Lelaki Wajib Lakukan Pemeriksaan Fisik Ini Sebelum Menikah

Ririn Indriani

Selasa, 31 Oktober 2017 | 20:27 WIB
Lelaki Wajib Lakukan Pemeriksaan Fisik Ini Sebelum Menikah
Ilustrasi pasangan pengantin. [Shutterstock]

Suara.com - Hari pernikahan merupakan salah satu hari terpenting dalam hidup. Banyak hal harus dipersiapkan dengan matang, mulai dari daftar tamu, memesan gedung, mencari tempat katering, wedding organizer, dan tentu saja menemukan baju pengantin yang paling sempurna. Yakin sudah semua dilakukan? Eits… Sudah periksa kesehatan, belum? Cek kesehatan sebelum menikah itu penting, lho!

Perlu Anda ketahui bahwa tes kesehatan sebelum menikah sama-sama penting untuk dilakukan kedua calon mempelai. Ini dikarenakan kondisi kesehatan Anda dan calon mempelai dapat memengaruhi proses kehamilan dan kesehatan anak hingga cucu Anda nantinya.

Selama ini, masyarakat mungkin lebih mengenal ragam cek kesehatan sebelum menikah untuk pihak perempuan. Namun, lelaki juga sebenarnya wajib menjalani serangkaian tes ini sebelum resmi pasang cincin.

Lelaki sama-sama memiliki andil untuk menurunkan suatu kondisi atau penyakit tertentu dalam sebuah pohon keluarga.

Meskipun pemeriksaan kesehatan juga dapat dilakukan sebelum merencanakan kehamilan, ada baiknya Anda juga cek kesehatan sebelum menikah. Mengetahui kondisi kesehatan masing-masing pihak akan membuat perencanaan membangun rumah tangga menjadi lebih matang.

Dengan begitu, Anda dapat mengambil keputusan yang lebih baik setelah mengetahui risiko kesehatan yang mungkin dialami oleh Anda dan calon anak Anda nantinya, jika Anda tetap mantap lanjut ke jenjang pernikahan.

Misalnya, di usia berapa Anda dan pasangan sebaiknya mencoba hamil dan apakah ada penyakit tertentu yang harus diobati dulu sebelum mengusahakan keturunan.

Jenis Tes Kesehatan untuk Lelaki Sebelum Menikah
Cek kesehatan sebelum menikah bagi lelaki dapat dilakukan beberapa bulan menjelang pernikahan dan diharapkan dapat membuat mempelai laki-laki mengetahui gambaran umum kondisi fisik serta mentalnya sehingga lebih siap menghadapi rumah tangga.

Lantas, jenis tes kesehatan apa saja yang wajib dilakukan lelaki sebelum menikah? Berikut penjelasan dari dr William, kontributor dari Hello Sehat.

1. Tes darah
Darah menyimpan banyak informasi tentang si empunya tubuh. Jenis tes darah yang umumnya dilakukan sebelum menikah adalah pemeriksaan darah lengkap (complete blood count) untuk mengetahui gambaran kesehatan individu secara umum dan mendeteksi kondisi anemia, polisitemia, maupun leukemia.

Golongan darah maupun rhesus juga tidak lupa diperiksa. Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui kecocokan rhesus dan efeknya terhadap ibu dan bayi. Jika calon pasangan memiliki rhesus yang berbeda, kemungkinan ibu akan mengandung  anak dengan rhesus yang berbeda. Hal ini dapat berbahaya bagi kesehatan anak dalam kandungan karena dapat merusak sel darah dan menyebabkan anemia dan cacat organ dalam bayi.

Selain itu, tes darah HbA1C juga dapat mendeteksi risiko penyakit metabolik seperti diabetes serta mengukur kadar kolesterol, trigliserida, HDL, dan LDL.

2. Tes penyakit kelamin dan penyakit menular seksual
Menjalani tes penyakit kelamin sebelum dan seterusnya setelah menikah adalah cara yang ideal untuk suami istri saling terbuka seputar status kesehatan mereka yang terbaru dan paling akurat. Ini bukan soal masalah kecurigaan dan ketidakpercayaan semata, melainkan soal menghormati satu sama lain.

Ini merupakan faktor penting jika Anda ingin terus maju mengarungi bahtera rumah tangga yang berkualitas. Tes penyakit kelamin dapat mendeteksi berbagai penyakit kelamin seperti sipilis, gonore, HPV, dan HIV yang umumnya tidak menunjukkan gejala.

Jika tidak dideteksi dini, penyakit seksual bisa menyebabkan ketidaksuburan, bahkan kanker. Beberapa penyakit kelamin ini juga dapat diturunkan ke anak Anda nantinya, baik perpindahan infeksi saat melahirkan atau berwujud komplikasi cacat lahir.

3. Tes genetik
“Bakat” penyakit bisa diturunkan dari orangtua ke anak. Bahkan dalam beberapa kasus, penyakit keturunan juga bisa meloncati satu generasi, dari kakek-nenek langsung ke cucunya.

Tes genetik bisa mendeteksi apakah Anda memiliki “bibit” penyakit yang bisa diturunkan ke anak-cucu Anda nantinya, dan jika ya, seberapa besar risiko keturunan Anda untuk mendapatkannya Beberapa penyakit genetik yang cukup umum diturunkan misalnya asma, penyakit jantung, diabetes, kanker, depresi hingga yang langka seperti Down syndrome, buta warna, thalassemia, dan anemia sel sabit.

4. Cek kesuburan
Masalah ketidaksuburan bukan menjadi beban yang hanya ditanggung oleh pihak perempuan. Laki-laki juga memiliki risiko yang sama besarnya terhadap hal ini. Sebuah penelitian bahkan memperkirakan 30 persen masalah ketidaksuburan dalam pernikahan disebabkan oleh pihak laki-laki.

Itulah kenapa calon mempelai lelaki juga harus menjalani tes kesehatan sebelum menikah, terutama menjalani analisis air mani. Melalui pemeriksaan ini, kualitas sperma Anda bisa diketahui pasti.

Jika hasilnya menampilkan kelainan sperma yang bisa bikin lelaki tidak subur, dokter dapat membantu Anda dan pasangan merencanakan kehamilan lewat cara-cara lain, misalnya program bayi tabung.

5. Konseling dan dukungan psikologis
Satu hal yang tidak boleh terlupakan dalam runutan cek kesehatan sebelum menikah bagi laki-laki adalah konseling psikolog. Pemeriksaan ini penting untuk menilai kesiapan mental Anda untuk menjadi kepala keluarga.

Apabila ditemukan tanda-tanda pada diri Anda yang berpotensi menimbulkan stres dalam rumah tangga nantinya, maka terapis bisa menyarankan Anda untuk menjalani terapi dan bimbingan untuk meminimalisasi terjadinya konflik di kemudian hari.

Konseling juga penting untuk mendeteksi risiko penyakit jiwa, terutama mengenali tanda-tanda depresi pada lelaki. Depresi adalah penyakit yang dapat menimpa siapa saja.

Namun efeknya mungkin akan lebih fatal pada pria karena kebanyakan pria tidak menyadari gejalanya atau bahkan menutup-nutupinya. Lelaki lebih rentan bunuh diri akibat depresi yang tidak tertangani.

Meskipun jumlah perempuan yang mencoba bunuh diri tiga kali lipat daripada laki-laki, namun ternyata, jumlah laki-laki yang benar-benar melakukan bunuh diri adalah empat kali lebih banyak daripada perempuan.

Di samping itu, adanya riwayat keluarga depresi di keluarga Anda akan memungkinkan terjadinya peningkatan risiko terjadinya depresi pada anak Anda.

Jika Anda masih ragu untuk menjalani tes kesehatan sebelum menikah, ada baiknya minta ditemani oleh calon istri agar berbagai kondisi kesehatan yang ada juga dapat langsung dikomunikasikan dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stres Pranikah, Begini Cara Mengatasinya

Stres Pranikah, Begini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 21 September 2017 | 16:16 WIB

Perempuan, Lakukan Perawatan Ini Sebelum Menikah

Perempuan, Lakukan Perawatan Ini Sebelum Menikah

Lifestyle | Minggu, 18 Juni 2017 | 18:00 WIB

Apa Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Menikah?

Apa Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Menikah?

Health | Rabu, 19 April 2017 | 18:30 WIB

Terkini

21 Agustus, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir  Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif

21 Agustus, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:40 WIB

Bukan Prof Noor Farid, KPK Pastikan 2 Wakil Rektor Unsoed Ini yang Kena OTT Bareng Rektor

Bukan Prof Noor Farid, KPK Pastikan 2 Wakil Rektor Unsoed Ini yang Kena OTT Bareng Rektor

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Penyandang Disabilitas Jadi Korban Tewas Kebakaran di Paccerakkang Makassar

Penyandang Disabilitas Jadi Korban Tewas Kebakaran di Paccerakkang Makassar

Sulsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Jeep Mercedes-Benz Terbakar di Tol Jagorawi, 2 Orang Tewas Terpanggang Tak Bisa Keluar

Jeep Mercedes-Benz Terbakar di Tol Jagorawi, 2 Orang Tewas Terpanggang Tak Bisa Keluar

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:34 WIB

Dari Skin Lifting hingga Skin Booster, Inovasi Perawatan Kulit Kian Menjawab Kebutuhan Masa Kini

Dari Skin Lifting hingga Skin Booster, Inovasi Perawatan Kulit Kian Menjawab Kebutuhan Masa Kini

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Ulasan Segala Kekasih Tengah Malam: Mencari Arti Diri di Balik Kesunyian

Ulasan Segala Kekasih Tengah Malam: Mencari Arti Diri di Balik Kesunyian

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Kenapa Teman Dekat Tiba-Tiba Jadi Asing? Bukan Musuhan, Cuma Proses Pendewasaan

Kenapa Teman Dekat Tiba-Tiba Jadi Asing? Bukan Musuhan, Cuma Proses Pendewasaan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Teknologi Ubah Cara Orang Belanja, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah

Teknologi Ubah Cara Orang Belanja, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Rektor Unsoed Kena OTT KPK Terkait Suap Mahasiswa Baru, Duit Ratusan Juta Disita

Rektor Unsoed Kena OTT KPK Terkait Suap Mahasiswa Baru, Duit Ratusan Juta Disita

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Bambang Pamungkas Muncul Lagi di Selangor FC, Kali Ini Bawa Momen Nostalgia

Bambang Pamungkas Muncul Lagi di Selangor FC, Kali Ini Bawa Momen Nostalgia

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:20 WIB

×