Kenapa Naik Pesawat Bisa Bikin Anda Jatuh Sakit?

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Rabu, 11 Oktober 2017 | 08:58 WIB
Kenapa Naik Pesawat Bisa Bikin Anda Jatuh Sakit?
Ilustrasi naik pesawat terbang (Shutterstock)

Suara.com - Tentu Anda berpikir mengapa usai perjalanan panjang menggunakan pesawat terbang berisiko flu. Jawabannya sangat mudah, Anda terjebak bersama ratusan orang selama berjam-jam, sehingga meningkatkan risiko berkembang biaknya kuman dan bakteri.

Namun, menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional, risiko sakit saat melakukan perjalanan udara sama dengan risiko aktivitas lainnya seperti pergi ke bioskop atau naik kereta api.

Mereka mengklaim, filter HEPA di dalam kabin dapat menyingkirkan 99,9995 persen kuman dan mikroba di udara. Namun, bukan berarti lingkungan kabin tidak bisa membuat Anda jatuh sakit. Jika seseorang yang duduk di sebelah Anda menderita flu, maka Anda pun berisiko tertular virus darinya.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Travelmath, nampan di bagian belakang kursi adalah lokasi empuk untuk perkembangbiakkan bakteri. Dalam studi tersebut, ahli mikrobiologi menemukan 2.155 unit pembentuk koloni (CFU) per inci persegi pada tabel baki yang dikumpulkan ketika penumpang selesai makan.

Sebaliknya, penelitian tersebut menemukan rata-rata "hanya" 265 CFU inci persegi bakteri pada tombol flush WC, yang ternyata jauh dari bersih.

Profesor Steve Simpson dari University of Sydney, mengatakan bahwa daerah lain yang harus dihindari untuk disentuh adalah kantong di bagian sandaran kursi. Pasalnya kita tidak pernah tahu benda apa saja yang pernah diselipkan di bagian tersebut.

Pendapat Simpson didukung oleh sebuah studi di Amerika Serikat yang menemukan bahwa bakteri dapat bertahan di kantong sandaran kursi hingga seminggu lamanya. Ia juga menyebut bahwa kondisi kelelahan di dalam pesawat selama berjam-jam lamanya juga menjadi peluang meningkatnya risiko jatuh sakit.

"Selain pengaruh kuman di dalam pesawat, jet lag yang mengganggu sistem jam tubuh Anda juga dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh yang meningkatkan risiko berbagai penyakit," tandas Simpson. (TheSun)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rahasia Penerbangan yang Belum Diketahui Penumpang

Rahasia Penerbangan yang Belum Diketahui Penumpang

Lifestyle | Minggu, 24 September 2017 | 10:50 WIB

Tips Hunting Tiket Murah di Travel Fair!

Tips Hunting Tiket Murah di Travel Fair!

Video | Sabtu, 23 September 2017 | 15:31 WIB

Hati-hati, Tidur di Pesawat Bisa Bikin Tuli!

Hati-hati, Tidur di Pesawat Bisa Bikin Tuli!

Health | Rabu, 20 September 2017 | 14:22 WIB

Penumpang Kelas 1 Lebih Berisiko Terinfeksi Penyakit Menular

Penumpang Kelas 1 Lebih Berisiko Terinfeksi Penyakit Menular

Health | Minggu, 27 Agustus 2017 | 19:17 WIB

Gaun Pengantin Rusak, Perempuan Ini Tuntut Maskapai Penerbangan

Gaun Pengantin Rusak, Perempuan Ini Tuntut Maskapai Penerbangan

Lifestyle | Minggu, 20 Agustus 2017 | 09:29 WIB

Ini Mengapa Anda Merasa Kedinginan di Pesawat

Ini Mengapa Anda Merasa Kedinginan di Pesawat

Lifestyle | Selasa, 18 Juli 2017 | 15:45 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×