Miris! 5,2 Juta Anak Indonesia Jadi Korban Kekerasan

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 28 Desember 2017 | 19:28 WIB
Miris! 5,2 Juta Anak Indonesia Jadi Korban Kekerasan
Ilustrasi anak korban kekerasan. (Shutterstock)

Suara.com - Data yang dihimpun Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PP & PA) menunjukkan bahwa enam persen atau sekitar 5.2 juta anak dari total jumlah anak di Indonesia yang mencapai 87 juta menjadi korban kekerasan.

Menurut Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Lenny Rosalin, temuan ini merupakan masalah yang serius, karena apa yang dialami anak saat ini menentukan Indonesia di masa mendatang.

"Kalau 87 juta anak Indonesia tidak kita lindungi nanti pada saat Indonesia emas 2045 jumlahnya bisa menurun, karena sebagian dari mereka sakit lalu meninggal atau saat kecil stunting lalu meninggal atau jadi korban trafficking. Itu sebabnya kita harus jaga mereka untuk survive," ujarnya saat acara Media Gathering Refleksi 2017 dan Outlook 2018 di Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Menurut Lenny, untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh, maka sebaiknya dimulai dengan membangun anak. Hal ini kata dia bisa dilakukan dengan konvensi hak anak yang meliputi pemenuhan hak anak dan memberikan perlindungan khusus.
 
Pemenuhan hak anak, tambah Lenny berfokus pada upaya pencegahan yang meliputi pemenuhan hak sipil anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan, kesehatan dasar dan kesejahteraan serta upaya pemenuhan pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya bagi anak.

"Di era otonomi perlindungan anak kita bangun dalam bentuk kabupaten layak anak dengan target akhir mencapai Indonesia layak anak pada 2030. Kabupaten layak anak itu maksudnya menerapkan sebuah sistem, yang mana tujuan akhirnya memenuhi hak anak dan menjaga jangan sampai dia menjadi korban," terangnya.

Sejak menjadi pilot project pada 2006, sambung Lenny, hingga 2017 sebanyak 349 kabupaten/kota di Indonesia sudah terverifikasi layak bagi anak-anak. Dengan capaian yang telah didapat sejauh ini, Lenny optimistis Indonesia akan menjadi negara yang ramah anak, bahkan sebelum 2030.

"Ini semua tergantung daerah merespons bukan hanya Pemda-nya, tetapi komponennya juga bergerak untuk membangun ini harus keroyokan," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beredar Buku Anak Kampanye LGBT, Apa Kata Kementerian PP & PA?

Beredar Buku Anak Kampanye LGBT, Apa Kata Kementerian PP & PA?

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 18:59 WIB

Perkelahian Anak Berujung Kematian, P2TP2A Pulihkan Psikologisnya

Perkelahian Anak Berujung Kematian, P2TP2A Pulihkan Psikologisnya

News | Selasa, 05 Desember 2017 | 10:56 WIB

Anak Pelaku Kejahatan Sebenarnya Hanya Korban

Anak Pelaku Kejahatan Sebenarnya Hanya Korban

Health | Kamis, 16 November 2017 | 01:00 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB