai setiap aspek kehidupan ibu baru dapat menyebabkan stres yang besar bagi keluarga, juga dapat memperparah masalah ini," kata Dr. Ranjana Sharma, Konsultan Senior, Obsterics, Gynecology and Urogynaecology, Rumah Sakit Indraprastha Apollo.

Anggota keluarga perempuan yang lebih tua biasanya bermaksud baik, dan ingin memberikan masukan serta saran dari mulai tips diet, hingga mengurus anak.

Namun, nasihat tradisional tersebut mungkin tidak selalu bermanfaat bagi kesehatan ibu atau bayinya. Faktanya, makanan yang kaya lemak secara tradisional dikonsumsi setelah melahirkan dapat berdampak negatif pada kesehatan kardio-vaskular, dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Faktor stres lain yang dapat menyebabkan penurunan produksi ASI adalah, kurangnya pertemuan antara ibu dan bayinya. Perempuan merasakan perubahan hidup yang lebih cepat daripada laki-laki, karena perempuan tidak hanya harus mengelola kehidupan profesional di kantor, melainkan juga harus melakukan hal sedemikian rupa hingga dapat sejalan dengan kehidupan pribadi mereka.

Kehamilan dalam skenario hidup seperti itu bisa lebih menjadi beban, daripada pengalaman yang bisa dinikmati.

"Selama enam bulan pertama, ibu harus bersama anak itu, anak memerlukan makanan dan sering disusui setiap dua hingga tiga jam. Hubungan fisik antara ibu dan anak ini mempromosikan hal-hal seperti menyusui. Dekat dengan bayi merupakan stimulus yang mendorong hormon di tubuh. Ibu yang tidak menghabiskan waktu dengan anak mereka cenderung mengalami masalah menyusui, dan anak jadi tergantung pada susu formula. Tapi kita selalu mendapat saran selama minimal enam bulan ibu harus menopang anak hanya dengan ASI. Kemudian, perlahan-lahan menyapihnya dengan makanan lain," tutuo Dr. Ranjana Sharma. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beri ASI Eksklusif, Otak Anak Lebih Cerdas

Beri ASI Eksklusif, Otak Anak Lebih Cerdas

Health | Rabu, 02 Agustus 2017 | 08:51 WIB

AIMI Pastikan Ibu Menyusui Terlindungi

AIMI Pastikan Ibu Menyusui Terlindungi

Health | Kamis, 27 Juli 2017 | 23:59 WIB

Ibu Menyusui Turunkan Risiko Kena Multiple Sclerosis

Ibu Menyusui Turunkan Risiko Kena Multiple Sclerosis

Health | Minggu, 16 Juli 2017 | 18:09 WIB

Menyusui Bisakah Pengaruhi Siklus Haid?

Menyusui Bisakah Pengaruhi Siklus Haid?

Health | Jum'at, 16 Juni 2017 | 18:52 WIB

Menakjubkan, Menyusui Pangkas Risiko Kanker Rahim

Menakjubkan, Menyusui Pangkas Risiko Kanker Rahim

Health | Kamis, 01 Juni 2017 | 10:05 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB