Banyak Orang Tewas Tenggak Miras, Ternyata Ini Penyebabnya

Ardi Mandiri

Kamis, 07 September 2017 | 00:18 WIB
Banyak Orang Tewas Tenggak Miras, Ternyata Ini Penyebabnya

Suara.com - Dokter emergency Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Iskak, dr Bobi Prabowo menjelaskan, penyebab kebutaan hingga kematian korban overdosis minuman keras oplosan adalah kandungan metanol (senyawa kimia CH3OH) yang melebihi ambang batas 30 gram.

Dokter muda spesialis kedaruratan medis ini mengatakan alkohol jenis metanol sebenarnya tidak boleh dikonsumsi.

Alasannya, kata dia, senyawa kimia ini dikenal sangat beracun namun justru kerap disalahgunakan seorang alkoholik atau produsen rumahan minuman keras ilegal untuk dicampur alkohol konsumsi yang seharusnya hanya terdiri dari unsur ethanol (C2H5OH) yang merupakan jenis alkohol rantai tunggal.

"Ada beberapa jenis alkohol. Alkohol yang bisa dikonsumsi manusia, dan alkohol yang digunakan untuk industri rumahan, ini misalnya yang paling banyak untuk pekerjaan kayu, yakni alkohol berbentuk thiner atau spiritus," papar Bobi Prabowo yang juga Ketua Persatuan Dokter Emergency Seluruh Indonesia (Perdamsi) itu.

Dijelaskannya, ada tiga jenis alkohol dikenal dalam ilmu kimia, yakni ethanol (C2H5OH) yang bisa diminum, metanol (CH3OH) tidak bisa dikonsumsi dan Etil (C2H5) yang juga tidak bisa dikonsumsi.

Dua jenis alkohol yang disebut terakhir biasa digunakan untuk kebutuhan pelapisan permukaan furniture dan membersihkan noda membandel pada lantai ataupun permukaan benda padat lain.

Khususnya metanol, laman wikipedia.org menjelaskan bahwa senyawa ini biasa disebut alkohol kayu atau spiritus.

Metanol berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar, dan beracun dengan bau yang khas (berbau lebih ringan daripada etanol).

Metanol digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar dan sebagai bahan "additif" bagi etanol industri, sedangkan etil banyak digunakan untuk pembersih noda membandel pada lantai atau dinding rumah.

"Berkaitan dengan kondisi korban OD sepekan terakhir itu, yang dimaksud keracunan alkohol itu adalah alkohol oplosan. Campuran alkohol ini bisa sengaja dioplos untuk memberikan efek sensasi (mabuk) sehingga dilakukan pengoplosan untuk mendapat dosis lebih tinggi," katanya.

Sedangkan minuman keras oplosan itu sendiri ada dua kemungkinan, pertama dioplos oleh orang yang mengonsumsinya itu sendiri atau hasil olahan industri rumahan tidak resmi (ilegal) sehingga tidak mendapat pengawasan Badan POM.

"Selama ini masyarakat kurang faham akan efek dari alkohol oplosan tersebut. Kandungan metanol yang dicampur dalam ethanol tadi itu bersifat 'lethal' atau membunuh, dimana dalam kadar lebih dari 30 gram," katanya.

Bobi menyebut, gejala utama orang keracunan metanol dari alkohol oplosan pada manusia biasanya adalah mual-muntah, kemudian mata kabur. Akhirnya korban bisa koma dan meninggal.

Namun efek mematikan alkohol oplosan selalu tidak langsung. Peminum alkohol oplosan yang mengandung methanol berat biasanya akan mengalami kondisi mabuk dulu, dimetabolisme dalam tubuh dan baru 2-3 hari kemudian merasakan efek keracunan.

"Alkohol itu kan dimetabolisme di liver yang menghasilkan formit acid atau asam format. Nah, asal format ini yang kemudian menumpuk di mata, pembuluh darah, jantung, ginjal. Ini yang membuat suasana tubuh kita menjadi lebih asam, dan itu menyebabkan organ menjadi tidak bekerja dengan baik," paparnya.

Proses keracunan itu paling cepat efek dirasakan dalam tempo 12 jam setelah meminum alkohol oplosan, dan paling lama biasanya tiga hari kemudian. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Overdosis Miras, Pemuda di Tulungagung Tewas

Overdosis Miras, Pemuda di Tulungagung Tewas

News | Senin, 04 September 2017 | 06:34 WIB

Polisi Bekasi Gerebek Bunker Warung Gaul, Isinya Mengejutkan

Polisi Bekasi Gerebek Bunker Warung Gaul, Isinya Mengejutkan

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 18:43 WIB

Kecelakaan Lalu Lintas di Timika Dipicu karena Miras

Kecelakaan Lalu Lintas di Timika Dipicu karena Miras

News | Sabtu, 24 Juni 2017 | 08:40 WIB

73 Orang Ditangkap karena Sahur on The Road Bawa Miras

73 Orang Ditangkap karena Sahur on The Road Bawa Miras

News | Selasa, 20 Juni 2017 | 12:23 WIB

Tiga Perempuan Tua Penjual Miras dan Senjata Diciduk

Tiga Perempuan Tua Penjual Miras dan Senjata Diciduk

News | Selasa, 20 Juni 2017 | 07:31 WIB

Puasa-puasa Mabuk, Empat Remaja Digelandang Polisi

Puasa-puasa Mabuk, Empat Remaja Digelandang Polisi

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 17:30 WIB

Ratusan Minuman Keras Cap Tikus Disita

Ratusan Minuman Keras Cap Tikus Disita

News | Minggu, 09 April 2017 | 07:24 WIB

Overdosis Miras, Remaja Putri Ini Tewas

Overdosis Miras, Remaja Putri Ini Tewas

News | Minggu, 02 April 2017 | 23:03 WIB

Waspadai Risiko Begadang dan Minum Alkohol

Waspadai Risiko Begadang dan Minum Alkohol

Health | Jum'at, 30 Desember 2016 | 10:43 WIB

Terkini

Rekor Mandalika Pecah, Raul Fernandez Kuasai Practice MotoGP

Rekor Mandalika Pecah, Raul Fernandez Kuasai Practice MotoGP

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Blibli Buka PO iPhone 18 Pro di 5 Kawasan Perkantoran Jakarta

Blibli Buka PO iPhone 18 Pro di 5 Kawasan Perkantoran Jakarta

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Kalbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Sulsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:39 WIB

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:22 WIB

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:07 WIB

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:06 WIB

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

Sumsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×