Harus Tahu, Satu dari Empat Ibu Hamil Alami Depresi

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 05 Januari 2018 | 14:13 WIB
Harus Tahu, Satu dari Empat Ibu Hamil Alami Depresi
Ilustrasi ibu hamil rentan depresi. (Shutterstock)

Suara.com - Saat dinyatakan hamil oleh dokter, banyak perempuan yang menyambutnya dengan kebahagiaan.

Namun siapa sangka, sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini menemukan bahwa seperempat perempuan hamil benar-benar menderita masalah kesehatan mental selama sembilan bulan kehamilan mereka.

Periset di King's College London melakukan penelitian ini dengan mengikutsertakan 545 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan Antenatal, yakni pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Mereka memulainya pada November 2014 sampai Juni 2016.

Selama pemeriksaan ini, bidan mengajukan dua pertanyaan kepada perempuan hamil tersebut tentang suasana hati mereka, sebuah metode yang terbukti sangat efektif dalam mengidentifikasi masalah kesehatan mental.

Hasilnya mengejutkan dan membuktikan bahwa pemeriksaan kesehatan mental bagi ibu hamil sangatlah dibutuhkan.

Menurut hasil, satu dari empat perempuan memiliki masalah kesehatan mental selama kehamilan. Sebanyak 11 persen menderita depresi, 15 persen mengalami kegelisahan, dua persen menderita gangguan makan, dan dua persen memiliki gangguan obsesif-kompulsif, yang menderita banyak masalah.

Penelitian yang dilakukan oleh Profesor Howard dan dipublikasikan di British Journal of Psychiatry, bertujuan untuk mewujudkan kesadaran akan masalah kesehatan mental yang dialami perempuan hamil dan memperlihatkan bahwa betapa sederhananya mengidentifikasi dan mengobati mereka.

Mengatasi masalah kesehatan mental  selama kehamilan penting karena menurut penelitian, gangguan mental selama kehamilan dikaitkan dengan hasil yang buruk bagi perempuan, kehamilan, janin, bayi, masa kanak-kanak, hingga masa remaja.

"Dalam praktik klinis, profesional maternitas perlu mengidentifikasi apakah seorang perempuan memiliki gangguan jiwa, bukan hanya gangguan mood yang sampai saat ini menjadi fokus perhatian utama," kata Howard dilansir Independent.co.uk.

Menurut dia perempuan harus ditanyai, oleh profesional kesehatan yang tidak menghakimi dan mendukung, saat kehamilan dan setelah kelahiran tentang kesejahteraan emosional mereka.

Melaksanakan tes kesehatan mental selama kehamilan seharusnya tidak sulit, karena perempuan rutin datang untuk bertemu dokter mereka selama kehamilan.

Untuk memastikan ibu dan anak selamat dan bahagia selama kehamilan, profesional kesehatan hanya perlu bertanya tentang apa yang mereka rasakan atau pikirkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wow! Bakteri Baik Bisa Membantu Mencegah Depresi

Wow! Bakteri Baik Bisa Membantu Mencegah Depresi

Health | Kamis, 28 Desember 2017 | 21:15 WIB

Studi: Ketamin Efektif Mengurangi Pikiran untuk Bunuh Diri

Studi: Ketamin Efektif Mengurangi Pikiran untuk Bunuh Diri

Health | Jum'at, 15 Desember 2017 | 18:36 WIB

Emosi Ibu Hamil Naik Turun, Begini Cara Mengatasinya

Emosi Ibu Hamil Naik Turun, Begini Cara Mengatasinya

Health | Kamis, 14 Desember 2017 | 17:08 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB