Bukan 'Dijilat Setan', Ini Penyebab Kulit Tiba-tiba Memar

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 12 September 2017 | 08:27 WIB
Bukan 'Dijilat Setan', Ini Penyebab Kulit Tiba-tiba Memar
Ilustrasi memar yang muncul tiba-tiba yang populer disebut dijilat setan. (Shutterstock)

Suara.com - Di tengah kemajuan peradaban modern yang serba canggih, masyarakat Indonesia masih kental diselimuti oleh macam-macam kepercayaan dan mitos yang berbau gaib. Salah satunya adalah fenomena luks memar yang tiba-tiba muncul di kulit dan tanpa sebab jelas.

Katanya sih, ini karena Anda ‘dijilat setan’. Eits, tunggu dulu. Fenomena “klenik” ini dapat dijelaskan secara sederhana dalam dunia medis.

Simak penjelasan yang dihimpun hellosehat.com, tanpa perlu bulu kuduk merinding ketakutan

Luka memar yang konon disebut akibat ‘dijilat setan’ ini muncul sebagai bintik ungu kecil tepat di bawah permukaan kulit, yang seringnya timbul di paha, bokong, dan lengan atas. Dalam dunia medis, luka memar tiba-tiba yang muncul tanpa alasan jelas disebut dengan istilah purpura simplex. Ini adalah hal yang sangat umum terjadi.

Meskipun Anda tidak terbentur atau terjatuh, purpura simplex bisa tetap terjadi kapanpun dan di manapun. Pasalnya, memar “ajaib” ini disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah kecil yang memang rapuh.

Pecahnya pembuluh darah ini kemudian menyebabkan darah menggenang tepat di bawah kulit. Meski begitu, belum diketahui pasti apa yang bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah dan bagaimana itu bisa terjadi.

Purpura simplex lebih sering terjadi pada perempuan akibat pengaruh hormon. Oleh karena itu, memar yang katanya karena ‘dijilat setan’ ini juga sering muncul bersamaan dengan siklus menstruasi atau ketika tubuh Anda sedang sangat kelelahan.

Kulit yang mudah memar juga dapat dipengaruhi oleh kerja pembekuan darah yang tidak berjalan dengan baik. Tak jarang juga, ada beberapa kondisi kesehatan serius yang bisa menjadi penyebab mengapa timbul memar tiba-tiba di tubuh Anda.

Contohnya hemofilia dan trombositopenia. Hemofilia adalah penyakit turunan langka yang menyebabkan darah sangat sulit membeku karena kekurangan jenis protein tertentu. Sedangkan trombositopenia adalah suatu gangguan darah yang menyebabkan tubuh kekurangan kepingan darah (trombosit).

Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya anemia, infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, leukimia, obat-obatan kemoterapi, kehamilan, dan faktor keturunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nyeri Lutut Saat Ibadah Haji, Jemaah Bisa Lakukan Ini

Nyeri Lutut Saat Ibadah Haji, Jemaah Bisa Lakukan Ini

Health | Rabu, 30 Agustus 2017 | 16:55 WIB

Wow, Senyawa Air Liur Ini Bisa Percepat Penyembuhan Luka

Wow, Senyawa Air Liur Ini Bisa Percepat Penyembuhan Luka

Health | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 11:56 WIB

Adakah Perawatan Bekas Luka Operasi Caesar?

Adakah Perawatan Bekas Luka Operasi Caesar?

Health | Kamis, 15 Juni 2017 | 12:30 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB