Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Vania Rossa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
Ilustrasi obesitas. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • RS Premier Bintaro di Jakarta pada 20 Mei 2026 menegaskan bahwa obesitas merupakan penyakit kronis yang memerlukan penanganan medis serius.
  • Bedah bariatrik-metabolik menjadi solusi efektif menurunkan berat badan serta mengatasi komplikasi diabetes dan hipertensi bagi pasien obesitas berat.
  • Keberhasilan prosedur bedah memerlukan kriteria BMI tertentu, komitmen perubahan gaya hidup, serta kontrol kesehatan berkelanjutan oleh pasien.

Suara.com - Obesitas kini tidak lagi dipandang sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Kondisi ini telah dikategorikan sebagai penyakit kronis yang dapat memicu berbagai komplikasi serius, mulai dari diabetes, hipertensi, penyakit jantung, gangguan tidur, hingga penurunan kualitas hidup.

Hal tersebut menjadi sorotan dalam media gathering bertajuk “Mengenal Bedah Bariatrik–Metabolik untuk Obesitas” yang digelar RS Premier Bintaro di Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).

Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Digestif Konsultan RS Premier Bintaro, Dr. dr. Errawan Wiradisuria, Sp.B, Subsp. BD(K), M.Kes menjelaskan bahwa berbagai organisasi kesehatan dunia seperti American Medical Association dan Canadian Medical Association telah mengategorikan obesitas sebagai penyakit kronis yang membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan.

Namun di Indonesia, obesitas masih kerap dianggap hanya sebagai dampak pola hidup yang buruk, sehingga banyak pasien terlambat mendapatkan penanganan yang tepat.

Menurut Errawan, salah satu metode penanganan obesitas yang kini berkembang adalah bedah bariatrik–metabolik. Prosedur ini bertujuan membantu menurunkan berat badan sekaligus memperbaiki gangguan metabolisme tubuh seperti diabetes dan hipertensi.

Dibandingkan metode konservatif seperti diet, olahraga, dan obat-obatan, tindakan bedah bariatrik dinilai memberikan hasil jangka panjang yang lebih efektif pada kasus obesitas berat.

Beberapa manfaat utama dari prosedur ini antara lain penurunan berat badan yang signifikan dan bertahan lama, perbaikan kualitas hidup pasien, menurunkan risiko penyakit penyerta, hingga membantu mengendalikan diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.

Adapun kandidat operasi bariatrik umumnya adalah individu dengan Body Mass Index (BMI) di atas 35, atau BMI di atas 30 yang disertai penyakit penyerta berisiko tinggi akibat obesitas.

Selain kondisi medis, pasien juga harus memiliki komitmen menjalani perubahan gaya hidup sehat dan kontrol kesehatan jangka panjang setelah operasi.

baca juga

Dalam pemaparannya, Errawan turut menjelaskan berbagai teknik bedah bariatrik modern yang kini berkembang, seperti Sleeve Gastrectomy (SG), Roux-en-Y Gastric Bypass (RYGB), One Anastomosis Gastric Bypass (OAGB), hingga Biliopancreatic Diversion with Duodenal Switch (BPD-DS).

Salah satu prosedur yang paling banyak dipilih adalah Laparoscopic Sleeve Gastrectomy (LSG). Teknik ini dinilai relatif sederhana, memiliki angka komplikasi rendah, serta mampu memberikan penurunan berat badan lebih cepat dengan masa rawat inap yang lebih singkat.

Meski begitu, keberhasilan terapi tidak hanya bergantung pada tindakan operasi. Pasien tetap perlu menjalani pola makan sehat, konsumsi vitamin sesuai anjuran dokter, olahraga rutin, serta perubahan gaya hidup secara menyeluruh.

RS Premier Bintaro juga menyoroti bahwa hingga kini prosedur bedah bariatrik masih belum sepenuhnya didukung pembiayaan asuransi maupun BPJS karena masih dianggap sebagai tindakan kosmetik.

Padahal, sejak 2013 World Health Organization (WHO) telah menegaskan bahwa obesitas merupakan penyakit yang hampir selalu disertai berbagai penyakit penyerta seperti hipertensi, obstructive sleep apnea (OSA), hiperlipidemia, diabetes, batu empedu, gangguan hormonal, nyeri lutut, hingga varises pada tungkai.

Karena itu, masyarakat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis agar mendapatkan evaluasi dan penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:52 WIB

Terkini

Menghadapi Infertilitas dan Pentingnya Pendampingan Tepat bagi Pasangan Usia Subur

Menghadapi Infertilitas dan Pentingnya Pendampingan Tepat bagi Pasangan Usia Subur

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:19 WIB

Tok! MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Tok! MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Foto | Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×