Jangan Anggap Sepele, Maag Akut Bisa Sebabkan Kematian

Ririn Indriani

Kamis, 24 Agustus 2017 | 16:57 WIB
Jangan Anggap Sepele, Maag Akut Bisa Sebabkan Kematian
Ilustrasi lelaki mengeluh sakit maag. (Shutterstock)

Suara.com - Maag mungkin salah satu penyakit yang tidak asing lagi di telinga. Bagi banyak orang, maag mungkin dianggap sebagai penyakit biasa yang tidak perlu penanganan serius. Padahal, bila dibiarkan penyakit ini bisa berakibat kematian.

Risiko ini bisa dilihat dari kasus yang dialami dr. Ryan Thamrin, host acara Dr.OZ Indonesia. Presenter berusia 39 tahun ini diketahui menghembuskan napas terakhirnya akibat maag akut.

Sakit maag itu sendiri, menurut Konsultan Meet Doctor dr. Jezy Reisya, merupakan suatu iritasi yang terjadi pada lapisan lambung manusia. Iritasi pada lambung bisa terjadi, karena adanya peningkatan asam lambung.

"Lambung manusia mampu memproduksi asam dan enzim yang membantu proses pencernaan. Peningkatan asam lambung terjadi, karena berbagai sebab, di antaranya alkohol, stres, penggunaan obat-obat tertentu seperti aspirin," terangnya.

Tak hanya itu, lanjut Jezy, maag juga bisa disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori yang juga menjadi penyebab kebanyakan penyakit perut lainnya.

Nah, saat sakit maag, penderita akan merasa perih yang menusuk pada perut bagian kanan. Bila tidak mendapat penanganan yang baik, keluhan ini bisa berubah menjadi maag kronis yang bisa berujung kematian.

Ini dikarenakan, maag yang tergolong parah dapat menyebabkan perdarahan pada lambung dan memicu kanker lambung. Namun kanker lambung biasanya terjadi akibat penipisan lambung yang telah menyebar dan mengalami perubahan sel-sel pada lapisan tersebut.

"Karena itu, sebaiknya Anda mulai peka pada setiap gejala maag yang Anda rasakan, seperti nyeri pada perut, mual, muntah, perut kembung, bersendawa, hilang nafsu makan dan kotoran berwarna pekat," jelas Jezy merinci.

Jika sudah terkena maag, jangan ragu untuk ke dokter. Usahakan juga untuk selalu makan teratur sesuai jadwal, tidak makan berlebihan, serta hindari makanan yang bisa memicu naiknya asam lambung, seperti cabai, merica dan cuka. Hindari juga alkohol, rokok, kopi dan minuman bersoda.

baca juga

Selain itu, tambah Jezy, hindari penggunaan alat makan atau minuman bersamaan dengan orang lain, karena cara penyebaran bakteri Helicobacter pylori melalui makanan dan minuman.

"Memasak makanan dengan baik, serta mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas juga dianggap dapat mengurangi penyebaran bakteri penyebab sakit maag," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Maag Sering Kambuh, Begini Cara Mengatasinya

Maag Sering Kambuh, Begini Cara Mengatasinya

Health | Rabu, 22 Maret 2017 | 13:50 WIB

Sakit Maag Tak Kunjung Sembuh, Lelaki Ini Bunuh Diri

Sakit Maag Tak Kunjung Sembuh, Lelaki Ini Bunuh Diri

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 08:17 WIB

Agar Maag Tak Kambuh Lagi, Ini Tipsnya

Agar Maag Tak Kambuh Lagi, Ini Tipsnya

Health | Selasa, 26 Juli 2016 | 18:23 WIB

Terkini

Polda Metro Jaya Pastikan Panggil Hotman Paris usai PWI Serahkan Bukti

Polda Metro Jaya Pastikan Panggil Hotman Paris usai PWI Serahkan Bukti

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:49 WIB

Kenaikan Tarif WNI Harusnya Tak Tumbalkan Keadilan dan Pengabdian

Kenaikan Tarif WNI Harusnya Tak Tumbalkan Keadilan dan Pengabdian

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:48 WIB

Bukalapak Bertransformasi: Bukan Lagi E-Commerce, Gaming Kini Sumbang Hampir 90 Persen Pendapatan

Bukalapak Bertransformasi: Bukan Lagi E-Commerce, Gaming Kini Sumbang Hampir 90 Persen Pendapatan

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:46 WIB

Cara Maksimalkan AI Kamera Samsung Galaxy S26, Hasilkan Foto Malam dan Video Jernih dengan Mudah

Cara Maksimalkan AI Kamera Samsung Galaxy S26, Hasilkan Foto Malam dan Video Jernih dengan Mudah

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027

Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:40 WIB

Apakah Smartwatch Harus Sesuai Merek HP? Ini 9 Tips Memilih Produk yang Tepat

Apakah Smartwatch Harus Sesuai Merek HP? Ini 9 Tips Memilih Produk yang Tepat

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:38 WIB

Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026

Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:37 WIB

Mengenal Gunung Pickaxe, Lokasi Fasilitas Iran yang Akan Dibom Amerika Serikat

Mengenal Gunung Pickaxe, Lokasi Fasilitas Iran yang Akan Dibom Amerika Serikat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:30 WIB

Ulasan Novel Kendat, di Balik Konspirasi Kematian Berantai di Kota P

Ulasan Novel Kendat, di Balik Konspirasi Kematian Berantai di Kota P

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:30 WIB

Heboh Isu Babinsa Bakal Awasi Wajib Pajak, Begini Penjelasan Tegas TNI AD

Heboh Isu Babinsa Bakal Awasi Wajib Pajak, Begini Penjelasan Tegas TNI AD

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:27 WIB

×