Wow! Bakteri Baik Bisa Membantu Mencegah Depresi

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 28 Desember 2017 | 21:15 WIB
Wow! Bakteri Baik Bisa Membantu Mencegah Depresi
Bakteri baik banyak ditemukan di makanan kaya probiotik contohnya yogurt. (Shutterstock)

Suara.com - Selain menjaga kesehatan usus, mengonsumsi makanan kaya probiotik (bakteri baik) juga dipercaya dapat membantu melindungi seseorang dari depresi.

Kesimpulan ini didapat setelah peneliti di Denmarka melakukan sebuah penelitian dengan menggunakan tikus.
Dalam penelitian tersebut tikus percobaan tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok diberi makanan tinggi lemak dan tak berserat, sementara kelompok lainnya diberi air dengan kandungan probiotik.

Setelah 12 minggu, para peneliti mengamati tikus yang hidup hanya dengan mengonsumsi makanan berlemak akan mengembangkan perilaku yang serupa dengan depresi.

Sementara tikus yang menerima air minum yang diperkaya dengan probiotik tetap akan berperilaku normal. Tikus yang tidak menerima probiotik terpantau mengalami peningkatan jumlah sel darah putih di jaringan otak.

Hal tersebut merupakan tanda awal adanya peradangan kronis. Sel darah putih juga biasanya meningkat pada jaringan lemak dan jantung orang dengan masalah kelebihan berat badan maupun penderita diabetes.

Sebaliknya, sel darah putih ditemukan menurun pada otak tikus yang mengonsumsi air probiotik. "Ini mungkin menunjukkan bahwa probiotik bekerja dan memprogram ulang sistem kekebalan tubuh. Dalam penelitian ini, tikus mengimbangi konsekuensi makan berlemak dengan bantuan probiotik, sehingga mereka setara dengan rekan mereka di kelompok kontrol," kata Anders Abildgaard, seorang peneliti di Aarhus University di Denmark dilansir Zeenews.

Kata Abildgaar, ini adalah penemuan menarik yang mendukung kesimpulan bahwa probiotik, terutama yang bekerja di usus juga dapat mempengaruhi otak. "Itu membuat hasil menarik untuk pengobatan depresi," tambahnya.

Meski begitu, peneliti mengakui hasilnya belum bisa ditransfer ke orang-orang dengan depresi. Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Brain, Behavior, and Immunity.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Cegah Stres Akhir Tahun

Tips Cegah Stres Akhir Tahun

Lifestyle | Senin, 27 November 2017 | 10:27 WIB

Beda dengan Lelaki, Perempuan Depresi Lebih Rentan Mati Muda

Beda dengan Lelaki, Perempuan Depresi Lebih Rentan Mati Muda

Health | Senin, 23 Oktober 2017 | 16:28 WIB

Cegah Depresi, Cukup Olahraga Satu Jam Setiap Minggu

Cegah Depresi, Cukup Olahraga Satu Jam Setiap Minggu

Health | Selasa, 03 Oktober 2017 | 20:00 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB