- Amnesty International mengecam penganiayaan terhadap aktivis BEM UI Hafidz Haernanda di Tebet pada Minggu malam.
- Tindak kekerasan tersebut diduga sebagai upaya teror untuk meredam suara kritis masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.
- Amnesty mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku demi menegakkan hukum serta hak asasi manusia.
Suara.com - Amnesty International Indonesia mengecam keras penganiayaan yang menyasar Koordinator Bidang Sosial dan Politik BEM Universitas Indonesia Hafidz Haernanda saat sedang berkendara di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (4/10/2026) malam.
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menduga tindak kekerasan itu merupakan upaya teror, mengingat Hafidz dikenal kerap mengkritik pemerintah.
"Bisa jadi, serangan terhadap Hafidz yang terjadi pada hari Minggu, 4 Oktober tengah malam, sangat berhubungan dengan rencana Hafiz bersama sejumlah kampus untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Kita tahu Hafiz adalah salah seorang aktivis mahasiswa yang sangat kritis dan berani," kata Usman melalui siaran pers yang diterima Suara.com pada Senin (5/10/2026).
![Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid di Fakultas Hukum UGM, Senin (24/8/2026). [Suara.com/Hiskia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/24/91124-direktur-eksekutif-amnesty-international-indonesia-usman-hamid.jpg)
Menurut Usman, perilaku pengecut ini jelas merupakan upaya untuk menggembosi suara-suara kritis masyarakat sipil. Bahkan berpotensi merendahkan wibawa sebagai negara hukum.
Karena itu, Amnesty mendesak pemerintah, terkhusus kepolisian, untuk segera menangkap dan menyeret pelakunya ke pengadilan.
Usman juga berpendapat, momen ini menjadi penentuan apakah kepolisian di bawah Kapolri Jenderal Suyudi Aryoseto mampu menjamin keberlangsungan HAM bagi masyarakat.
"Ini adalah serangan terhadap wibawa negara, hukum, dan hak asasi manusia. Ini adalah ujian pertama bagi Kapolri yang baru, Jenderal Suyudi Aryoseto," pungkasnya.
Sebagai informasi, Koordinator Bidang Sosial dan Politik BEM Universitas Indonesia Hafidz Haernanda dikabarkan mengalami penganiayaan oleh orang tak dikenal ketika sedang berkendara di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (4/10/2026) malam.
Hingga saat ini belum jelas siapa pelaku tindak bejat itu serta apa motif di baliknya.
Reporter: Alif Bintang