Tekanan Darah Anda Naik? Coba Makan Mentimun

Ririn Indriani

Sabtu, 28 Oktober 2017 | 07:45 WIB
Tekanan Darah Anda Naik? Coba Makan Mentimun
Ilustrasi makan mentimun, ketimun. (Shutterstock)

Suara.com - Mentimun yang populer dengan sebutan timun atau ketimun seringnya dijadikan lalapan teman makan nasi dan lauk pauk.

Tak cuma menyegarkan mulut, timun juga diperkaya oleh segudang nutrisi yang penting untuk kesehatan tubuh. Misalnya saja, vitamin C, kalium, dan antioksidan seperti karotenoid dan tokoferol. Salah satu manfaat timun terutama sangat penting bagi orang-orang yang punya hipertensi.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi permanen di mana tekanan darah terus menerus tinggi atau lebih dari 140/90 mmHg. Tekanan darah tinggi terjadi akibat berbagai hal, terutama pola makan serta gaya hidup yang tidak sehat.

Tekanan darah tinggi dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan jika tidak cepat ditangani. Hipertensi merupakan penyebab utama dari penyakit jantung koroner dan stroke.
Hipertensi yang tidak dikontrol juga dapat bisa menyebabkan peningkatan risiko aneurisme, gagal ginjal, gangguan penglihatan, hingga bahkan kematian.

Hipertensi tidak dapat disembuhkan, tetapi bisa dikendalikan — baik lewat obat-obatan yang diresepkan dokter maupun dengan perubahan gaya hidup sehat. Mengutip rilis media yang diunggah pada laman PD PERSI, penurunan tekanan darah hingga 2 mmHg saja sudah dapat mengurangi 7 persen risiko kematian akibat serangan jantung dan 10% risiko kematian akibat stroke.

Salah satu perubahan kecil dalam gaya hidup yang bisa Anda lakukan mulai sekarang adalah memperbanyak makan timun. Memang, apa manfaat timun untuk hipertensi

Mengendalikan tekanan darah tinggi
Mentimun memiliki efek yang sama seperti obat hipertensi ACE inhibitor, untuk menghambat protein angiotensin I dalam darah. Bila protein ini tidak dihambat, maka protein ini dapat berubah menjadi angiotensin II yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah (vasokonstriksi). Akibatnya, tekanan darah meningkat.

Satu porsi 50 gram timun mengandung 80 gram kalium, yang baik untuk menurunkan darah. Dalam tubuh, kalium bekerja melebarkan pembuluh darah sehingga tekanan darah menurun.

Timun juga diperkaya oleh antioksidan penting yang membantu memerangi radikal bebas dan stres oksidatif dalam tubuh. Kedua hal ini dapat menyebabkan berbagai gangguan pada tubuh manusia, seperti hipertensi, gangguan jantung, stroke dan kanker.

Walaupun tubuh kita sebenarnya sudah memiliki sistem imun yang berfungsi untuk melawan radikal bebas, namun tubuh kita masih tetap memerlukan asupan antioksidan yang berasal dari makanan untuk mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Inilah satu lagi manfaat timun untuk mengendalikan tekanan darah tinggi.

Tips menjaga agar tekanan darah tetap terkontrol
Tekanan darah tinggi bukan hal sepele, tapi juga bukan berarti kesehatan Anda harus terus memburuk. Dengan perawatan dan gaya hidup yang sehat, tekanan darah Anda bisa dijaga dalam batas normal hingga bertahun-tahun setelah diagnosis hipertensi.

Selain mendapatkan manfaat timun, sda delapan cara utama bagi Anda untuk dapat mengontrol tekanan darah, yaitu:
1. Rutin minum obat hipertensi
2. Mengonsumsi makanan yang kaya buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak sambil mengurangi asupan garam dan lemak jenuh (diet DASH adalah salah satu caranya)
3. Lakukan aktivitas fisik secara teratur (Olahraga minimal 30 menit sehari)
4. Menjaga berat badan yang sehat
5. Mengelola stres
6. Hindari asap rokok
7. Jika Anda minum, batasi minum alkohol Anda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Olahraga Apa yang Tepat untuk Pengidap Hipertensi?

Olahraga Apa yang Tepat untuk Pengidap Hipertensi?

Health | Kamis, 31 Agustus 2017 | 16:16 WIB

Tiga Penyakit Ini Bisa Sembuh dengan Menikah, Apa Saja?

Tiga Penyakit Ini Bisa Sembuh dengan Menikah, Apa Saja?

Lifestyle | Jum'at, 09 Juni 2017 | 19:47 WIB

Apa Itu Hipertensi Jas Putih?

Apa Itu Hipertensi Jas Putih?

Health | Senin, 22 Mei 2017 | 19:32 WIB

Duh, Sepertiga Pasien Hipertensi Hindari Obat

Duh, Sepertiga Pasien Hipertensi Hindari Obat

Health | Minggu, 21 Mei 2017 | 16:39 WIB

Waspada, Hipertensi "Silent Killer" bagi Perempuan

Waspada, Hipertensi "Silent Killer" bagi Perempuan

Health | Kamis, 18 Mei 2017 | 18:24 WIB

Biar Nggak Hipertensi, Lakukan Ini!

Biar Nggak Hipertensi, Lakukan Ini!

Health | Kamis, 18 Mei 2017 | 16:13 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×