Array

Studi: 23 Persen Pelaku Bunuh Diri Sempat Curhat

Senin, 09 Oktober 2017 | 12:11 WIB
Studi: 23 Persen Pelaku Bunuh Diri Sempat Curhat
Ilustrasi bunuh diri. (Shutterstock)

Orang-orang tersebut cenderung berbagi niat mereka untuk melakukan bunuh diri, saat mereka berencana menggunakan pistol atau mencoba bertahan atau mati lemas daripada saat mereka mempertimbangkan metode lain, penelitian juga menemukan.

Salah satu keterbatasan dalam penelitian ini adalah bahwa peneliti kekurangan data untuk membedakan antara pengungkapan verbal tentang pemikiran bunuh diri dan usaha bunuh diri yang tidak berhasil, catat para penulis.

Meski begitu, temuan tersebut menyoroti kebutuhan penyedia layanan kesehatan untuk mendiskusikan bunuh diri dengan orang dewasa yang lebih tua dengan cara yang sensitif dan mendorong pembicaraan, kata Dr. Linda Ganzini, seorang peneliti psikiatri di Oregon Health and Science University di Portland yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

"Salah satu mitos adalah gagasan bahwa ada 'pembicara' dan 'pelaku', yaitu jika orang berbicara tentang bunuh diri, mereka cenderung tidak melakukan bunuh diri," kata Ganzini melalui email.

"Kebalikannya benar," kata Ganzini. "Salah satu tanda peringatan yang paling penting untuk usaha bunuh diri adalah berbicara tentang keinginan untuk mati. Keluarga harus membicarakan keinginan untuk mati dengan serius dan mengambil langkah untuk mendapatkan perawatan kesehatan mental."

Pusat Sumber Pencegahan Bunuh Diri di Amerika Serikat menawarkan pelatihan online gratis untuk pencegahan bunuh diri dan hubungan dengan sumber daya lokal di mana keluarga dapat meminta pertolongan, kata Anthony Fulginiti, seorang peneliti pekerjaan sosial di University of Denver yang juga tidak terlibat dalam penelitian ini.

"Mampu mengartikulasikan rasa sakit seseorang sangat sulit dilakukan," kata Fulginiti melalui email. "Mampu bereaksi dengan cara yang tidak membuat seseorang merasa teralienasi memang sulit dilakukan. Jadi kita harus berlatih jika akan menjadi lebih baik dalam hal itu. Hal ini mungkin membantu membentuk ruang di mana lebih banyak pengungkapan terjadi," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI