Insomnia? Coba Tulis Daftar Tugas Sebelum Tidur

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 16 Januari 2018 | 10:48 WIB
Insomnia? Coba Tulis Daftar Tugas Sebelum Tidur
Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang banyak dialami orang sibuk. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Insomnia merupakan gangguan tidur yang kebanyakan dialami oleh orang-orang sibuk. Mereka perlu usaha keras untuk bisa memejamkan mata dan tertidur, entah itu dengan menghitung domba sambil mencoba terlelap, mendengarkan lagu nina bobo, minum teh hangat, atau melakukan yoga.

Namun kadang usaha tersebut sia-sia. Untungnya, peneliti sadar betapa penting kualitas tidur yang baik pada seseorang.

Lewat studi terbaru, peneliti menawarkan solusi dalam menangkal kesulitan tidur dengan membuat daftar apa yang harus dilakukan.

"Kebanyakan orang hanya menyusun daftar tugas di kepala. Jadi kami ingin mengeksplorasi apakah menuliskannya (dalam kertas) dapat mengatasi kesulitan waktu malam dengan tertidur," kata penulis utama penelitian, Michael K. Scullin dari Universitas Baylor di Amerika Serikat, dilansir Zeenews.

Menurut Scullin, ada dua aliran utama mengenai dampak menulis daftar apa yang harus dilakukan sebelum tidur

Pertama, hal tersebut dapat meningkatkan rasa khawatir karena tugas belum selesai hingga akhirnya menunda tidur. Kedua, sebaliknya, menulis jurnal malah tidak memicu kekhawatiran tersebut.

"Hipotesis alternatifnya adalah menulis sebuah daftar 'apa yang harus dilakukan' akan menghilangkan pemikiran tersebut dan mengurangi kekhawatiran," tambah Scullin.

Untuk penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Experimental Psychology, para peneliti memantau aktivitas listrik otak menggunakan elektroda pada sekelompok orang dewasa muda yang sehat.

Kelompok dibagi menjadi mereka yang diminta menulis tentang hal-hal yang perlu mereka selesaikan beberapa hari berikutnya (kelompok daftar tugas) dan kelompok yang menulis daftar hal-hal yang sudah diselesaikan beberapa hari sebelumnya (kelompok daftar lengkap).

Hasilnya, peserta dalam kelompok daftar tugas tertidur lebih cepat daripada kelompok daftar lengkap.

Semakin spesifik peserta menulis daftar tugas mereka, semakin cepat mereka tertidur. Sedangkan tren sebaliknya diamati pada kelompok daftar lengkap di mana semakin spesifik malah semakin sulit tidur.

Oleh karenanya, peneliti menghimbau orang-orang dengan insomnia untuk menulis daftar tugas yang harus dilakukan selama lima menit menjelang tidur daripada melakukan penjurnalan tentang aktivitas yang telah selesai dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Insomnia dan Gangguan Ritme Sirkadian, Berbedakah?

Insomnia dan Gangguan Ritme Sirkadian, Berbedakah?

Health | Kamis, 11 Januari 2018 | 12:42 WIB

Sering Minum Pereda Sakit, Hati-hati Obesitas dan Masalah Tidur

Sering Minum Pereda Sakit, Hati-hati Obesitas dan Masalah Tidur

Health | Kamis, 07 Desember 2017 | 19:26 WIB

Bagaimana Cara Tepat Mengatasi Insomnia?

Bagaimana Cara Tepat Mengatasi Insomnia?

Health | Rabu, 01 November 2017 | 17:07 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB