Emosi Ibu Hamil Naik Turun, Begini Cara Mengatasinya

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 14 Desember 2017 | 17:08 WIB
Emosi Ibu Hamil Naik Turun, Begini Cara Mengatasinya
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Kehamilan adalah salah satu hal yang sangat diharapkan oleh banyak perempuan setelah menikah. Momen ini selalu disambut dengan suka cita dan kebahagiaan, baik bagi pasangan maupun orang-orang di sekeliling mereka.

Sayangnya saat hamil, berbagai kondisi mulai dari perubahan hormon, fisik seperti sakit pinggang, mudah gerah, sesak napas dan perubahan lainnya yang membuat emosi ibu hamil (bumil) menjadi naik turun, menjadi mudah kesal, marah atau sedih.

Padahal, kata Psikolog Klinis Anak, Anastasia Satriyo, kondisi psikologis bumil, sangat berpengaruh pada kestabilan emosional bayi, walau masih berada di dalam kandungan.

"Selama masa kehamilan, selain apa yang ibu makan, apa yang ibu rasakan dan apa yang ibu pikirkan juga akan mempengaruhi bayinya. Semakin ibunya happy anaknya ikut happy. Apalagi kalau kita kesel atau marah, mereka juga akan merasa," ujar dia dalam acara Kampanye #Senangnyajadiibu bersama Mothercare Indonesia, di Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Melihat emosi yang kadang tak stabil inilah, kata psikolog yang akrab disapa Anas, perlu bagi ibu untuk tidak hanya mempersiapkan fisik selama kehamilan tapi juga mental.

Ia mengatakan, bumil perlu mengetahui kapasitas dirinya sendiri. Misalnya, lanjut Anas, ada bumil yang lebih nyaman ketika beraktivitas, tapi ada pula yang lebih senang untuk di rumah tidak melakukan banyak aktivitas.
Selain itu, ada pula yang senang bertemu banyak orang yang senang suasana yang sepi.

Sebaiknya kata dia, ikuti apa keininan diri yang membuat bumil lebih bahagia dan merasa nyaman. Jika memaksakan, kata dia, emosi yang negatif akan mudah terpancing.

"Kalau udah moody atau kesel, sebenenya kuncinya peduli sama diri kita. Kalau udah merasa ada suasana yang bikin kesal, ya uda kita taking care buat kita happy, misalnya yoga, pilates, belanja atau menikmati baby moon, nggak usah jauh-jauh yang penting bikin kita happy apapun caranya," ujar dia.

Jika hal ini dilakukan, tentu akan berpengaruh pada kondisi bayi dan anak yang akan dilahirkan. Di mana, lanjut dia, anak yang lahir dan diasuh pada lingkungan yang bahagia dan berkebutuhan baik, tentu cenderung lebih ceria dan mudah bersosialisasi di dalam masyarakat nantinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bumil Sering Minum Manis Tingkatkan Risiko Asma pada Anak

Bumil Sering Minum Manis Tingkatkan Risiko Asma pada Anak

Health | Senin, 11 Desember 2017 | 11:42 WIB

Tak Cukup Gizi di Dalam Kandungan, Janin Berisiko Alami Ini

Tak Cukup Gizi di Dalam Kandungan, Janin Berisiko Alami Ini

Health | Sabtu, 09 Desember 2017 | 19:29 WIB

Apa yang Harus dan Jangan Dikonsumsi Bumil?

Apa yang Harus dan Jangan Dikonsumsi Bumil?

Health | Senin, 04 Desember 2017 | 17:09 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB